1
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Kepolisian telah menjadi pelacur politik.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Viralnya tangkapan layar sebuah WAG di media sosial baru baru ini yang berisi tulisan tentang di wajibkannya anggota kepolisian mengajak rakyat indonesia untuk mendukung jokowi.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Mengirimkan sinyal kuat bahwa kepolisian bukan lagi sebagai pengayom masyarakat, tapi telah menjadi timses capres 01.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Sejak di pisahnya kepolisian pada era presiden habibie sampai era presiden SBY, baru pada era jokowilah kepolisian dengan terang2an melacurkan diri pada penguasa.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Bawahan di paksa untuk mengajak memilih calon tertentu, bila menolak akan berujung pada mutasi.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Semakin terasa sejak tito karnavian di angkat sebagai kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang telah memasuki masa pensiun.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Pengangkatan sebagai bentuk balas budi karena telah menangkan jokowi di papua, kemenangan yang coreng demokrasi di indonesia dan berujung pada pelaporan kecurangan pemilu tahun 2014.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Untuk lebih menguatkan dukungan kepolisian pada petahan maka di berikanlah gedung parkir baru memakai uang rakyat, tapi malah menindas rakyat. detik.id/6jNqex
URL detiknews 46 Mulai Dibangun 2018, Proyek Parkir Bertingkat di Polda Metro Pakai APBN Pembangunan gedung parkir bertingkat Polda Metro Jaya yang sempat tertunda akan dilakukan pada awal 2018. Berapa total dananya?
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Yang pro di beri karpet merah, yang menolak masuk penjara, rakyat yang ingin sampaikan aspirasi di hadang bahkan di paksa untuk kembali dari tempat mereka ingin sampaikan aspirasi. youtu.be/3alL0Hs-vzA
 Expand pic
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Masih hangat masalah polisi yang menjadi buzzer jokowi di tiap tiap polsek dgn jaringan ALUMNI SAMBHAR, kepolisian terbongkar kembali memaksa kapolsek untuk mengajak rakyat dukung 01. detik.id/V5ZfpO
URL detiknews 212 Geger Eks Kapolsek Ngaku Disuruh Pro-Jokowi, BPN Minta Kapolri Klarifikasi "Saya rasa ini harus ada investigasi total di kepolisian," kata Andre Rosiade soal pengakuan eks Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Aziz.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Mungkin mereka merasa para BUZZER bayaran tidak becus kerja, maka di kerahkanlah aparat kepolisian membantu kerja mereka. pic.twitter.com/NDEmtRf4fM
 Expand pic
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Jargon kepolisian netral bertolak belakang dengan fakta yang ada, jargon hanya isapan jempol yang di pakai untuk pencitraan. Sebab ternyata kepolisian telah menjadi alat penguasa untuk melanggengkan kekuasaan. youtu.be/IDVWQQ-RKoc
 Expand pic
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Pantas saja laporan dari kubu oposisi tidak ada satupun yang di proses, berbeda bila laporan datang dari kubu petahana, bak THE FLASH langsung di proses dan di lakukan penangkapan. arrahmahnews.com/2016/06/04/ahm… lewat @NewsArrahmah
URL Arrahmahnews 43 Ahmad Dhani “Ditangkap” Sabtu, 04 Juni 2016, JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Polda Metro Jaya menyangkal ada intruksi larangan demo di depan gedung KPK. Istana Kepresidenan juga membenarkan hal itu, bahwa tuduhan larang…
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Mungkin karena sudah menjalin kerjasama dengan tiongkok. kom.ps/AFy63y
URL KOMPAS.com 814 Viral Plakat Kantor Polisi Bersama RI-China, Kapolres Ketapang Dicopot - Kompas.com 'Hari ini juga kapolres dipindahkan sebagai pamen (perwira menengah) di Polda Kalbar,' tutur Iqbal.
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Ketidak adilan kepolisian semakin nyata dengan adanya penangkapan pembawa bendera dengan lafadz kalimat tauhid yang di bakar BANSER. Hidayatullah.com hidayatullah.com/berita/nasiona… #
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Tapi melepaskan para pembakar benderanya dengan alasan bukti tidak cukup. viva.co.id/berita/nasiona…
URL www.viva.co.id 13846 Belum Cukup Bukti, Banser Pembakar Bendera Tauhid akan Dilepas? – VIVA Polisi menyebut tidak ada niat pelaku untuk melakukan tindak pidana – VIVA
Revolusi SosMed @revolusisosmed
Padahal video pembakaran yang telah menjadi viral sudah lebih dari cukup sebagai barang bukti yang bisa memberatkan di pengadilan. pic.twitter.com/xMruS6CIni
Load Remaining (5)
Login and hide ads.