0
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Eng ing eeeeeng….Penangkapan Romahurmuziy (Romi) oleh KPK sepertinya bisa menjelaskan mengapa Prof.Akhmad Mujahidin,Rektor UIN Suska Riau bisa bertindak semaunya di UIN Suska Riau.@lukmansaifuddin @HSMastuki @KPK_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Tiga serangkai:Mujahidin,Syaifudin (adik kandungnya) yg diangkatnya sbg Dekan (konon akan jadi Ketua STAIN Bengkalis) & sahabatnya Miftahuddin (Sekr Kopertais Riau&Kepri) adalah penguasa di UIN Suska Riau…plus tentu saja sang permaisurinya @lukmansaifuddin @HSMastuki @KPK_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Papa tidak ikut apa kata “mama”? mana bisa “cihaaaa” siang-siang di kamar tidur ruangan kantor Rektor UIN Suska....Iya kan,pa? Iya kan,pa?Keringetan deh papa!Assoyyyy!
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Tentang adiknya yang mau jadi ketua STAIN Bengkalis..sudahkah dicek KPK? Kita tunggu saja! Minggu sebelumnya Syaifudin ngurus ke “Surabaya!”…. Hiiiii …takut! @lukmansaifuddin @HSMastuki @KPK_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Dari penangkapan Romi tergambar jelas bobroknya birokrasi kementerian agama.Pemberian uang samping itu penting, setelah itu silahkan berbuat semaunya, kemenag akan tutup kuping. Rumus berlaku: Uang samping=Tutup kuping @KPK_RI @lukmansaifuddin @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Menipu presiden Jokowi sebagai petani lengkeng sukses ala Afi Nihaya? Jika Afi dengan karya plagiatnya maka Mujahidin dengan pengakuan sbg petani lengkengnya.Silahkan..yg penting gepok2…ckckckck. @KPK_RI @lukmansaifuddin @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Anda bebas berbuat apa saja..asal anda berperan jadi pendukung politik Jokowi. Sebagai ASN? Silahkan tidak netral asal tidak kentara. Yang penting uang samping dan ikut maunya Romi, maunya LHS juga.@KPK_RI @lukmansaifuddin @HSMastuki @bawaslu_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Mau bukti? Ini buktinya! Pondok pesantren Mujtahadah,milik Akhmad Mujahidin,Rektor UIN Suska Riau digunakan utk fasilitas kampanye Jokowi-Ma’ruf. Dibantu Ahmad Supardi,Karo AUPK UIN Suska Riau, asn&non asn dikerahkan.@KPK_RI @H_SYAFRUDDIN_ @Komisi_ASN @lukmansaifuddin @bawaslu_RI pic.twitter.com/iskmuZ7xUn
 Expand pic
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Pecat! Saya Pecat! Monoloyalitas kpd Rektor adalah senjatanya.Setiap pejabat dan pegawai UIN Suska Riau wajib tanda tangan pakta integritas monoloyalitas ala “Mujahidin Lengkeng”.@lukmansaifuddin @Komisi_ASN @HSMastuki pic.twitter.com/8f2vPpbTk5
 Expand pic
 Expand pic
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Monoloyalitas seperti orde baru? Tidak! Monoloyalitasnya adalah monoloyalitas kepada Mujahidin..Monoloyalitas bagi Akhmad Mujahidin berarti wajib mendukung apa maunya sekalipun melanggar hukum! Tidak mendukung? Pecat! @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Tapi jangan sekali2 ganggu yg ia mau,termasuk “dayang” permaisuri..seperti ASN bernama Novi Yanti atau Ajtih Sukaesih…Amboy! Mau bukti? Nggak usahlah.Perkara pribadi tak elok diumbar keseantero negeri..toh se UIN Suska Riau ini bukan rahasia lagi,.ehm @lukmansaifuddin @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Tentu saja perangkat intimidasi disediakan..untuk Mujahidin,ia dibackup penuh auditor investigasi itjen kemenag sebagai alat intimidasi..lelaki itu di antaranya bernama Rojikin. @lukmansaifuddin @HSMastuki @Kemenag_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Ini contoh WA antara Mujahidin & Rojikin,yang dipanggilnya ayahanda tentang Pakta Integritas Monoloyalitas yang disharenya ke seantero UIN Suska Riau. Kami pilih salah satunya. Tdk salah,tapi Pakta Integritas itu menggada2?Intimidatif! @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN pic.twitter.com/roiJmCmpBq
