Add to Favorite
0
kumparan @kumparan
Mahfud MD menyebut faktor rekam jejak dan pelanggaran HAM menjadi pertimbangannya dalam menentukan pilihan. kumparan.com/@kumparannews/…

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD akan menggunakan hak pilihnya di hari pencoblosan 17 April. Ia mengaku sudah punya pilihan di Pilpres 2019 tapi tidak akan mengungkapkan siapa yang akan dipilih.

Rencananya, Mahfud akan mencoblos di DIY Yogyakarta.

"Saya pasti memilih. Salah jika orang mengatakan Pak Mahfud tidak akan memilih siapa, netral, salah itu. Saya akan memilih dan sudah punya pilihan. Sejak awal orang sudah bisa menduga sebenarnya saya mau milih siapa," kata Mahfud di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

"Saudara kan punya pilihan sendiri-sendiri. Saya juga sudah punya pilihan dan akan memilih tanggal 17 April saya akan memilih dari Yogyakarta," imbuh dia.

Mahfud menjabarkan kriteria calon pemimpin yang akan dipilihnya. Ia menyebut track record hingga kasus pelanggaran hukum menjadi sejumlah pertimbangannya dalam menentukan pilihan.

"Kalau saya ya sudah punya kriteria sendiri ya. Banyak sekali saya punya kriteria. Pertama track record, dia bersih, kemudian tidak pernah terlibat pelanggaran hukum baik itu korupsi maupun kriminal. Kemudian jelas sikapnya terhadap aspirasi," kata dia.

Mahfud menuturkan aspirasi calon pemimpin dapat dilihat dari cara mendengarkan pendapat orang lain. Selain itu, ia juga mengukur pengalaman yang dimiliki untuk memimpin.

"Aspirasi itu artinya orang ini kelihatannya tidak mampu, tapi yang satunya juga tidak tidak begitu bagus. Tapi yang satu lebih aspiratif mendengarkan pendapat orang yang satu ini tidak. Diukur lagi soal tingkat, apa namanya, pengalaman dan sebagainya," tutur dia.

Ia mengatakan setelah dirinya menyebutkan sejumlah kriteria calon pilihannya, ia meyakini masyarakat sudah bisa mengetahui siapa pilihannya.

"Semua itu dihitung dan saudara bisa mengukur sendiri tentang itu. Tentu dengan ukuran-ukuran tadi saudara sudah menduga, aku Pak Mahfud tuh memilih siapa," pungkas Mahfud.

sumber: kumparan.com

Edi Hermanto @edimaha233
@kumparan Ya harus tau balas budi lah.. masa udahh dikasih 100jt tiap bulan lewat BPIP ga ikut nyoblos
EYANKHari 02 @AchmadSuhariya1
@edimaha233 @kumparan Saya kalau denger sebutan BPIP kok risih, kok gak ada gregetnya, ni orang digaji pakek uang rakyat tapi sangat minim hasil 😂😂😂😂
Edi Hermanto @edimaha233
@AchmadSuhariya1 @kumparan Ya wajar ga ada greget nya BPIP sosialisasi pancasila ke kita yg belajar PMP dan ikut penataran P4, mustinya ke bajingan yg ga pernah belajar pancasila tuh, bahkan mungkin sekolahnya dari kecil di luar negri..
BP™ @BangPino_
@kumparan Pak @mohmahfudmd maksudnya pelanggar HAM itu apa yang seperti ini kah??? Bapak Lupa ya dulu pernah berkata macam ini??? Jangan gampang Masuk Angin pak... Angin diluar makin kenceng... 😃😃😃 pic.twitter.com/92cBMloIWV
r ga @riganis
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd Lagian heran juga masih ada yang merasa perlu dengar komentar prof ini. selalu ambigu dan sesuai kebutuhan sendiri.
Alun @alun190885
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd uas uah dan aa gym...mndukung tanpa harus menjelkan orlain..memang beda kelas mna yg ber ilmu dan paham agama..
EYANKHari 02 @AchmadSuhariya1
@edimaha233 @kumparan Lebih baik bubarkan saja dan uangnya digunakan untuk gaji guru madrasah dan guru honorer
Cipta Panca Laksana @panca66
@kumparan 2014 bapak ini ketua timses Prabowo lho. Gimana pertanggung jawabannya?
fhr @fhr23834577
@kumparan masuk akal jk MD milih 01, sbb kans utk jabatan dan gaji 100jt bisa berlanjut.. sbb jk pilih 02, takut ga dpt apa2.. mudahan semua argumennya sesuai hati nuraninya..
........... @ahbabsubah
@panca66 @kumparan Moralitas n budaya malu di negeri ini memang sudah musnah ya tadz @mohmahfudmd
Support FPI @syazili_ahmad
@panca66 @kumparan Stlh gw baca nggak ada pak mahfud md sebut pelanggaran HAM ditulisan itu, apa sy salah baca?,🤔
InteL Imoet @intelimoet
@panca66 @kumparan 2014, Mahfud MD Beri Tips untuk Prabowo Jawab soal Pelanggaran HAM nasional.kompas.com/read/2014/06/2….
TANPA CURANG LU BISA APA ? @rezimcurang
@panca66 @kumparan Saya yakin prof @mohmahfudmd masih memiliki nurani dan hati yg jernih...jgnlah tersandera oleh jabatan publik di BPIP, prof 🙏🙏🙏
Dee Suman @DiahSuman
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd Beliau ga memilih kubu yg di dlmnya ada orang yg disebut dlm video.. Betulkan ? #2HariLagi
CintaIndonesia @putri_idachan
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd sy paling eneq liat orang yg plin plan. kadang kepintaran dikaburkan dgn kepentingan, dan akhirnya akal sehat berubah jadi dungu (versi bang @rockygerung )
G4t0tk4c4 Ed4n @akib_khusnul
@BangPino_ @Afriadi32094059 @kumparan @mohmahfudmd Bukankah belio 2014 ketua team suksesnya pak prabowo.... dulu jiem jiem bae prof...Jgn gampang masuk angin prof,, ntar kentut mulu, bau tau
P 02 S @yusuf_iye
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd Semoga rekam jejak pelanggaran HAM itu seperti apa diutarakan Prof Mahfud dlm video itu. Terima kasih Prof, Saya semakin yakin menentukan pilihan saya.. Prabowo Sandi.
Time is Sword @ImamWahy1314
@BangPino_ @kumparan @mohmahfudmd Ngga ngaruh juga lah Knp ngga dari awal Nyemplung kolam Kan lebih berkeringat #02HariLagi #02HariLagi pic.twitter.com/ljn5DYzF9G
 Expand pic
Irfan_e @irfendi_e
@BangPino_ @danicikz @kumparan @mohmahfudmd Prof 100 juta ini dulu 2014 ketua timses prabowo hatta gk bicara soal rekam jejak ham. Skarang koar2 soal rekam jejak ham, erammm.. #JokowerFitnahKejiUAS
Rachmat @Rachmat_Indra6
@panca66 @kumparan Biasa bang, kalo dah dihadapkan dg uang banyak maka tidak setiap orang bs tetap berakal sehat...
Load Remaining (24)
Login and hide ads.