0

[09:19, 3/20/2019]

Ir Jusuf Mahdi, MM: โค๐ŸŒน HIKMAH DARI PERISTIWA NEW ZEALAND. ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ˜Ÿ๐Ÿ˜ญโค

Ir. Jusuf Mahdi, MM.

Umat Islam dan umat manusia sedunia dikagetkan dengan terjadinya tragedi penembakan jamaah yang melaksanakan shalat Jum'at di kota Christchurch, New Zealand, pada Hari Jum'at, 15 Maret 2019 lalu, yang menyebabkan 50 orang meninggal dunia. Tragedi yang menimbulkan rasa sedih yang mendalam bagi masyarakat dan pemerintah New Zealand, yang selama ini negara New Zealand dikenal sebagai negara paling Aman dan nyaman untuk berkehidupan, masyarakat hidup dalam rasa kasih, sayang dan cinta, saling menghormati, penuh toleransi dlsb. Ternyata keadaan tersebut tidak menjamin adanya kesatuan hati nurani untuk menjalani hidup dan kehidupan dalam keadaan laku yang berisikan togetherness, kindness, compassion, love and tolerance, karena ada manusia yang masih ditunggangi nafsu egoisme, merasa benar sendiri, dlsb.

Sejarah yang seharusnya menjadi pembelajaran untuk diambil hikmahnya menuju kehidupan yang lebih baik, perubahan peri laku menuju kebaikan dan kebajikan, kebenaran dan kemuliaan sebagai insan hamba Allah yang mulia, ternyata ada orang-orang yang tidak mencermatinya sebagai suri tauladan untuk menjalani hidup dan kehidupan.

Apakah manusia di jaman ini masih mau mengadakan pembantaian (genocide) seperti yang dilakukan Nazi dan Hittler dengan peristiwa kamp Auswtitz, dan berbagai hal serupa yang terjadi di belahan dunia saat ini?? Kita semua pasti mengetahui berbagai peristiwa tersebut, yang menjadikan manusia tidak berperikemanusiaan, tidak berkeadaban, tidak menjunjung keadilan, melupakan nilai berketuhanan, dlsb, karena manusia sudah dipenuhi oleh kepentingan duniawi, melupakan bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang memerlukan manusia lainnya sebagai mitra yang sederajad untuk menghadapi permasalahan hidup dan kehidupan.

Manusia harus mempelajari dan memetik hikmah, mengapa Allah mengutus nabi dan rasulnya untuk memberikan suri tauladan yang penuh kebaikan, kebajikan, kebenaran dan kemuliaan agar manusia senantiasa dapat menata pikir, laku, sikap dan tindaknya.

Sesaat lagi akan ada peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad salallaahu alaihi wassalam. Peringatan dengan berbagai acara, yang harus diisi dengan pembinaan moralitas dan mentalitas bangsa (Nation Character Building) dengan mencermati hikmah inti dan essensi Isra' Mi'raj tersebut.

Seharusnya acara peringatan dan pengajian, yang berkaitan dengan keagamaan dijadikan ajang pembelajaran dan penilaian terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di masa lalu maupun saat ini sebagai bahan evaluasi, koreksi, introspeksi bagaimana menyikapi dan mempersiapkan masa depan.

Pembinaan SDM, terutama masyarakat di desa, yang kadang rawan dipengaruhi oleh berbagai informasi yang memang disebarkan oleh pihak lawan untuk memperlemah ketahanan bangsa. Pola mempengaruhi melalui 7 F (Food, Fashion, Free sex, Film, Features, Fund, Friction) terus dan pasti dilakukan melalui proxy war yang berkelanjutan.

Masyarakat akhirnya memaksakan diri untuk mengikuti trend dan budaya modern yang serba instan, sehingga masyarakat kehilangan ruh dan jati diri sebagai bangsa.

Sebenarnya apakah essensi peringatan Isra'Mi'raj Rasulullah tersebut yang harus kita petik dan maknai hikmahnya??

๐ŸŒน 1. Kita harus mensyukuri bahwa Allah Swt telah mengutus Muhammad Rasulullah sebagai pembawa pedoman berkehidupan yang sempurna, yaitu Al Qur'an sebagai penyempurna ajaran agama-agama yang terdahulu.

๐ŸŒน 2. Tertatanya akhlak manusia melalui keteladanan perilaku Muhammad Rasulullah, agar manusia memiliki kriteria dan derajad kemuliaan sesuai amanah Allah yang menjadikan manusia lebih dari ciptaanNya yang lain, dan mengemban amanah menjadi pemimpin di muka bumi.

๐ŸŒน 3. Rasa kasih, sayang dan cinta serta ketulusan Rasulullah kepada sesama, fakir miskin, anak yatim, senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan, kepedulian, berbagi, musyawarah untuk mencari solusi problema kehidupan, dll , harus menjadi pedoman bagi umat Islam, dan manusia seluruhnya, sehingga terdapat hidup yang berkeadaban dan berkeadilan, dengan tujuan adanya ridho dan barokah Allah Swt bagi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt semata.

๐ŸŒน 4. Tunjukkan cinta kita kepada Rasulullah dengan melaksakan semua ajarannya melalui implementasi isi Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah, sehingga kita layak dan pantas menjadi umat Islam yang sejati.

๐ŸŒน 5. Kita yakini bahwa Islam sebagai agama yang rakhmatan lil alamin, akan memberikan manfaat bagi umat manusia bila kita senantiasa berpegang pada Tali Allah dalam hidup dan berkehidupan.

๐ŸŒนโค in shaa Allah dengan semua hal diatas, kita memiliki kesejukan hati, arif dan bijak, menjadi seorang Patriot, Ksatria dan Bhayangkari, yang senantiasa menegakkan kebajikan, kebaikan dan kebenaran, rendah hati, berakhlaqul karimah, sehingga terwujud rasa aman, tenteram, sejahtera, dalam negeri yang kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, baldatun toyyibatun war robbuun ghafuur.

๐ŸŒนโค Dengan terjadinya peristiwa di New Zealand tersebut kita ambil hikmahnya bahwa pasti diantara manusia, tidak seluruhnya sehati dalam menjalani hidup dan kehidupan, ada manusia yang dusesatkan iblis untuk menjadi pengikutnya, menjerumuskan manusia menuju neraka jahannam melalui gemerlapnya duniawi dlsb.

Disinilah hikmah bahwa manusia harus menggunakan karunia Allah berupa kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaanNya yang lain.

Manusia yang memiliki kecerdasan, kebijakan, kearifan, kerendahan hati, berakhlaqul karimah, yang peduli, saling menghormati dan tolong menolong diantara sesamanya menuju kehidupan yang lebih baik.

Semoga kita senantiasa pandai bersyukur atas berbagai rakhmat dan nikmat Allah yang dikaruniakanNya kepada kita.

Tetap semangat, kita berikan sumbangsih, dharma dan bhakti kita yang terbaik bagi generasi anak cucu penerus bangsa.

SELAMAT BERJUANG.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŒนโค๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
aku ingin wariskan semua itu bagi anak cucu generasi penerus bangsa. Sby, 20032019.

Story Jusuf Mahdi: PERAN PEMUDA GENERASI MASA DEPAN INDONESIA Tak dapat dipungkiri lagi bahwa alih kepemimpinan akan terjadi dan merupakan estafet tongkat kepemimpinan dari satu generasi ke generasi berikutnya. 143 pv

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.