14
Wisnu Aribowo @waribowo_
Saya dari tadi ngeliatin status teman-teman pendukungnya Pak Prabowo lagi denial. Terus terang saja awalnya lucu but it's not even cute anymore. Saya sungguh mengasihani teman-teman yang kepalanya berkhayal kemana-mana
Wisnu Aribowo @waribowo_
Masalahnya daritadi: 1. Nggak percaya quick count 2. Mencurigai kecurangan penyelenggaraan 3. Yakin sama hitungan internal Semuanya dibahas pake teori konspirasi yang di-tailored sama maunya dia. Pahami bahwa saya buat thread ini bukan buat ejek-ejakan. I'm doing you a favor.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Favor? Yes. This is me telling people—via reasoning—to move on with their lives instead of doing whatever it is they're gonna be doing. Dari kasus pertama dulu: quick count. Tanya: apakah quickcount selalu benar? Jawabannya: ya tentu saja tidak.
Wisnu Aribowo @waribowo_
QC itu cuma mengambil beberapa TPS untuk dijadikan cerminan dari hasil hitungan sebenarnya—yang akan makan waktu lama banget. Makanya kita perlu yang cepet kan karena masyarakat kita tuh haus akan k o n t e n. Masalahnya karena keterbatasan biasanya jumlah sampelnya cukup kecil.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Argumen kopi-paste dari tadi—well, ini dari 2014 sih sejujurnya—itu seperti ini: "TPS ada 800 ribuan yang diambil cuman 2-3 ribu ente mau percaya hasilnya?”
Wisnu Aribowo @waribowo_
Begini Mas, mBak. Memilih sekian ribu sampel TPS itu ya nggak sembarang. Ada tekniknya. Stratifed-random sampling kalau saya boleh tebak. Teknik itu yang menjadikan parameter dari hasil sampling memiliki akurasi yang baik. Jadi sampel-sampel TPS itu bukan dipilih cap cip cup.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Beberapa qiyas/perumpamaan: 1. Tes urin/lab darah itu yang diperlukan hanya sebagian saja untuk mengetahui kondisi mereka secara keseluruhan. 2. Kalau kalian masak/ngulek sambel kalian akan icipi sebagian saja maka kalian dapat gambaran rasa masakan/sambel keseluruhan.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Dua contoh itu pakai teknik sampel paling sederhana (simple random) dan hasilnya sudah cukup baik. Kalian rasanya ga pernah protes ke dokter setelah divonis gula darah tinggi sambil bilang, "darah segitu aja dipercaya, Darah dalam tubuh itu total ada sekian liter" kan?
Wisnu Aribowo @waribowo_
Nah saya tidak mau terlalu teknis, tapi lembaga survey itu pakai teknik yang jauh lebih repot dari simple random sampling. Tentu saja hasilnya akan tetap akurat. Beberapa malah klaim margin errornya di bawah 1% itu kan jago banget.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Jadi untuk menjawab pertanyaan, "Mungkinkah hasil QC ini salah dan hitung realnya nanti menghasilkan Prabowo sebagai pemenang?" Saya harus jawab mungkin saja. Karena margin error itu ada. Betapapun kecilnya. Maka tidak bijak pula kalau Pak JKW merayakan menang hanya karena QC.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Pahami bahwa: Yakin 100% hasil QC akan tepat itu tidak bijak. TAPI 100% yakin bahwa hasil QC akan TIDAK TEPAT itu bukan tidak bijak lagi namanya—itu gila. Pak Prabowo (beserta tim, pendukung) itu beberapa sudah ada di taraf ini.
Wisnu Aribowo @waribowo_
“Okelah kalau salah hampir nggak mungkin. Tapi kan bisa aja lembaga survey bohong sebagai alat propaganda petahana untuk framing?” Well, sure. Let's entertain the idea that multiple scientists from various survey institions have agreed to lie for the incumbent.
Wisnu Aribowo @waribowo_
(meskipun itu hampir mustahil. sa kasih tau aja riset matematik itu duitnya dikit. kalau kelian dapat grand gede terus dipakek ngibul itu namanya bunuh diri) Tapi asumsikan saja bahwa kejadiannya emang begitu, maka solusi saya satu: kawalpemilu.org
Wisnu Aribowo @waribowo_
Buat yang belum tahu itu adalah inisiatif bagus dari Mas Ainun Najib dkk (yang sudah ada dari tahun 2014, btw) yang mengubah data analog (foto-foto form C1) menjadi digital (spreadsheets!) lewat bantuan Machine Learning. Apa bedanya sama QC biasa?
Wisnu Aribowo @waribowo_
KawalPemilu itu (harapannya) punya relawan yang ngaplotin hasil hitungan ke situsnya untuk kemudian diolah jadi spreadsheets yang kalian lihat itu. Jadi KawalPemilu itu REALCOUNT bukan Quick Count. Karena tidak disampel alias diambil semua. Gaul nggak tuh?
Wisnu Aribowo @waribowo_
"Tapi kan yang buat platform itu Jokower yang bias kenapa nggak pake internal kami jg yang ada ngitungin C1-nya?" Tentu saja kalau kubunya Pak Prabs punya platform lain yang serupa bagus saja buat pembanding dari KawalPemilu itu. Tapi....
Wisnu Aribowo @waribowo_
Sepintas yang saya lihat tadi kualitasnya ya begitu. Salah satu yang bikin kebanting adalah KawalPemilu itu siap data primer. Scan C1nya benaran ada dan kalian bisa lihat + cocokkan sendiri. Platform serupa yang diklaim sebelah sana cuman kasih data agregat saja (tabel,pie, dst)
Wisnu Aribowo @waribowo_
Berarti KawalPemilu itu siap "ditantang" kredibilitasnya. Bahkan kalau salah saya yakin mereka akan segera perbaiki juga via saran. Ini yang membuat mereka standout. Itu dan hasil hitungan 2014 dulu juga KawalPemilu bedanya tidak banyak. Meleset kurang dari sejuta kalau ga salah
Wisnu Aribowo @waribowo_
Itu SELURUH argumen saya tentang QC/sampling/kredibilitas kawalpemilu. Kalau kelian masih percaya bahwa masih aja ada yang salah dari itu semua, nih, ya mohon maaf saya nggak bisa bantu apa-apa.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Sekarang soal kecurangan. Ini muncul dari omongan Pak Prabowo di konpers pertama. Beliau bilang ada saja gangguan-gangguan yang muncul sejak semalam dst.
Wisnu Aribowo @waribowo_
Apa saja katanya? Pendukungnya dipersulit milihlah. Yang katanya dilarang nyoblos padahal datang sebelum jam 1. Atau mau nyoblos tp kehabisan logistik (surat suara, dst).
Wisnu Aribowo @waribowo_
Tapi itu kan tidak mesti langsung jadi merugikam Bapak toh? Bisa jadi di antara yang kesulitan itu malah banyakan yang akan nyoblos Pak Jokowi. Gitu kan? Atau KALAULAH mau diasumsikam itu sepenuhnya merugikan Pak Prabowo, ya ga akan pengaruh banyak. Kenapa? Ini itungannya.
Wisnu Aribowo @waribowo_
DPT kita ada 193 juta. Terus tadi dikabarkan bahwa tingkat partisipasinya untuk pemilu ini cukup tinggi juga sekitar 80%. Maka total yang memilih itu ada 154,4 juta orang. Dari segitu asumsikan 2% suaranya nggak sah, jadi total suara sahnya adalah 151,3 juta.
Load Remaining (28)
Login and hide ads.