 Expand pic
 Expand pic
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Rojikin adalah alat utamanya ..dia akan diorder datang ke UIN Suska Riau untuk datang atau di-WA jika Mujahidin perlu menghantam atau menakut-nakuti pegawai UIN Suska Riau @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Mungkin ada yg ber-tanya2,apakah ustad Abdul Somad pernah diintimidasi Akhmad Mujahidin? Tentu pernah! Berhasilkah? Tentu tidak! Tak percaya? Tanya saja UAS. Sekalipun intimidasi dibantu bintang 1, bagi UAS tentu menggelikan saja @lukmansaifuddin @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Adakah yg sudah dipecat? Tentu saja ada! Korban kesombongannya adalah Wakil Rektor II,dipecat semaunya tanpa mengindahkan peraturan perundang-undangan. Tahukah kemenag? Tentu saja tahu! Apa tindakannya? Wallahua’lam..hingga kini belum ada @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Bahkan di media massa kampus dia sesumbar akan memecat yang lainnya. Apa alasannya? Sebagaimana penjelasan Mujahidin,pelanggaran terberat adalah karena tidak ikut Rapat Kerja UIN Suska Riau di Bandung! Gila! @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Raker yg memboyong lebih 100 pegawai UIN Suska ke Bandung,hamburkan lebih 1M uang negara tgl.6-8/3/2019 itu justru dipuja Kemenag?Raker anggaran tanpa Renstra UIN Suska?Hasilnya? Spt biasa..Tak ada..oh ada..uang diskon tiket,hotel,honor dll.@lukmansaifuddin @KPK_RI @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Ada yg lain? Oh,ya,ada! Rapat pimpinan UIN Suska Riau untuk memecat WR II karena tak ikut Raker. Di bawah intimidasi,seluruh pimpinan UIN Suska pun setuju. Monoloyalitas! Dan tentu saja katanya sdh disetujui kemenag…gepok mengalir sampai jauh? @lukmansaifuddin @KPK_RI @HSMastuki
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Kita tunggu saja, apakah pemecatan WR II UIN Suska Riau yg tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan terutama PP 53 Tahun 2010 ttg disiplin PNS itu dibenarkan kementerian Agama?Jika dibiarkan tentu Sang Firaun UIN Suska lebih jumawa! @lukmansaifuddin @HSMastuki @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Dan jika pemecatan WR II UIN Suska Riau ini dibenarkan, maka isi konperensi pers oleh Menteri Agama setelah penangkapan Romi dan pejabat kemenag itu Cuma omong kosong belaka! @lukmansaifuddin @HSMastuki @KPK_RI
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Semua kebobrokan Akhmad Mujahidin sebagai rector sebagian besar sdh kami ungkap via twitter (chipstory) dan diketahui kementerian agama..sdh kami sampaikan kepada Lukman Hakim,Mastuki dll @lukmansaifuddin @HSMastuki @KPK_RI @Komisi_ASN
Jon Pantau @Jon_Pantau_
Tapi pejabat kemenag,mulai dari Direktur Pendidikan Tinggi Agama, Arsykal Salim ke atas tetap melindunginya,bagaimana tidak? Jika datang ke Pekanbaru dijemput & diantar pakai Alphard. Apakah honornya sekelas pengendara mobil Agiya? hehehehehe @lukmansaifuddin @KPK_RI @HSMastuki
Load Remaining (3)
Login and hide ads.