Kisruh Pemilu LN 2019: awal mula

Awal mula kisruh Pemilu: pendataan kacau .
0
Annette d'Arqom @gadiskcil
Suami a mantan ketua PPLN sebuah negara. So, sbg istri a tau kenapa di beberapa titik LN (terutama yg WNInya banyak) kisruh. Kalo mau baca lagsung dr suami a bangka.tribunnews.com/2019/04/15/sua…
Annette d'Arqom @gadiskcil
PPLN dibentuk mulai Maret 2018, pendaftarannya kayanya di januari. Suami daftar di hari terakhir, dan karena suami a suka senyum2 sama semua orang, sebelu pengumuman dia ditelp oleh KBRI bahwa dia diterima jd PPLN dan disepakati jd ketuanya. Suami a iya2 aja.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Ga lama, dibuatlah pertemuan dan diawali dengan Bimbingan Teknis dr KPU di bulan April. DIsana dijelaskan ttg pemutakhiran data, perlunya Pantarlih (Panitia Pemutakhiran Data) krn WNI di LN kan datang dan pergi. Caranya adalah data mentah yg diberi, dikonfirmasi lsg/telp/sms,dll
Annette d'Arqom @gadiskcil
Secara di 1 negara, propinsinya banyak kan ya, PPLN/Pantarlih yg domisilinya di Ibukota negara dijamin ga kenal sama. Maka turun langsung ke simpul2/tokoh WNI sangatlah penting.Cilakanya penguasa data di PPLN suami a kerja, merasa bahwa cukup dgn create googledoc, daftar sendiri
Annette d'Arqom @gadiskcil
Yaelah, banyak ibu2, mbah2 yg di kampung mungkin bisa FB-an, kalo ngisi googledoc mah nanti dulu. Akhirnya suami a inisiatf ngehubungi katering makanan Indonesia yang notabene punya banyak klien kan ya.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Sosialisasi ke daerah pun suami yg nge-arrange sebagian besar. Untuk pertama kalinya pihak KBRI mengunjungi WNI di sebuah propinsi. Mereka mengakui bahwa selama hampir 10 tahun tinggal disana, baru kali ini KBRI datang. Kemana aja?
Annette d'Arqom @gadiskcil
Banyak bgt tuh dapat, ratusan. Nah yang kaya ginian kan ga bisa dilakuin sepulang kerja, sambil ngopi2 depan kompi. Mesti terjun ke masyarakat. Sementara Penguasa data dan timnya ini pengennya kumpul tiap malam. Suami a ga mau gabung, kan siangnya uda cape konfirm sana sini
Annette d'Arqom @gadiskcil
Dari situ, banyak banget data WNI didapat, sekalian bisa konfirm apakah WNI A, B, C masih disana atau pindah. Selain itu suami a datang ke kegiatan olahraga, pengajian, dll untuk nyebar formulir.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Alhasil pas pengumuman DPS, cuma ada 800an orang kejaring. 1 bulan dikasih untuk nerima masukan masyarakat. Lanjut nyari data untuk DPT. Kalo baca berita, DPT itu diundur2 terus. DPT lah, DPTHP I, DPTHP II, dll.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Suami a ngusulin sejak awal untuk verifikasi data, tapi penguasa data ini bilang kalo data urusan beliau dan tidak perlu dibahas lg dirapat. Awalnya suami a ngerasa ya sudahlah, ngikut aja. Namun setelah ketemu dgn KPU, KPU ngedukung suami a. Akhirnya suami a fight.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Ahaha, sampai ke Pokja PPLN Pusat, Dubes. Saat itu klo ga salah sedang pendataan data ganda, jadi WNI yg terdaftar di LN dan DN. Karena di awal ga perlu submit e-KTP, jadi susah ngetracknya.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Selama sebulan, dr 1200an cuma ketemu 400an yg ganda, dan cuma 8 yg dikonfirm mau milih dimana. Apa gunanya kan y? Pemilih yg ga dianggap ganda, padahal ketika dicek suami a, mereka ganda. Kacau balau.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Akhirnya suami ngerasa kalo sudah saatnya kembali ke jalan yang benar, ga boleh ngikutin pendataan yang kacau. Eh malah suami a yg dicuekin dan diminta mundur. Padahal dana verifikasi, dana komunikasi, & bahkan dana transportasi itu sangat besar. Tapi penguasa tidak mengizinkan
Annette d'Arqom @gadiskcil
Suami akhirnya lapor Dubes, pertama di-OK-kan untuk dirapatkan di PPLN. Namun ditolak mentah2. Padahal itu adalah verifikasi data via telp, surat, serta medsos. Mereka bilang mereka sudah lakukan. ya kali dilakukan, ketika bertebaran nama2 yg uda pulang di DPT.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Hasilnya adalah dari 500an pendaftar Pos, cuma 54% balik surat suaranya. Sisanya Pos dikembalika ke KBRI atau ga dikirim ulang. Alamat diverifikasinya telat bgt sih.
Annette d'Arqom @gadiskcil
Akhirnya daripada suami a mesti tanggung jawab soal DPT yg kacau, dia lbh milih ngundurin diri aja sebelum penetapan DPT terakhir di bulan Desember lalu.
Annette d'Arqom @gadiskcil
70% pemilih TPS hadir, 30% g hadir&surat suara diserbu DPTb&DPK. Itupun masih ada yg g kebagian. Kalo aja data diverifikasi, surat suara via Pos dan form C6 bisa sampai. Kalo aja sosialisasi via tokoh masyarakat boleh dilakukan, maka DPK gakan ratusan, semua kebagian surat suara
Annette d'Arqom @gadiskcil
Ini baru dari 1 negara, belum lagi cerita dari Taiwan, Hongkong, Sidney, Malaysia. Ketika para DPK muncul di TPS, ada 2 pertanyaan yg muncul: 1. Kamu kemana aja sampai ga kedaftar? 2. Panitianya ngapain aja?
Login and hide ads.