Pembodohan Oleh Komunis & Liberalis Terhadap Khilafah

Mengira dan mempercayai Khilafah sebagai musuh pancasila menunjukkan ketidak fahaman sejarah serta tidak faham apa itu Pancasila.
liberalis sejarah gerakan pancasila kontradiksi religion komunis khilafah
0
MITRANDIR @Garuda501
Orang yang mengatakan, menulis dan mengirah bahwa musuh Pancasila adalah Khilafah itu berarti dia tidak faham sejarah, desain international serta tidak faham apa itu Pancasila!. Ada 2 kemungkinan, pertama karena dia bodoh, kedua karena dia goblok! pic.twitter.com/5ggK1e5Taw
Expand pic
MITRANDIR @Garuda501
Demikian pula mereka yang ikut khawatir dan mempercayai ini, berarti dia juga tidak faham sejarah dan tidak mengerti apa itu Pancasila. Mereka ini kalau berjuang tanpa ilmu dan keyakinan alias ela elu.. kabur kanginan.
MITRANDIR @Garuda501
Tak ketinggalan, ahli strategi yang membenturkan Pancasila dengan Khilafah ini sangat bodoh... hampir kami pastikan bahwa seluruh perjalanan hidup dan karirnya berantakan. Pasti mereka ini berasal dr negara sekuler....
MITRANDIR @Garuda501
Menghancurkan bangsa ini tidak mudah mblo, tidak cukup hanya dengan membaca buku-buku macam sun tzu ๐Ÿ˜, tapi kalian harus jg hafal diluar kepala buku mantra2 pengasihan yg dijual bebas di pasar kliwon, primbon, erek-erek mimpi dll ๐Ÿ˜
MITRANDIR @Garuda501
Pasca PD 2, belum ada lagi design penghancuran terbesar kecuali kehendak untuk membagi dunia kedalam dua bagian. Garis komunis dan garis liberalis.... adapun yang lain hanya derivasi. Jangan paksa kami u/ menjelaskan detailnya, drpd kaliannbunuh diri bong!
MITRANDIR @Garuda501
BOLAH RUWET 1 1. Bahwa komunis, liberalis serta seluruh derivasinya pada akhirnya bermuara pada sekelompok kecil pengusaha Yahudi. Induk dari komunis dan liberalis ini adalah materialisme. Inti dari semua itu adalah u/ penguasaan SDA. MRONGOS!.
MITRANDIR @Garuda501
2. Sekelompok kecil pengusaha inilah yang sering kita sebut sebagai sang 'designer'. Mereka ada tetapi tidak terlihat, mereka tidak terlihat tetapi nyata mereka bikin kerusakan dimana-mana. Mereka personal, mereka juga organisasi....
MITRANDIR @Garuda501
3. Personal tetapi tidak jelas tepatnya siapa. Mereka organisasi tapi tanpa kepala, tanpa pemimpin, tanpa direktur, tanpa ketua..... mereka seperti hantu tetapi nyata. Mereka ada tapi tidak terlihat, orang2 hanya bisa menduga... ooo... xandeeeer...
MITRANDIR @Garuda501
4. Designer inilah yang terus melakukan uji coba selama ratusan tahun dan muaranya adalah pada upaya untuk membagi dunia ini menjadi 2 bagian... Wilayah Komunis dan Wilayah Liberalis...... Setengah jam lagi kita lanjut, .....
MITRANDIR @Garuda501
5. Dalam desainnya, Komunis melintas mulai dari Moscow, Beijing melintasi Indonesia sampai ke Sao Paolo. Kemudian, liberalis bergerak mulai dari Helsinky sampai ke New York yang melintasi wilayah Eropa... itu blue print nya.
MITRANDIR @Garuda501
6. Tetapi kemudian, di dalam perjalanannya Indonesia tdk dapat dg mudah dijadikan wilayah yang berfahamkan Komunis.... sekali lagi ini berkat strategi para tetua kuno kingking. Bagaimana caranya?. Sebelum kedua garis itu bertemu di ujung... Komunis dan juga Liberalis dijemput.
MITRANDIR @Garuda501
7. Komunis dan juga Liberalis dijemput secara bersama-sama oleh para tetua kita. Ada tokoh-tokoh yang berangkat ke Rusia, ada yang berguru ke China.... ada juga yang berguru langsung ke USA.... dan kedua konseb itu diadu di dalam suatu wilayah yang tidak terprediksi sebelumnya,
MITRANDIR @Garuda501
8. Indonesia menjadi ajang pertarungan daripada kedua konsebsi itu sendiri sehingga keduanya hancur atau terbukti gagal menjadi landasan, menjadi faham dasar di dalam membangun Kehidupan berbangsa dan bernegara hingga akhirnya lahir PANCASILA!.
