0
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Februari lalu, saya sharing secuil pemikiran tentang #riset dan tata kelolanya di @hariankompas twitter.com/yanuarnugroho/… - THREAD - pic.twitter.com/4UEFCTsQps
 Expand pic
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Lalu, minggu lalu saya berbincang dengan @afutami @frame_sentences mengenai #riset dan tata kelolanya. youtube.com/watch?v=GlDfDf…
 Expand pic
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Kita membutuhkan kebijakan yang logis, rasional dan berbasis bukti (evidence). Untuk mendapatkan evidence, dibutuhkan #riset. Riset itu menjadi penting, karena dia membuka horizon untuk mencari jalan keluar dari masalah yang ada di masyarakat
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Kita perlu menata #riset di Indonesia. Itu mengapa saya menulis ‘Membangun Ekosistem Riset di Indonesia’. Bukan agar #riset dikontrol oleh negara, tetapi agar tata kelolanya diperbaiki.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Bagaimana #riset ditata, dikelola, diberi sumber daya, dan diatur? Melalui ekosistem riset, pemerintah dapat membentuk 'enabling conditions’ (kondisi pemungkin) bagi penciptaan pengetahuan.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Pertama, soal pendanaan. Kedua, sumber daya manusia. Ketiga, kelembagaan. Keempat, kerangka regulasi. Keempat hal ini adalah jalan tata kelolanya. Tapi, semua hal ini membutuhkan arah #penelitian
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Rekan-rekan @Kemristekdikti telah menyiapkan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) yg menjadi acuan arah pembangunan #riset. Ini merupakan terjemahan visi presiden untuk menyiapkan riset guna membangun Indonesia ke depan.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Pertama, pendanaan riset dan pengembangan di Indonesia hanya 0,3% dari PDB dibanding negara berkembang yang mencapai 1-3%. Apakah ini akan menghasilkan kualitas riset yang baik?
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Pendanaan kompetitif menjamin kualitas #riset yang baik. 'Peer review' dapat memicu dan menghasilkan riset berkelas dunia.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Membahas SDM, ini bukan hanya ttg dosen, peneliti dan jenjang karier. Tp, saya ingin tekankan tentang ‘epistemic community’. Komunitas keilmuwan dgn kewenangan ilmiah bisa melakukan peer review yang menjaga 'kewarasan intelektual’. #riset
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Menurut Willi Toisuta, perlu mendorong partisipasi sosok berbakat dlm knowledge economy dan membangun budaya universitas yg menghargai kompetensi & kualitas. Bisa jg dgn merekrut akademisi berkualitas dr LN. Apakah sektor perguruan tinggi kita telah ter-internasionalisasi?
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Perihal kelembagaan, seperti yang pernah ditulis Pak @CAbdini, dari 4.700 perguruan tinggi, hanya @univ_indonesia dan @itbofficial yang masuk daftar 1.000 universitas dengan riset berkualitas di dunia pada 2019. Mengapa begitu?
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Walaupun mendapatkan anggaran dari APBN, belum ada prasyarat reformasi kelembagaan untuk memaksimalkan anggaran tersebut.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Keempat, banyak peneliti menghabiskan waktu untuk mengurus administrasi daripada melakukan #riset. Diperlukan regulasi riset yang mempermudah kemajuan ilmu pengetahuan dan ekonomi berbasis pengetahuan.
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Jadi, bagaimana membangun ekosistem #riset yang sehat di Indonesia? Dengan interaksi dinamis antara pendanaan, kelembagaan, sumber daya manusia dan regulasi, serta menyesuaikan pendekatan riset yang pas untuk Indonesia. Ini membutuhkan koordinasi. — END —
Yanuar Nugroho @yanuarnugroho
Itu tadi thread singkat ttg #riset. Siapa tahu berguna sebagai ‘refreshment’ menjelang pemilu esok hari :-)
Login and hide ads.