0
#99 @PartaiSocmed
Ok kita lanjut saja. Yang bilang pelaku lari siapa? Yg terjadi adalah pelaku DISURUH LARI bahkan sebelum 'diselamatkan' pelaku masih diajak rokokan dan membantu bikin framing. #HoaxSelangor pic.twitter.com/gWxOQwcJa8
#99 @PartaiSocmed
Jadi pelaku yg perempuan disuruh langsung pergi dan yg laki2 diajak rokokan dulu lalu disuruh pergi juga, setelah itu baru mereka panggil polisi. Ada apa? Mengapa mereka tidak ingin pelaku ditangkap? Takut terbongkar siapa yg nyuruh? Sinetron ketebak. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Dan ibu ini yg sejak awal bersama si Parlaungan dalam testimoninya sudah tidak konsisten. Mereka yg menyuruh perlaku pergi lalu pura2 bilang pelaku lari dan tidak tahu kemana. Pak @bareskrim2018 @CCICPolri tangkap juga ibu ini! Dia jelas2 bagian dari komplotan #HoaxSelangor pic.twitter.com/jS0SlEcanm
#99 @PartaiSocmed
Masih banyak lagi kejanggalan2 dalam peristiwa tersebut tapi garis merahnya sudah ketahuan. #HoaxSelangor dibuat untuk menyudutkan penyelenggara pemilu dan petahana. Tujuannya untuk mendeligitimasi pemilu karena mereka frustasi dgn elektabilitas capresnya.
#99 @PartaiSocmed
Rekam jejaknya pun masih segar dan berserakan. Siapa yg ngotot sampai bikin hoax untuk mengesankan adanya kecurangan dalam pemilu? Mulai dari kasus hoax 7 kontainer surat suara sampai terus menerus bikin tagar utk mengundang lembaga pengamat luar negeri itu? #HoaxSelangor pic.twitter.com/OuOG7jk0xp
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Khusus tentang ngototnya kubu 02 mengundang pemantau LN itu kami beri peringatan khusus. Hati2lah, sebab ada niat culas dibaliknya! Kecurangan dgn melibatkan pemantau asing pernah terjadi di Mexico dan pelakunya adalah ROB ALLYN. Ya, konsultan politik Prabowo. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Ceritanya begini, utk memenangkan Vincente Fox dalam melawan petahana di pilpres Mexico Rob Allyn membuat lembaga pemantau pemilu bernama Democracy Watch. Dikesankan lembaga pemantau ini sebagai netral dan independen, tapi dibalik itu bekerja utk klien Rob Allyn. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Jurus andalan Rob Ally adalah "muddy the statistical waters", caranya sama spt yg terjadi di Indonesia saat ini. Yaitu mengklaim menang di survey internal, menang di lembaga survey asing abal2 dan selalu melemparkan hoax demi hoax untuk menuduh adanya kecurangan. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Nah, tugas Democracy Watch sebagai pemantau asing saat itu adalah jadi juri yg seolah2 netral tapi ternyata mendukung Vincente Fox dan terus menerus menyuarakan tentang kecurangan di pilpres Mexico. Padahal tidak ada dan nyatanya Vincente Fox yg menang. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Ketika itu nama Rob Allyn tidak muncul di permukaan tetapi dia bergerilya di Mexico dgn nama2 samaran untuk menjalankan misinya merusak demokrasi disana. Jangan heran jika saat ini ybs juga ada di Indonesia dgn nama yg berbeda. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Sekarang pun kubu 02 tidak akan mengaku masih pakai Rob Allyn. Tapi apa yg mereka jalankan selama kampanye ini adalah khas strategi Rob Allyn. Dan yg terbaru adalah peristiwa yg terjadi di Malaysia kemarin. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Biar pada melek, silakan baca tulisan ini untuk tahu bagaimana modus pemantau pemilu asing dalam memenangkan kliennya. Lalu setelah menang mereka jadi broker bagi masuknya kepentingan bisnis asing di Mexico. Mau Indonesia spt ini? #HoaxSelangor narconews.com/roballyn1.html pic.twitter.com/NBRWOo76wF
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Apa yg terjadi di Selangor itu tidak lepas dari rencana besar mereka untuk menyudutkan petahana dan penyelenggara pemilu. Menciptakan delegitimasi terhadap pemilu. Tujuannya hanya satu, yaitu memaksakan kemenangan, tak peduli apapun hasil pilpres. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Oya, ada satu yg kelupaan. Yazza Azzahra sebaiknya diberhentikan sbg Panwaslu Kuala Lumpur karena jelas2 bias dan kesaksiannya tak sesuai fakta lapangan dan hanya mengamini kepentingan 02. Pelaku tidak lari tetapi DISURUH LARI oleh kubu 02. #HoaxSelangor pic.twitter.com/gONTXUS1cw
#99 @PartaiSocmed
Sekian kultwit kami, semoga mencerahkan dan menambah wawasan kita semua. Waspadalah! #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Eh ongol2 @HukumDan. Pengalaman rupanya tak membuatmu jadi pintar ya? Semoga kali ini tak bikin malu lagi seperti saat itu. pic.twitter.com/qct9WuK8dT
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.