HOAX SURAT SUARA TERCOBLOS DI SELANGOR #HoaxSelangor | By @PartaiSocmed

Banyak sekali keganjilan dan kebodohan dari peristiwa di Selangor tersebut. Kesannya pelaku ingin mereka sembunyikan/lindungi, yg penting framing terjadinya kecurangan viral. Tujuannya cuma satu saja: DELEGITIMASI PEMILU. #HoaxSelangor
selangor prabowo law hoax pilpre
0
#99 @PartaiSocmed
Sejak kemarin sudah banyak postingan netizen yg mengulik tentang kejanggalan video penemuan kertas suara yg sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. Memang benar kejadiannya terlalu aneh karena seperti sudah di setting agar ketahuan tapi pelakunya 'diamankan' #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Tetapi demi mengetahui ada kader Partai Demokrat yg terlibat dalam peristiwa ini maka kami langsung bisa menyimpulkan semua ini hanyalah sinetron ketebak. Sebab skenarionya adalah template mereka yg tidak berubah sejak dulu. #HoaxSelangor pic.twitter.com/GUr1zrs1p3
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Pria yg tiba2 viral ini namanya Brem Nulangi. Dia orang rekrutan baru di PD. Brem ini kepala preman/mafia di KL, dia mengelola perusahaan jasa keamanan disana. Dia orang NTT dan sudah lama tinggal di KL. #HoaxSelangor pic.twitter.com/5srJITJ8Qk
#99 @PartaiSocmed
Brem Nulangi ini punya jaringan pertemanan yg cukup luas dengan TKI di Malaysia. Dan jika di video dia mengancam akan menduduki KBRI bisa jadi karena disana dia memang cukup disegani. Itulah mengapa dia menjadi target rekrutan PD. #HoaxSelangor pic.twitter.com/mdGTkD6KRp
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kasusnya Brem Nulangi ini mirip seperti Ferdinand Hutahaean. Dia dulunya adalah pendukung Jokowi, tapi sejak di rekrut oleh PD dia berubah total. #HoaxSelangor pic.twitter.com/wBKKMP89bO
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kembali ke Partai Demokrat. Mungkin banyak yg sudah lupa tentang kasus Andi Arief yg membongkar pengiriman KTP aspal dari Kamboja pada Pilkada DKI yg lalu. #HoaxSelangor pic.twitter.com/yDls7oS2sl
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Belakangan terbongkar ternyata blanko KTP palsu itu dicetak di Indonesia dan dikirim ke Kamboja lalu dikirim lagi ke Indonesia, hanya sekedar untuk memframing adanya kecurangan di Pilkada DKI. Biar publik percaya se-olah2 ada KTP palsu yg didatangkan dari LN. #HoaxSelangor pic.twitter.com/yvkgpDSFJr
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Template skenario 'dicurangi' itu kembali mereka mainkan dalam pilpres ini. Masih ingat siapa yg memviralkan tentang hoax 7 kontainer surat suara tercoblos beberapa waktu lalu? Ya, kader Partai Demokrat lagi. Sinetron ketebak bukan? #HoaxSelangor pic.twitter.com/rtsTmrwyVz
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Semoga setelah #HoaxSelangor ini terbongkar nantinya nasib Brem Nulangi tdk seperti nasib Bagus Bawana Putra yg sekarang mendekam di penjara dan tidak diakui oleh kubu 02. Sebab proses penggerebekan surat suara tercoblos di Selangor berbau amis dan penuh rekayasa #HoaxSelangor pic.twitter.com/gWWtNdNOS9
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Banyak sekali keganjilan dan kebodohan dari peristiwa di Selangor tersebut. Kesannya pelaku ingin mereka sembunyikan/lindungi, yg penting framing terjadinya kecurangan viral. Tujuannya cuma satu saja: DELEGITIMASI PEMILU. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Mari kita mulai dengan si oon perekam video yg tidak cermat ini. Namanya Parlaungan, orang Sumut yg bekerja di Selangor Malaysia. #HoaxSelangor pic.twitter.com/m53wjHNIpS
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kita mulai dari video yg disebar pertama oleh @AkunTofa ini. Video ini direkam dari HP Parlaungan dan sejak awal sudah terasa adanya kejanggalan. Sebab untuk kegiatan yg melanggar hukum kok kesannya seperti sengaja ingin ditemukan. Dan pelakunya pun santai2 saja. #HoaxSelangor pic.twitter.com/hExddg5Sbm
