0
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
Surat Terbuka Untuk Megawati Sukarnoputri Apa kabar Mbak Ega? (demikian saya bisa memanggilnya). Saya Ratih Ratna Poernami, teman berjuang mbak Ega. Bahkan kita berdua satu kamar pada Kongres Luar Biasa PDI (belum pakai Perjuangan) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya tahun 1993. pic.twitter.com/pzI4MiWVkA
 Expand pic
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
1.Kita berdua menjadi utusan KLB, saya sebagai Ketua PDI Jakarta Selatan ex officio dan mbak Ega sebagai utusan yg dipilih melalui Konpercabsus PDI Jaksel
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
2. Dari awal menjadikan mbak Ega utusan KLB kita sudah mendapatkan hambatan dari penguasa saat itu yang tidak menghendaki mbak Ega akan menjadi Ketua Umum PDI menggantikan Soeryadi (almarhum).
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
3. Di dalam KLB yang mencekam, dimana mbak Ega diprediksi akan menang, maka oleh pimpinan sidang yang dikuasai oleh teman-teman yang pro penguasa sidang diulur-ulur hingga batas waktu izin KLB habis dan KLB dinyatakan DEADLOCK oleh pimpinan sidang dan dinyatakan ditutup.
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
4. Saya bangga pada saat itu Mbak Ega berani menyatakan: SAYA SEKARANG ADALAH KETUA UMUM PDI DE FACTO 5. Berikutnya dengan proses yang berliku akhirnya penguasa saat itu mengukuhkan Mbak Ega sebagai ketua umum PDI (note: belum Perjuangan) pada 1994.
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
6. Mbak Ega, itulah yang dilakukan Pak Prabowo saat ini. Yang mendeklarasikan kemenangan Paslon 02. Sama dengan yang dilakukan Mbak Ega 26 tahun yang lalu
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
7. Saran saya adalah: berhenti mendzolimi Pak Prabowo, Mbak. Setelah Mbak Ega juga mengingkari Perjanjian Batu Tulis yang menyatakan bahwa setelah Pilpres 2009, maka pada pilpres 2014 Mbak Ega akan mengusung Pak Prabowo sebagai capres dari PDIP. Tetapi itu Mbak Ega ingkari
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
8. Maaf Mbak saya memberanikan menulis surat terbuka ini sebagai teman seperjuangan saat itu, mari Mbak Ega berhenti mendzolimi Pak Prabowo. Kita setiap hari menjadi lebih dekat dengan akhir hidup kita, Mbak. Tak ada yang bisa kita bawa selain amal dan tobat kita.
Syarif Hidayat @shidayat_alqus
Salam, Ratih Ratna Poernami -Ketua DPC PDI Jakarta Selatan 1988-1993 -Wakil Sekjen DPP PDI 1993-1997 -Anggota DPRD DKI Jakarta FPDI 1992-1997
Login and hide ads.