0
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Setiap tahunnya, berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan di Indonesia terus berkurang. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/ytnIAug0WW
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Selama kurun waktu lebih dari 40 tahun pembangunan, dari tahun 1970-an hingga sekarang, kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/i1s5YOxiUl
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dimana pada tahun 1970-an lebih 60% penduduk Indonesia masuk kategori miskin, dan sekarang (data Maret 2018) hanya 9,82% pendudk Indonesia yang miskin. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/TqMzldfhXh
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dalam laporan tersebut, Bank Dunia mengelompokkan penduduk di setiap negara kedalam 5 kelompok: miskin ekstrem, miskin moderat, rentan, secure, dan kelas menengah. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/r6Tl409X0q
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Sementara itu, hasil untuk Indonesia dalam laporan tersebut sangat mengkhawatirkan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/9MaBeQMpDX
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Namun pada tahun 2017, Bank Dunia merilis laporan berjudul "Riding the waves: The East Asian Miracle in the 21st century". #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/hyCmT2Ut0H
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, dengan tingkat kemiskinan ekstrim sebesar 7,5%, maka Indonesia hanya lebih baik dari Laos. Bahkan Kamboja hanya 0,7%. Thailand dan Malaysia sudah mencapai zero extreme proverty. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo1 pic.twitter.com/hONLJPd0SV
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Menyadari kondisi itu, Partai Demokrat (PD) menyadari bahwa pemerataan ekonomi merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/BspXVwl1Ew
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Oleh sebab itu, PD menginginkan pemerataan ekonomi bisa dilakukan dengan konsep kerakyatan dimana "Bantu dan lindungi UMKM, termasuk pedagang kecil dan Angkutan Kota" menjadi salah satu dari 14 Prioritas Partai Demokrat kedepan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/r5mXmpfGOk
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dalam upaya membantu dan melindungi UMKM, kedepan PD akan memperjuangkan tiga hal. Pertama, melakukan pengurangan dan pelonggaran pajak bagi pelaku Usaha Menengah, Kecil, Mikro (UMKM). #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/y7iwItPvJm
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Hal ini diperjuangkan, menimbang perlambatan ekonomi yang terjadi empat tahun kebelakang. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/jbOGOD83gI
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Kedua, PD juga akan berupaya memfasilitasi pelaku UMKM agar bisa berperan sebagai produser dalam ekonomi digital. Hal ini didorong PD, agar pelaku UMKM mempunyai nilai tambah dan dapat bersaing dengan produk-produk dari luar negeri. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/V07JOhja8u
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Sementara itu untuk Angkutan Kota, PD akan memperjuangkan ketersedian Premium bersubsidi bagi Angkutan Kota. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/ru7IUKxd8s
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Ketiga, yang tidak kalah penting adalah menuntaskan polemik usaha online vs usaha offline secara adil, bijak, dan win-win solution. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/OgsELlb96V
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Hal ini bertujuan agar Angkutan Kota bisa terus beroperasi tanpa adanya tekanan biaya operasional yang diakibatkan dari substitusi bahan bakar. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/TAQ3ndkVp1
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dengan demikian, juru mudi Angkutan Kota tetap bisa mendapatkan penghasilan yang layak. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/uEyJ1wkf4r
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Apa yang diperjuangkan PD ini bukan sekedar 'angin sorga'. Selama sepuluh tahun (2004-2014) di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hal ini telah dilakukan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo1 pic.twitter.com/VvzwNrCWYf
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dalam rentang itu, SBY selaku Presiden RI keenam telah mencetak 14,53 juta UMKM baru. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo1 pic.twitter.com/65F8l2QaHv
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Selain KUR, pemerintah juga menggulirkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (BPDB) Koperasi dan UMKM sebesar 5,27 triliun bagi 629.369 UMKM yang juga membuka 1,147 juta lapangan kerja baru. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo1 pic.twitter.com/k1vUwuVpmV
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Wirausaha muda juga mendapatkan tempat dan perhatian pemerintah. Sebanyak 17.105 wirausaha pemula diberikan bantuan dengan besar nilai bantuan mencapai 204,98 milyar rupiah. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/12IE5MaxC8
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Alokasi anggaran juga diberikan kepada 532 unit pasar tradisional dengan anggaran pembangunan dan pengembangan mencapai 480 milyar rupiah #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/TwiZsHx8BQ
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Hal ini dilakukan pemerintah agar pasar-pasar tradisonal bisa terus hidup di tengah gencarnya pasar dan pusat perbelanjaan modern. Pasar rakyat dan pedagang kecil saat itu tetap memiliki tempat untuk bisa terus berjualan. #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/JxqBGiNMxK
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Sesuai dengan tagline PD, kedepan "rakyat tidak boleh susah, harus lebih sejahtera". #KitaDemokrat #CoblosDemokratNo14 pic.twitter.com/DA3M14nr7y
 Expand pic
Login and hide ads.