0
tiaraaunti @tiaraaunti1
Di salah satu tulisan situs platform blog dan publikasi online yang dikembangkan oleh perusahan media tanah air curi perhatian saya. pic.twitter.com/0grEJeGvtP
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Apa sebab? Tulisan nya begitu nyinyir menyerang mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono. Dikatakan dalam tulisan berjudul 'Kisah Agum Gumelar, Belajarlah Bijak dari Jokowi, Pak Beye! Ketum Demokrat tersebut disebut sebagai tukang baper level wahid oleh si penulis. pic.twitter.com/xDI3fJRfwF
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Tulisan nyinyir tersebut menyedot perhatian saya dan publik. Pembacanya mencapai 1200 an. Letak tulisannya pun paling atas dikategori Terpopuler.
tiaraaunti @tiaraaunti1
Menang di judul, karena pakai embel-embel Jokowi. Seketika saya pun melabeli tulisan ini dibuat oleh kecebong (sebutan pendukung pemerintah atau capres nomor urut 01).
tiaraaunti @tiaraaunti1
Tahun politik memang terasa panas sejak tahun lalu. Dimana Komisi pemilihan umum (KPU) menetapkan jadwal kampanye sejak September 2018. Peserta pemilu untuk presiden hanya dua pasang. pic.twitter.com/juOwrXXXC5
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Yakni capres nomor urut 01, Jokowi- Ma'aruf Amin dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.
tiaraaunti @tiaraaunti1
Yang jadi pertanyaan saya, kenapa SBY yang diserang? Haloooo, apa ada hubungan SBY dengan pemilu tahun ini? Kecebong mah harus pintar dikit baru mengeluarkan tulisan serangan terselubung seperti ini di media public. pic.twitter.com/WVpcyRLVMp
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Alasan kenapa saya bela SBY? pertama, dia adalah idola saya sejak dia memimpin bangsa ini selama sepuluh tahun. Kedua, beliau (SBY) tengah berjuang untuk pengobatan istri (Ibu Ani) di Singapura. pic.twitter.com/pe3wSJa2xL
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Coba posisi ini berada di posisi anda? Jokowi tengah merawat sang istri di negeri seberang, dan Jokowi dinyinyirkan rakyat melalui tulisan?
tiaraaunti @tiaraaunti1
Ketiga, beliau tidak ikut berkompetensi dalam pemilu presiden dan pemilu legislative. Jadi kenapa harus SBY dinyinyirkan bong? pic.twitter.com/Fwvt3R13N5
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Pesan saya ke penulis Cuma satu. Kalau nge fans jangan terlalu berlebihan. Lihat situasi dan kondisi sebelum menyerang seseorang. Sesama penulis saya begitu tak sepaham dengan Anda. Ibarat logika, jangan melihat dari satu sudut pandang, tapi lihat dari sudut pandang mana pun.
tiaraaunti @tiaraaunti1
SBY pernah dekat dan bekerjasama dengan Agum Gumelar. Keluarga SBY pun terutama Ibu Ani begitu dekat dekat istri Agum Gumelar. Tidak ada masalah dan persoalan toh? Kenapa tiba-tiba Anda menulis dan menyinggung SBY?
tiaraaunti @tiaraaunti1
Kita semua tahu akan prestasi dari SBY. Banyak program-program beliau yang hingga kini dilanjutkan oleh Jokowi. Hanya bedanya, Jokowi tukang klaim, sedangkan pak SBY tidak. pic.twitter.com/ZZvKSDXjet
tiaraaunti @tiaraaunti1
Partai demokrat elektabilitasnya terus meningkat jelang pemilu nanti. Hal ini tak lepas dari peranan serta figure SBY meyakinkan masyarakat Indonesia mengelola pemerintah lewat legislative untuk lima tahun kedepan.
tiaraaunti @tiaraaunti1
Selain itu. Lewat program 14 prioritas tugas untuk rakyat juga mencuri perhatian masyarakat level menengah kebawah. Dengan adanya rumusan prioritas tersebut, masyarakat akan mengetahui apa tugas Partai Demokrat pada periode pemerintahan lima tahun mendatang. pic.twitter.com/PvNVOtw98u
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Selama empat tahun terakhir, Partai Demokrat mendengar dan merangkum aspirasi masyarakat, yang dituangkan dalan prioritas tugas kadernya. Namun, hal itu bukan berarti Demokrat menyalahkan pemerintah saat ini.
tiaraaunti @tiaraaunti1
Terbukti, dari tiap kunjungan Demokrat ke 200 Kabupaten/Kota antusias masyarakat setempat begitu tinggi. pic.twitter.com/jfMBPuKUlR
Expand pic
Expand pic
tiaraaunti @tiaraaunti1
Kedekatan emosional SBY dengan rakyat begitu dekat, tanpa sekat. Program-program khusus untuk petani dan nelayan pun disambut baik rakyat. Hampir bisa dikatakan, selama SBY memimpin negeri ini, nelayan dan petani dikategori makmur.
tiaraaunti @tiaraaunti1
Karena di era SBY, petani begitu merasakan manfaat dari kebijakan larangan impor disaat musim panen yang dibuat SBY dan demokrat. masih banyak lagi prestasi yang dibuat SBY, termasuk BPJS, dana BOS dan Tingkatkan gaji pegawai, guru, TNI/Polri dan pensiunan. pic.twitter.com/y89VAI2OFc

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.