Politik Bebas Aktif & Hubungan International — Indonesian Foreign Policy 101: Mendayung Antara Dua Karang by @Gustika

Chirpified
Politik internasional hubungan bebasaktif
0
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Ingin melepas emosi yang meluap saat banyak kekeliruan ketika menyinggung Pollugri di @asumsico tadi. Spesifik soal diskusi tadi. POLITIK BEBAS-AKTIF & HUBUNGAN INTERNASIONAL, A THREAD/SEMI-RANT.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Politik bebas-aktif adalah landasan mutlak politik luar negeri RI yang dicetuskan oleh Mohammad Hatta, di mana konsep ini diurai secara detail dalam bukunya yang berjudul “Mendayung Antara Dua Karang”.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Bebas artinya Indonesia merdeka untuk menentukan nasibnya sendiri di panggung global; tidak tertekan oleh blok Barat maupun Timur (re: Perang Dingin; Gerakan Non-Blok 1961)
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Aktif artinya ikut andil dalam proses perdamaian dan keamanan di dunia, sebagaimana telah ditetapkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Pertanyaannya, apakah Indonesia telah berhasil dalam menerapkan konsep politik ini dalam bernegara? Dalam sejarah, politik bebas-aktif telah menjadi basis banyak gagasan yang membekas dalam goresan sejarah dunia.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Fact check: 1. Indonesia telah berhasil menjadi anggota DK PBB periode 2019-2020, di mana salah satu agenda utamanya adalah kedaulatan Palestina. Awal tahun ini, Menlu Retno menegaskan bahwa Palestina memiliki “natural and legal right” untuk menjadi full member PBB.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Oleh karena itu, mengatakan bahwa pertahana kurang memainkan peran dalam kedaulatan dan perdamaian di Palestina adalah pernyataan yang dibuat tanpa menggunakan otak.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Tambahan: 2. RI terus mendorong agenda Repatriasi untuk Rakhine State, namun terbatas melakukan lebih, di antaranya atas komitmen kita terhadap ASEAN non-interference policy. Salah satu pendiri ASEAN adalah RI melalui hasil pemikiran salah satunya Menlu Adam Malik.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
3. Sejak 2015, Indonesia juga merupakan partner dari Melanesian Spearhead Group. Ini hal yang S A N G A T penting, mengingat orang Indonesia bukan “Asia” saja. Artinya, walaupun ini agenda politik luar negeri, ini sejalan dengan kepentingan RI di dalam negeri. ...
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
... 5 dari 34 provinsi di Indonesia berpenduduk Melanesia. Sebelumnya belum ada administrasi yang memikirkan orang Melanesia hingga tingkat Internasional-nya.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Politik-bebas aktif menjunjung tinggi sinergi kepentingan RI di dalam dan luar negeri. Inilah yang terpenting dalam berdiplomasi, bukan bahasa asing.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Pasal 28 Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 mengatur bahwa Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wapres, dan pejabat negara lain yang disampaikan di dalam maupun luar negeri, kecuali dalam sebuah forum yang memiliki bahasa resmi, seperti PBB.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Oleh karena itu, tidak ada tuntutan bahwa pejabat RI diwajibkan memiliki kemampuan bahasa asing. Toh pajak kita sudah mutlak membayar penerjemah yang sudah diberi pelatihan khusus (dari Kementerian Luar Negeri).
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Contoh lain "aktifnya" politik luar negeri RI yang menyentuh pertahanan dan keamanan secara spesifik, tahun ini Polri melatih Kepolisian Fiji dalam bidang cybercrime, traffic management, dan public order management. Sebelumnya, RI pernah supervisi proses pemilu di Fiji.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Sesungguhnya, ada ribuan contoh politik bebas-aktif RI dalam aplikasi riil. Bisa dicari dan analisa sendiri. Praktek politik luar negeri RI tidak melulu sempurna. Namun, keliru jika dikatakan politik bebas-aktif sudah tidak relevan, ataupun tidak nyata dalam penerapannya.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Sebagai penutup (Inshallah), saya tidak mengatakan bahwa saya adalah ahli politik luar negeri. Akan tetapi setidaknya saya mengenal dasar-dasar politik luar negeri RI melalui pengalaman saya menjadi foreign service brat, magang di PTRI, dan ikut beberapa forum pemuda PBB.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
Intinya, minim pengetahuan, tidak apa-apa. Masih bisa belajar selalu. Tapi kalau memaksakan kegoblokan tanpa didasari pengetahuan pokok, jangan. Itu menyesatkan.
Gustika Jusuf-Hatta⁷ 🌿🌜 @Gustika
INDONESIAN FOREIGN POLICY 101: MENDAYUNG ANTARA DUA KARANG. Read it or die.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.