Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Pengawas PEMILU Internasional, Bukti INA darurat Sportivitas

Keberadaan pengawas internasional juga bisa meningkatkan kepercayaan rakyat karena Mereka tidak bisa diintervensi secara langsung oleh penguasa manapun di Indonesia.
1
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Rakyat Indonesia menyongsong 17 April 2019 dengan hati yang cemas. Betapa tidak? Kasus pelanggaran pemilu semakin marak saja dari hari-hari. Terkesan ada upaya untuk menggunakan kekuasaan seluas-luasnya untuk mendukung kemenangan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/ecGrZDVHaI

20/03/2019 16:35:19 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Saya mencatat beberapa faktor yang membuat rakyat pesimis Pemilu 2019 bisa berlangsung jujur dan adil, di antaranya: politiktoday.com/6-alasan-kenap… #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:19 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Pertama, menteri kabinet diragukan netralitasnya. Siapa pun mereka, politikus sekali pun, apabila sudah duduk di jabatan publik harus bersikap netral. Mereka harus bisa membedakan sebagai politisi dan sebagai menteri. Celakanya, nyata-nyatanya bias. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/zScw29VtNA

20/03/2019 16:35:20 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Gejala Kecurangan makin nyata, mulai dari Mentri, Polisi, badan survei, ASN di pertanyakan netralitasnya, akankah status pemilu terburuk rezim ini menjadi terburuk sedunia? politiktoday.com/6-alasan-kenap… @zarazettirazr @panca66

20/03/2019 09:31:15 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Meski dibungkus secara apik, rakyat sudah bisa membaca apa maksud dari tingkah laku para menteri yang kelewatan itu. Misalnya Mendagri Tjahjo Kumolo yang “jualan” Jokowi 2 periode kepada para kades. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/Egg34vgPdn

20/03/2019 16:35:21 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Pernyataan Menristekdikti Mohamad Nasir agar jangan coblos dua, coblos satu saja. Menkoinfo Rudiantara yang tegas-tegas mendikte ASN dengan “yang gaji kamu siapa” gara-gara simulasi pemilu. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/HiPa5AfFjp

20/03/2019 16:35:21 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Termasuk aksi satu jarinya Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Sri Mulyani dalam pertemuan IMF-World Bank tempo lalu. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/KDEn3hvTaM

20/03/2019 16:35:22 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Kedua, polisi diragukan netralitasnya. Rakyat Indonesia digegerkan dengan viralnya video polisi yang melatih emak2 berteriak “Jokowi Yes-Yes!” Video ini terang mengerikan di tengah2 harapan publik agar polisi tidak lagi ditarik ke dalam politik praktis. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/uUPiklPaXk

20/03/2019 16:35:22 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Apapun alasannya sulit rasanya mencari pembenaran atas aksi polisi melatih “Jokowi Yes-Yes!” itu, utamanya dalam kondisi Pemilu yang sedang panas-panasnya ini. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:24 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Ketiga, ASN diragukan netralitasnya. Netralitas ASN dan Kepala Desa adalah satu masalah besar dalam pemilu hari ini. Banyak ditemukan kepala desa yang menjadi tim pemenangan atau sikap tindakan ASN yang condong mendukung kubu tertentu. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/40vWmnuuyv

20/03/2019 16:35:24 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Ini dibuktikan dengan terciduknya camat se-kota Makassar yang mendeklarasikan diri untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Ada pula aksi Mendagri Tjahjo Kumolo yang minta ASN jangan netral, tapi jadi corong kisah sukses Jokowi. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/uKtYdJKIfj

20/03/2019 16:35:25 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Ada pula kasus walinegari di Dharmasraya Sumatera Barat yang terang-terangan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/ENLZmUp3Jv

20/03/2019 16:35:25 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Padahal ASN dan Kepala Desa adalah figur sentral di masyarakat dan menjadi tokoh rujukan di masyarakat. Mestinya para ASN dan kepala desa dapat menempatkan diri sesuai dengan mandat UU untuk tidak mengambil bagian dari tim pemenangan peserta pemilu. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:26 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Keempat, lembaga survei diragukan netralitasnya. Belakangan ini banyak lembaga survei yang coba mengiring opini public tentang hasil pemilu. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:26 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Tragisnya lembaga-lembaga survei itu terciduk atau memiliki track record sebagai konsultan politik dari pihak-pihak tertentu. Bagaimana indenpendensi pelaksanaan quick count apabila lembaga survei ini adalah konsultan kubu tertentu? #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:27 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Bagaimana mungkin lembaga survey itu bisa dipercaya bersikap netral, bila mereka adalah pemain dalam Pemilu ini? Sialnya, Indonesia tidak punya hukum untuk melarang lembaga survey mengambil dua peran sekaligus dalam satu event kompetisi politik tertentu. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:27 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Kelima, media massa diragukan netralitasnya. Hari ini sebagian besar keberadaan bos media ada di kubu Jokowi. Mereka adalah Surya Paloh, Hari Tanoesoedibjo, dan Erick Thohir. #INAelectionObserverSOS pic.twitter.com/ScOFlywVnn

20/03/2019 16:35:27 WIB
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Bergabungnya ketiga sosok tersebut akan merugikan masyarakat karena bisa jadi membuat medianya tak lagi independen. Apalagi media sosial masih dipenuhi berita hoaks. Akibatnya, masyarakat akan kebingungan mencari informasi yang dapat dipercaya. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:28 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Keenam, Presiden Cuti Jam-jaman. Peraturan cuti pejabat yang hendak berkampanye dalam Pemilu, menguntungkan capres petahana Jokowi. Akibatnya Jokowi bisa tetap berkampanye di sela-sela melaksanakan tugas sebagai presiden. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:28 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Meskipun sah secara peraturan perundang-undangan, kebijakan ini tentu melanggar etika politik. Ada ketidakadilan antar capres di sini, termasuk besarnya potensi capres petahana melakukan penyelewengan kekuasaan untuk menjaga status quo. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:28 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Daftar ini akan bertambah panjang apabila kasus-kasus Kepala Daerah juga dimasukan. Tapi intinya dalam kondisi yang penuh potensi ketidaknetralan ini, kita tidak bisa lagi berharap pada sisi internal. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:29 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Apalagi bila kekuasaan benar-benar menyusup dalam kegelapan untuk memenangkan kubu tertentu. Kita perlu semakin memperkuat pengawasan agar Pemilu bisa berlangsung jujur dan adil. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:29 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Salah satunya dengan membuka keterlibatan pengawas internasional. Sinergi pengawas internasional dan pengawas lokal bisa meminimalisasi kecurangan yang mungkin terjadi. Rakyat juga bisa lebih tenang sebab pengawas internasional bersifat independen. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:29 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Mereka tidak bisa diintervensi secara langsung oleh penguasa manapun di Indonesia. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:30 WIB
Anti Pengkhianat Rakyat #APR @Pengamat_Eksis

Keberadaan pengawas internasional juga bisa meningkatkan kepercayaan rakyat bagi Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Legitimasi Pemilu semakin kuat. #INAelectionObserverSOS

20/03/2019 16:35:30 WIB
Load Remaining (1)

Comment