Tahukah Anda! Foto Instagram Dapat Mendeteksi Depresi

Sebuah studi menunjukkan apa yang Anda posting di instagram bisa menjadi indikator kesehatan mental Anda. Artinya foto instagram bisa deteksi depresi pada Anda. Andrew Reece dari Harvard University dan Chris Danforth dari University of Vermont mengumpulkan data dari 166 pengguna instagram dengan total foto 43.950.
Instagram foltibaffi_id depresi foto health
0

Sebuah studi menunjukkan apa yang Anda posting di instagram bisa menjadi indikator kesehatan mental Anda. Artinya foto instagram bisa deteksi depresi pada Anda. Andrew Reece dari Harvard University dan Chris Danforth dari University of Vermont mengumpulkan data dari 166 pengguna instagram dengan total foto 43.950.

Hasilnya, setengah dari responden telah didiagnosis mengalami depresi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hal tersebut diketahui dari menganalisis foto dan riwayat kesehatan mental.

Penelitian yang diterbitkan di EPJ Data Science pada hari Senin (7/8/2017), juga menganalisis lebih dari 100 studi tentang seberapa akurat dokter dapat mendiagnosa depresi.

"Dokter umum 81 persen mengesampingkan depresi pada pasien non-depresi, tetapi 42 persen dokter bisa mendiagnosis pasien depresi dengan benar," tulis mereka. “Dokter umum bisa benar mengesampingkan depresi pada pasien non-depresi 81 persen dari waktu, tetapi hanya didiagnosis pasien depresi dengan benar 42 persen dari waktu,” dalam studi mereka.

Depresi dari setiap individu memiliki preferensi yang berbeda saat menggunakan warna, shading, dan kecerahan fotonya. Mereka yang mengalami depresi biasanya memiliki foto lebih gelap, dengan warna biru dan abu-abu.

Selain itu mereka yang mengalami depresi jarang mengungah foto dengan menampilkan wajahnya. Hal ini peneliti menyatakan dengan karakteristik dari depresi individu yang cenderung kurang bersosialisasi.

Perbedaan antara orang-orang yang sehat secara mental dan depresii bisa dilacak dari penggunaan filter yang ada di instagram. Individu yang sehat cenderung menggunakan filter valencia. Sementara individu yang tertekan lebih sering menggunakan filter inkwell yang lebih gelap.

“Ini dan temuan terbaru lainnya menunjukkan bahwa data media sosial dapat menjadi sumber daya yang berharga untuk mengembangkan efisien, murah, dan akurat sebagai metode skrining kesehatan jiwa prediksi," tutur penelti dalam blognya seperti dikutip globalnews.

Namun, penelitian ini (foto instagram bisa deteksi depresi) tidak menyoroti seberapa sering orang menggunakan media sosial sebagai indikator kesehatan mental. Sebab ada masalah privasi, beberapa pengguna mungkin tidak merasa nyaman dengan berbagai account mereka untuk dijadikan bahan analisis.

Selain itu, teknologi juga semakin berkembang cepat, yang artinya metode ini memerlukan waktu lebih sering untuk terus mengecek update pengguna media sosial instagram ini.

Dan jangan lupa kunjungi terus website kami di www.foltibaffi.com dan jangan lupa like and share. thank you

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.