0

Bener juga sih, dari namanya juga KTP Kartu Tanda Penduduk, tidak bisa dijadikan sebagai kartu untuk akses kesehatan, pekerjaan & pendidikan. Karena yang namanya penduduk tidak bisa semuanya bisa sehat, punya kerjaan & berpendidikan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan gagasan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno membuat e-KTP sebagai kartu multiguna tak mungkin terwujud.

Tjahjo mengatakan e-KTP berfungsi merekam data kependudukan. Sementara untuk program kesehatan, pendidikan, dan lainnya perlu kartu tersendiri.

Lihat juga: Inilah salah satu pecahan beling, mau ditempel satu persatu ?
"Kan tidak bisa, KTP beda dengan kartu sehat dan kartu pintar, beda, itu kan program," ujar Tjahjo saat ditemui di Hotel Ciputra, Jakarta, Rabu (20/3).

Tjahjo menjelaskan posisi e-KTP sebagai kartu yang menyimpan basis data kependudukan, bukan kartu program.

Data yang terekam di e-KTP bisa dijadikan landasan untuk kartu program agar sesuai dengan administrasi kependudukan dan catatan sipil.

"Data sumber orang dapat kartu sehat, kartu pintar, itu data utama dari e-KTP, supaya tidak menyimpang," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Debat Cawapres, Sandi mengkritik program-program Jokowi-Ma'ruf yang terlalu banyak berbasis kartu. Padahal menurutnya semua bisa dilakukan dengan satu kartu, e-KTP.

"Mari kita ambil dompet masing-masing, keluarkan kartu yang sudah dimiliki, yaitu kartu tanda penduduk. Ini super canggih, sudah memiliki chip," kata Sandi sambil mengangkat KTP dengan tangan kanan.

"Dengan big data, semua fasilitas layanan baik tenaga kerja, kesehatan, semua hanya membutuhkan KTP ini yang menjadi kartu kami," pungkasnya.

sumber : cnn

Andre Lorenzo @AndreLorenzo99
Kartu Indonesia Pintar untuk siswa/pelajar penerima "bantuan" yang belum cukup umur? #ktpuntuksemua #satukartu

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.