2
Khadija @unwrappedlolly
🌑Liminal Spaces : A thread🌑 Pernah nggak ada di suatu tempat atau situasi yang rasanya nggak ’nyata’? Di mana rasanya realita agak "geser" dan kadang kita merasa ga nyaman atau pengen cepet pergi? Mungkin kita lagi berada di yang namanya "liminal space" atau ruang liminal. pic.twitter.com/E7QNkagJ48
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Misalnya, di : -Sekolah yang nggak ada orangnya -Taman bermain waktu malem -Ruang tunggu -Bandara atau stasiun yang sepi -Tangga darurat -Rest area -Koridor hotel -Tempat parkir yang ga ada mobilnya -Mini market yang cuman ada kamunya -Jalan tol waktu kita di travel Pernah? pic.twitter.com/ZNXHgWLzcC
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
"Liminal" (Latinnya "Limens") artinya perbatasan antara dua tempat atau dua kondisi. Dalam antropologi, ini saat seseorang/suatu kultur sedang dalam transisi di antara dua kondisi. Sementara di arsitektur artinya sama tapi transisinya antara dua space fisik yg berbeda. pic.twitter.com/q2UblXv5As
 Expand pic
 Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Kita terbiasa menerjemahkan suatu tempat berdasarkan konteksnya atau kita mau ngapain di sana. Sekolah buat belajar, mall buat hangout, dll. Nah, Liminal space adalah tempat yg konteks keberadaannya bergantung pada kegiatan sebelum dan sesudahnya. Atau terlepas dari konteksnya.
Khadija @unwrappedlolly
Untuk tempat kayak tangga, ruang tunggu, rest area, kita nggak terbiasa menganggap mereka benar-benar "tempat" karena emang fungsinya cuman mendukung kegiatan sebelum dan sesudahnya. Jadi saat kita berdiam lama di sana otak kita bertanya eh kita sebenernya ngapain sih di sini? pic.twitter.com/9Hzuw5IWtd
 Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Sementara untuk tempat-tempat kayak sekolah yang sepi atau toko yang tutup, otak kita terbiasa menyatukan tempat dengan kegiatan yang terjadi di dalamnya. Jadi saat kegiatannya ilang, otak kita langsung merasa ada yang salah - Loh jadi tempat ini buat apa? ini tempat apa? pic.twitter.com/kqEW6chVFC
 Expand pic
 Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Kalau buat orang Barat, Liminal space ini topik bahasan yg menarik, malah dalam arsitektur ada beberapa penelitian atau tesis yang berusaha memanfaatkan liminal space dalam gedung/lanskap agar pengalaman ruang seseorang dari satu bagian ke bagian lain lebih mulus atau dramatis.
Khadija @unwrappedlolly
Lain lagi buat orang Timur yang lebih deket ke hal mistis, liminal space ini banyak juga diterjemahkan jadi tempat-tempat yang realitanya "tipis" sehingga banyak kejadian gaib terjadi di sana. Coba inget deh, berapa banyak cerita hantu yang settingnya di sekolah pas malem?
Khadija @unwrappedlolly
Nah, kalau menurut kalian gimana? Pernah nggak kalian mengalami ada di liminal space? Tempatnya kayak apa? Yuk ikut cerita! ✨🌑 pic.twitter.com/NCrFhObpKD
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
ikik, bukan kiki @rrabadikik
@unwrappedlolly @khodijahfitri Aku setiap kali di lorong hotel yang terkesan sangat simestris kiri kanannya dan penuh pintu, lukisan, DAN SEPI ORANG... aku merasa kayak jadi target dari ‘sesuatu’ :””)) pgn lari 😭😭
Khadija @unwrappedlolly
@rrabadikik @khodijahfitri Iyaa sama, sampe sekarang masih suka kaget banget kalo ketemu orang di koridor hotel atau denger suara langkah orang mendekat - Mungkin ya karena koridor itu fungsinya cuman buat lewat aja dan selebihnya dia kayak daerah ga bertuan gitu makanya jadi serem 😳
Segelas @ampasssssskopii
@unwrappedlolly Aku malah suka di tempat2 kayak gitu (tweet kedua kakak) nggak tau kenapa. Suka aja, lama2 di situ, terus ngebiarin kepala ini bikin skenario2 😅
Maureen @maureenmoz
@unwrappedlolly is it possible that we can sort of "enjoy" this space, mbak?
Khadija @unwrappedlolly
@maureenmoz Harusnya mungkin banget. Karena tempat atau situas kaya gini itu kadang nggak ada "beban" konteks yang melekat di sana, kita yang ada di tempat itu jadi bebas mikir apa aja. Buat banyak orang ini menakutkan karena "lepas" bgt, tapi buat banyak orang lain mungkin menenangkan
aziza @fathzei
@unwrappedlolly Pernah di perpus kan tangganya ngelingker panjang gitu jd biar cepet naik tangga darurat, awalnya biasa aja kok lama2 ngeh kalo spacenya sempit bgt + gelap + kedap suara, akhirnya lari kek dikejar anjing😨
berbahagialah sahabat @akmal09_
@ampasssssskopii @unwrappedlolly Gua kira gua doank yang suka tempat hampa, sepi gitu. Enjoy ajah rasanya, tenang wkwkwk
Khadija @unwrappedlolly
@akmal09_ @ampasssssskopii Menurutku masuk akal banget sih karena di tempat-tempat kayak begini pikiran kita nggak ada ekspektasi atau "beban" untuk wah gue lagi di sini nih jadi gue harus ngapain, makanya jadi bisa tenang atau ada waktu buat berpikir bebas.
AM @HeyApriliaa
@unwrappedlolly Bayangkan orang tua yang anaknya banyak. Rumah selalu rame, tiba2 saat udah pada gede, pada misah satu2. Terus ditinggal sendiri... Itu orang tuanya mengalami liminal space tiap hari 😢
katya cantik @lullabkyrie
@HeyApriliaa @unwrappedlolly mungkin sih.. tapi kalo di psikologi keadaan orang tua yang kayak gitu disebut emptiness syndrome 😢
yans! @ysyni
@unwrappedlolly Oh namanya liminal space, sering sekali ngerasa kaya gini, seperti sedang ada di tempat yg ntah dmn & feels something that I cannot explain. But I enjoy it, menenangkan. Malah kadang suka sengaja cari tempat macam itu.😅
holland @lanhollan
@unwrappedlolly Paling sering ditangga darurat, apalagi kalau ngeliat kebawah dari ketinggian, kek simetris dan ngebayangin tiba2 ada yg lari keatas ngejer kita...
Login and hide ads.