Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Sedotan Biodegradable Terbuat dari Rumput Liar yang Ramah Lingkungan dan Memiliki Aroma Menenangkan

Tran Minh Tien si penemunya
0

Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini, bahaya sampah plastik semakin nyata adanya dengan berbagai insiden melibatkan kematian binatang laut yang mengenaskan. Maka tak heran penggunaan plastik semakin menjadi perhatian khusus karena dampak negatif yang diberikan. Penggunaan sedotan plastik turut mendapat atensi khusus.

Bukti bahaya sampah plastik ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan banyak negara lain yang juga merasakan akibatnya. Menanggapi masalah plastik yang merugikan, banyak pihak yang tergugah untuk menciptakan inovasi teknologi mengatasi permasalahan limbah plastik tersebut.

Jika di Indonesia telah tercipta bioplastik yang merupakan inovasi kantong plastik berbahan dasar singkong, lain ceritanya dengan pria di Vietnam yang ciptakan sedotan untuk minum dengan memanfaatkan rumput liar.

Sedotan dari rumput liar
Dilansir Liputan6.com dari Mothership, Kamis (4/4/2019), seorang pria bernama Tran Minh Tien berhasil menciptakan sedotan biodegradable yang terbuat dari rumput liar. Ia mengolah rumput yang hanya tumbuh di ladang Delta Mekong, Vietnam yang disebut dengan Lepironia articulata.

Rumput tersebut tumbuh liar di lahan basah dengan ciri khas batang panjang dan berlubang. Sebelum disulap menjadi sedotan ramah lingkungan, rumput liar tersebut dicuci terlebih dahulu. Kemudian dipotong menjadi tabung dengan panjang 20cm.

Karena berasal dari tumbuhan liar, rongga Lepironia articulata harus dibersihkan dengan batang metal. Setelahnya, sedotan modern tersebut kembali dicuci untuk memastikan kebersihannya. Saat sudah terkumpul banyak, sedotan tersebut dikemas dengan daun pisang dan siap untuk dijual.

Sedotan tersedia dalam dua varian
Tran Minh Tien adalah sosok di balik terciptanya sedotan biodegradable yang ramah lingkungan. Inovator muda ini mengembangkan kreativitasnya menjadi bisnis yang diberi nama Ong Hut Co. Ia menyediakan dua jenis sedotan yaitu dalam versi segar dan juga yang kering.

Potongan sedotan yang segar yang sedang tidak digunakan dapat disimpan dalam lemari es hingga 2 minggu lamanya. Jika disimpan di ruangan terbuka dengan suhu ruangan normal, sedotan ini dapat bertahan selama 1 minggu.

Namun jika ingin membuat sedotan kering, dapat dilakukan dengan menjemur sedotan segar di bawah terik matahari lalu dipanggang dalam oven. Dibanding sedotan segar, sedotan kering mampu bertahan lebih lama dan dapat disimpan di lemari es hingga 6 bulan.

Aroma alami dan tidak mengandung bahan kimia
Sedotan ramah lingkungan buatan Tran Minh Tien sebenarnya diperuntukkan untuk restoran dengan hanya sekali pakai. Namun, Tran Minh Tien juga mendorong orang-orang agar membelinya untuk keperluan pribadi sehingga dapat digunakan berkali-kali di rumah.

Selain mengurangi penggunaan sedotan plastik, sedotan buatan Tran Minh Tien ini juga tidak mengandung bahan kimia ataupun pengawet dan juga memiliki aroma alami yang menenangkan.

sumber: hot.liputan6.com

Ratri Srikandhi @suksmaratri

Pria Ini Ciptakan Sedotan dari Rumput Liar yang Ramah Lingkungan hot.liputan6.com/read/3933487/p…

04/04/2019 18:13:51 WIB
MAROON COFFEE @OrangGayo

@suksmaratri Di Indonesia nama tanamannya Purun danau (Lepironia articulata). Pada masa lampau, tanaman ini dibudidayakan untuk dipanen batangnya yang dijadikan bahan anyaman, contohnya untuk buat tikar, dll. Rumput ini tumbuh di paya dan rawa-rawa. . id.m.wikipedia.org/wiki/Purun_dan…

04/04/2019 22:26:21 WIB
TahuTelorMan @TahuTelorMan

@suksmaratri Emang dia pencipta? Kenapa ga pake istilah penemu aja lebih pas

05/04/2019 04:20:52 WIB
vinivindivici @Vindi_ahola

@suksmaratri Sekilas dari gambar ku kira buatnya dari bagian tubuh pisang ternyata bukan yaa Luarbiasa👍

05/04/2019 06:58:50 WIB
renny wahyuni @wahyuniRF

@suksmaratri Orang Jogja bikin donk, secara kan di sini byk rumput..hihihi

05/04/2019 07:05:15 WIB
L! @_9loryUS

@suksmaratri Yah gmn ya dr tahun 90-an dulu nenek aku udah pernah nyuruh ku minum pake sodotan dr batang daun pepaya. Katanya buat obat amandel

05/04/2019 07:18:00 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!