MITRANDIR @Garuda501
9. Maka sebenarnya, jika ada ungkapan yang mengatakan bahwa Sukarno berbaik-baik sama Komunis, tidak sepenuhnya salah. Jika Hatta lebih condong ke kelompok liberalis, juga tidak sepenuhnya salah. Tapi perlu digarisbawahi bahwa pada awalnya ini tidak bicara faham....
MITRANDIR @Garuda501
10. Pada mulanya yang di inginkan adalah persatuan rakyat sampai ke akar rumput khususnya dipersiapkan untuk menghadapi perang asia timur raya. Faktanya benar, komunis berkembang pesat sampai ke akar rumput. Melihat perkembangan ini, dan melihat Ancaman Pancasila pasca tahun1960,
MITRANDIR @Garuda501
11. Tahun 1960 tepatnya tanggal 30 Sukarno bicara Pancasila di PBB.... melihat kondisi itu, maka designer mulai menyadari dan merubah strategi dari yg semuala Komunis vs Liberalis menjadi Komunis & Liberalis Vs Pancasila! dengan pola Pragmatig Colonialism/membentuk asset2 baru...
MITRANDIR @Garuda501
12. Maka lahirlah kemudian istilah-istilah Blandis, Komprador, etc... in Vivere Pericoloso. Blandis Komprador inilah kaum-kaum pengkhianat. Maka sejak saat itulah perintahnya adalah gagalkan Pancasila, Bunuh Sukarno!!
MITRANDIR @Garuda501
13. Singkatnya, metode ini terus berlanjut sampai dengan 1998. Kalau 65 komunis tampil di depan 1998 liberalis yang tampil di depan bahkan berlanjut sampai dengan saat ini Pemilu 2019. Maka jangan percaya teori Komunis vs Liberalis... Bulshit!
MITRANDIR @Garuda501
14. Melalui tulisan yang singkat ini, sebenarnya kami ingin menunjukkan kepada kaum bebal negeri ini, bahwa manakala tiba2 muncul "Khilafah" sebagai musuh Pancasila, itu semua adalah ulah Komunis & Liberalis!. Tidak ada alur sama sekali.....
MITRANDIR @Garuda501
BOLAH RUWET 2 1. Menyambung dari bolah ruwet pertama, sudah kami katakan bahwa komunis dan liberalis diauaun di dalam meja dan orang2 yabg sama. Kegagalan mereka melancarkan strategi khususnya di Indonesia memaksa mereka untuk menyatukan kekuatan Kom & Lib vs Pancasila.
MITRANDIR @Garuda501
2. Sebelum kami lanjutkan pembahasan, kami ingin minimal ada 20 retwet dl tulisan ini : ๐Ÿ‘‡ HIDUP TETUA @Garuda501 @prabowo Presiden Indonesia Menang! Salam Kuno Kingking Ahihihi ๐Ÿ˜
MITRANDIR @Garuda501
3. Okhey... bersatunya dua kekuatan itu menghasilkan gerakan2 mirip pemberontakan yg memanfaatkan tangan2 sendiri (blandis, komprador, reformis) dan anehnya mereka semua bangga. Tanpa sadar bangsa ini diperkosa digilir oleh mereka berdua.
MITRANDIR @Garuda501
4. 1965 digilir oleh komunis,.... 1998 digilir oleh liberalis dan terus berlanjut sampai tahun 2014 komunis lagi, 2019 juga direncanakan komunis. Pada massa SBY misal, banyak sekali yg menyanjung2 China. Gak cm di medsos obrolan Warkop pun demikian.
MITRANDIR @Garuda501
5. Itu semua karena ketidaktahuan kita. Sang designer selalu menyusun strateginya berdasarkan grade. Grade 1 ditugaskan untuk ciptakan A, lalu ada grade 2 yg bertugas menghancurkan A, lalu bikin lagi grade 3 yang mendamaikan keduanya, lalu bikin lagi grade 4 yg hancurkan semuanya
MITRANDIR @Garuda501
6. Hal itu akan terus berlanjut, dan masing2 grade tidak saling mengenal dan tidak saling mengerti darimana asal usulnya. Mereka tidak tahu bahwa mereka diciptakan oleh orang yg sama. Ahihihi.... Grade2 itu berupa konsebsi yg kemudian dijalankan oleh manusia.
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.