0
Artha @artha_amalia
Halo Temans... šŸ˜Š Minggu sore ini sibuk apa? Mumpung senggang, yuk ikuti twits saya yaa. Mau cerita tentang #PentingCegahStunting nih
Artha @artha_amalia
Masalah stunting jadi perhatian utama Presiden @jokowi. Apalagi angka stunting di Indonesia jumlahnya di bawah 20% yang merupakan batas angka stunting dari WHO #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Untuk mengatasinya, pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stunting melalui beberapa kebijakan kesehatan #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Kebijakan tersebut berupa program yang dicanangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di antaranya Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Untuk menurunkan jumlah kasus stunting, Pemerintah berusaha menyelesaikannya secara terintegrasi dengan lintas sektor. Ya, 22 kementerian berkontribusi dalam upaya penanganan stunting ini #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Temans udah tahu belum apa itu stunting? Ini yang biasa disebut kerdil, yakni adanya gangguan pertumbuhan fisik dan pertumbuhan otak pada anak. #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
StuntingĀ adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/hAm6Fglzo2
Expand pic
Artha @artha_amalia
Coba Temans tengok sekitar, lihat anak2 yang sedang asyik bermain bersama. Diantaranya ada yang tubuhnya lebih pendek, padahal mereka sebaya. Kondisi ini biasanya dikatakan sebagai faktor genetik dari kedua orang tuanya #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Banyak yang mengira karena Ayah-Ibu tubuhnya tak tinggi, maka anaknya pun demikian. Kalau tak begitu, dari Kakek Neneknya. Karena itu masyarakat mengira hal yang biasa dan tak melakukan apa2 #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Padahal faktor keturunan ini merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan seperti sosial, ekonomi, budaya, politik, dan pelayanan kesehatan. #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Dengan kata lain,Ā stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa kita cegah bersama loh, Temans. Yuk baca twits saya sampai tuntas yah... Biar kita bisa belajar bersama untuk cegah stunting šŸ˜† #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Masalah stunting jadi ancaman negara kita karena anak stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisiknya tapi juga pertumbuhan otaknya. Nanti berakibat pada SDM yang tidak produktif dan berdampak pada terganggunya kemajuan negara #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/T8mV5VppRT
Expand pic
Artha @artha_amalia
Apalagi kini tercatat hampir 9 juta anak Indonesia di bawah usia 5 tahun mengalami pertumbuhan yang tidak maksimal (stunted) akibat kekurangan gizi kronis. Dengan angka ini, Indonesia berada di peringkat kelima negara yang kekurangan gizi sedunia #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
StuntingĀ berpotensi mengancam generasi mendatang. Mencegah Stunting berarti bisa meningkatkan daya saing bangsa #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/F2OkUmqmHc
Expand pic
Artha @artha_amalia
Stunting dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan produktivitas pasar kerja,Ā sehingga mengakibatkan hilangnya 11% GDP (Gross Domestic Products) serta mengurangi pendapatan pekerja dewasa hingga 20% #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Anak stunting dapat terjadi dalam 1000 hari pertama kelahiran dan dipengaruhi banyak faktor. Yakni faktor sosial ekonomi, asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, kekurangan mikronutrien, dan lingkungan #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/Mzqe0t2YjG
Expand pic
Artha @artha_amalia
Nah Temans sudah tahu belum, ada publikasi terbaru WHO (2018) berjudul Reducing Stunting in Children menyebutkan secara global pada 2016, sebanyak 22,9% atau 154,8 juta anak-anak Balita stunting #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Badan Kesehatan Dunia (WHO) membatasi masalah stunting sebesar 20%. Prevalensi Balita stunting di Indonesia dari 34 provinsi hanya ada 2 provinsi yang berada di bawah batasan WHO tersebut, yakni Yogyakarta (19,8%) dan Bali (19,1%) #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Angka stunting ini harus diturunkan agar anak2 Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/rMgeEcnojr
Expand pic
Artha @artha_amalia
Temans... Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam pencegahanĀ stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/o88rsuCQhO
Expand pic
Artha @artha_amalia
Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/mboA0XXrgw
Expand pic
Artha @artha_amalia
StuntingĀ juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita #PentingCegahStunting :) pic.twitter.com/Oe11ARv0Zl
Expand pic
Artha @artha_amalia
Faktor utama tingginya masalah stunting di Indonesia salah satunya adalah buruknya asupan gizi sejak janin masih dalam kandungan (masa hamil), baru lahir, sampai anak berusia dua tahun #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Kekurangan gizi pada 2 tahun pertama kehidupan dapat menyebabkan kerusakan otak yang tidak dapat lagi diperbaiki. Investasi gizi pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan kewajiban yang tak bisa ditawar #PentingCegahStunting
Artha @artha_amalia
Fokus pada 1000 hari pertama kehidupan, yang dimulai saat kehamilan hingga anak berusia dua tahun, dan ini merupakan periode yang sangat penting dalam pencegahan stunting #PentingCegahStunting
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.