1
#TakeOver# @GheMaX
Menjaga Marwah Netralitas TNI Dari Godaan Politik Praktis Pilpres 2019
#TakeOver# @GheMaX
Hiruk Pikuk Pilpres 2019 tidak dapat dipungkiri jika Jokowi sudah mengarahkan seluruh element pemerintah untuk membantunya kembali berkuasa.
#TakeOver# @GheMaX
Belum lama ini kita dihebohkan dengan pengakuan seorang polisi yang mengaku diperintah langsung atasannya untuk membantu pemenangan 01 Jokowi-Maaruf.
#TakeOver# @GheMaX
Melalui Kemendagri Jokowi juga menekan secara habis-habisan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menebar ancaman jika tidak memenangkan Jkw-Maaruf maka akan ditunda kenaikan pangkatnya selama 5 tahun.
#TakeOver# @GheMaX
Lalu bagaimana dengan TNI ? teringat pidato keras dari mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo yang dengan gamblang menegaskan jika TNI ikut dalam kontestasi politik adalah bentuk pengkhiatan bagi institus TNI.
#TakeOver# @GheMaX
Sebelum ini ada edaran melalui email / broadcast surat edaran yang mengejutkan, tentang penyalahgunaan kekuasaan rezim Jkw yang melalui LBP menggunakan TNI untuk membantu kampanye Jkw.
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada tanggal 12 maret 2019, diperoleh informasi atas perintah dari Menko Palugada LBP yang meminta kepada komandan Kopassus untuk memberangkatkan 30 orang personilnya ke wilayah Bogor dan wilayah Sukabumi.
#TakeOver# @GheMaX
Yang menarik adalah tugasnya kali ini bukan untuk berperang tapi ditugaskan untuk door to door agar mengarahkan masyarakat memilih 01 jkw-Maaruf, namun ke 30 Personil prajurit Kopassus yang diberangkatkan tersebut menolak untuk melaksanakan tugasnya.
#TakeOver# @GheMaX
Bahkan dilapangan mereka lebih mengarahkan masyarakat untuk memilih 02 Prabowo-Sandi, akibat yang ditimbulkan dari adanya perintah tersebut konon menjadi buah bibir ibu-ibu asrama di Kopassus agar suaminya menolak perintah untuk menggalang masyarakat mendukung 01 Jkw-Maaruf.
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada tanggal 15 Maret 2019, telah didapat informas dari anggota satgas Bais TNI, bahwa dari 2 (dua) Satgas yang digelar Bais TNI yaitu Satgas Wijaya (Ops Lid Dalam Negeri) dan Satgas Waspada (Ops Pemilu 2019).
#TakeOver# @GheMaX
Melaporkan hasil analisa dari kedua Satgas tersebut yang isinya menyatakan bahwa paslon 02 Prabowo-Sandi dinyatakan unggul ± 53%
#TakeOver# @GheMaX
Sehingga Kabais TNI langsung memerintahkan kepada Satgas tersebut untuk melakukan pengkondisian dan penggalangan masyarakat khusus basis-basis 02 agar merubah dan mengalihkan dukungannya ke 01.
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada tanggal 17 Maret 2019, telah diperoleh informasi bahwa Waka Bais TNI (Mayjen TNI Hendi Ganihardi) telah menerima dana sebesar ± Rp. 80.000.000.000,- dari Arifin Panigoro di Apatement Woodland Park Residen Kalibata.
#TakeOver# @GheMaX
Info dalam surat Dana tersebut diberikan untuk menunjang kegiatan penggalangan Satgas Bais TNI dalam rangka memenangkan Jkw-Maaruf.
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada tanggal 19 Maret 2018, Ketua TKN dipanggil ke Istanan Negara oleh Jkw yang kemudian dilanjutkan dengan rapat internal TKN dan para TKD dirumah pemenangan 01 blok M7 No.1 Patra Kuningan Jaksel yang di pimpin oleh Erik Tohir (ketua TKN).
#TakeOver# @GheMaX
Pembahasannya diantaranya untuk menyiapkan strategi dalam rangka mempersiapkan kampanye terbuka dimulai tanggal 24 Maret 2019.
#TakeOver# @GheMaX
Hadir pula dalam pertemuan tersebut yaitu, Hasto Kristyanto (sekjen PDI-P), Teten Masduki (Staf Kepresidenan) Wisnutama (DIrut Net TV) Bahlil Dalila (Ketua Hipmi) Trenggono (Bendahara TKN) Luthfi (Direksi Koran Repulika, Irjen Pol Gator Edy Pramono (Kapoda Metro Jaya).
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada Tanggal 20 Maret 2019, sekitar pukul 11.00 WIB, bertempat di kantor Kemenko Maritim, telah berlangsung rapat yang dipimpin oleh LBP, tentang pembahasan persiapan masa kampanye terbuka serta du dukung dana Rp. 5 Miliar rupiah yang diterima oleh Ka Bais TNI.
#TakeOver# @GheMaX
Adapun yang hadir dalam rapat tersebut yaitu : Letje TNI (Purn) Eko Wiratmako, Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Marsda TNI Kisenda Wiranathakusuma (Ka Bais TNI),
#TakeOver# @GheMaX
Brigjen TNI Rudy Rahmat (Dir E Bais TNI), Brigjen TNI Rochadi (Dir A Bais TNI), Erik Tohir (Ketua TKN), Andi Wijayanto, Ferdy (Mabes Polri), Hokky, Ruhut Sitompul, Jodi (Spri Menko Maritim).
#TakeOver# @GheMaX
Menurut surat itu pada tanggal 20 Maret 2019, telah diperoleh informasu dari salah satu pengawal Erik Tohir bahwa perkembangan situasi terakhir dilapangan didapat keterangan yang intinya adlah kubu #01 mulai muncul mosi tidak percaya dan terjadi keraguan didalam tubuh TKN.
#TakeOver# @GheMaX
Konon saat ini selalu terdengar kata-kata “KIRA-KIRA KITA (#01) BISA MENANG APA TIDAK” pernyataan tsbt diperkuat dgn adanya : A. beberapa kelompok/massa/organisasi yg mengancam TKN akan menyeberang / pindah ke kubu 02 apabila hak" & keinginannya tdk dipenuhi (masih ditelusuri)
#TakeOver# @GheMaX
B. Ketua TKN sering mendapat telpon dari para Partai Koalisi, Relawan dan Simpatisan yang telah kecewa karean ada beberapa janji dan deal-deal politik yang tidak terpenuhi sesuai dengan yang diharapkan.
#TakeOver# @GheMaX
C. Elektabilitas #01 semakin hari semakin menurun dan dengan adanya OTT terhadap Ketua PPP (Romahirmuziy) oleh KPK akan membuat kubu 01 semakin lemah.
Load Remaining (19)
Login and hide ads.