#99 @PartaiSocmed
Ya, orang yg merekam dan menyuruh pelaku melarikan diri sebelum polisi datang itu adalah Parlaungan. Perhatikan kabel merah powerbank yg dipegangnya dalam video ini. pic.twitter.com/Bca530HsnI
#99 @PartaiSocmed
Ini bukti yg merekam dan menyuruh pelaku melarikan diri itu adalah Parlaungan. Dalam video berita TVOne ini jelas terlihat dia masih memegang HP yg tersambung powerbank dgn kabel warna merah. Sayangnya kali ini framing gagal krn yg di coblos justru caleg Demokrat #HoaxSelangor pic.twitter.com/RLNq1oVwpl
#99 @PartaiSocmed
Dari video si Parlaungan itu terungkap sudah tujuan dari semua ini hanyalah framing untuk delegitimasi pemilu. Mereka lindungi para pelaku, mereka sembunyikan aktor intelektualnya, tapi mereka viralkan tuduhan seolah ada kecurangan yg masif dalam pemilu ini. #HoaxSelangor pic.twitter.com/GEGvPr9OGQ
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Ini akun FB si Parlaungan. Silakan kalian 'kenalan' langsung pada yg bersangkutan saja. Kepada @CCICPolri pak @bareskrim2018 silakan tangkap orang ini yg telah menyuruh pelaku kejahatan melarikan diri sebelum polisi datang. m.facebook.com/parlaungan.lau… pic.twitter.com/fN6JNiEZWb
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Ok kita lanjut saja. Yang bilang pelaku lari siapa? Yg terjadi adalah pelaku DISURUH LARI bahkan sebelum 'diselamatkan' pelaku masih diajak rokokan dan membantu bikin framing. #HoaxSelangor pic.twitter.com/gWxOQwcJa8
#99 @PartaiSocmed
Jadi pelaku yg perempuan disuruh langsung pergi dan yg laki2 diajak rokokan dulu lalu disuruh pergi juga, setelah itu baru mereka panggil polisi. Ada apa? Mengapa mereka tidak ingin pelaku ditangkap? Takut terbongkar siapa yg nyuruh? Sinetron ketebak. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Dan ibu ini yg sejak awal bersama si Parlaungan dalam testimoninya sudah tidak konsisten. Mereka yg menyuruh perlaku pergi lalu pura2 bilang pelaku lari dan tidak tahu kemana. Pak @bareskrim2018 @CCICPolri tangkap juga ibu ini! Dia jelas2 bagian dari komplotan #HoaxSelangor pic.twitter.com/jS0SlEcanm
#99 @PartaiSocmed
Masih banyak lagi kejanggalan2 dalam peristiwa tersebut tapi garis merahnya sudah ketahuan. #HoaxSelangor dibuat untuk menyudutkan penyelenggara pemilu dan petahana. Tujuannya untuk mendeligitimasi pemilu karena mereka frustasi dgn elektabilitas capresnya.
#99 @PartaiSocmed
Rekam jejaknya pun masih segar dan berserakan. Siapa yg ngotot sampai bikin hoax untuk mengesankan adanya kecurangan dalam pemilu? Mulai dari kasus hoax 7 kontainer surat suara sampai terus menerus bikin tagar utk mengundang lembaga pengamat luar negeri itu? #HoaxSelangor pic.twitter.com/OuOG7jk0xp
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Khusus tentang ngototnya kubu 02 mengundang pemantau LN itu kami beri peringatan khusus. Hati2lah, sebab ada niat culas dibaliknya! Kecurangan dgn melibatkan pemantau asing pernah terjadi di Mexico dan pelakunya adalah ROB ALLYN. Ya, konsultan politik Prabowo. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Ceritanya begini, utk memenangkan Vincente Fox dalam melawan petahana di pilpres Mexico Rob Allyn membuat lembaga pemantau pemilu bernama Democracy Watch. Dikesankan lembaga pemantau ini sebagai netral dan independen, tapi dibalik itu bekerja utk klien Rob Allyn. #HoaxSelangor
#99 @PartaiSocmed
Jurus andalan Rob Ally adalah "muddy the statistical waters", caranya sama spt yg terjadi di Indonesia saat ini. Yaitu mengklaim menang di survey internal, menang di lembaga survey asing abal2 dan selalu melemparkan hoax demi hoax untuk menuduh adanya kecurangan. #HoaxSelangor
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.