0
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Menjelang #DebatCawapres2019 yaitu #DebatKe3 ada bisik2 tentang jarak antara kedua kandidat.ada gambar bagus dibuat oleh @detikcom yg bagus saya tayangkan kembali. Tapi, ada baiknya kita tetap rasional. Soal posisi wakil presiden dalam struktur negara kita. #NobarDebatCawapres pic.twitter.com/2wBFFdBFuS
 Expand pic
 Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Orang2 menilai jarak kedua #cawapres2019 : umur, pendidikan, lifestyle, latar budaya, dll. Sandi adalah anak muda, Ma`ruf orang tua. Sandi kaya tenaga, Ma`ruf kaya pengalaman. Sandi perkotaan, Ma`ruf berbasis tradisional. Tapi, keduanya memerlukan tenaga. #DebatPilpres2019
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dalam sistem ketatanegaraan kita, wapres sebetulnya jabatan “ban serep”. Wapres hanya berfungsi apabila mendapat tugas dari presiden. Sebetulnya, sama dengan posisi wakil di jabaran gubernur, bupati dan walikota. Wapres adalah pembantu presiden. #NobarDebatCawapres
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dari cara memilih #cawapres2019 memang nampak, @prabowo memilih @sandiuno lebih untuk bekerja. Sementara @jokowi memilih @KHMarufAmin_ lebih untuk alasan elektabikitas dan bukan untuk bekerja. Jangankan Ma`ruf, @Pak_JK tidak “dipakai” setidaknya seperti pak SBY dulu.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sekali lagi, analisis saya yang saya usahakan objektif bahwa alasan pemilihan KMA adalah karena kesalahan kebijakan petahana pada kelompok Islam yang melahirkan gelombang aksi 411/212 yang sampai sekarang tidak bisa dihentikan. Dan yg dianggap bisa hadapi adalah yg bikin fatwa.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Pemilihan KMA oleh petahana dianggap untuk bayar hutang atas kesalahan menanggapi pidato mantan gubernur DKI Ahok (BTP). Karena beliau yang memfatwakan “penistaan agama” maka yang membuat fatwa lah yang harus ditarik untuk menjadi jaminan. #NobarDebatCawapres
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Apapun latarnya, malam ini tidak boleh kita lihat secara tidak rasional. Malam ini adalah tentang keselamatan rakyat. Kita sedang menilai kecakapan orang nomor 2 di Republik ini. Apapun, jika presiden berhalangan, dialah yang paling penting jadinya. #NobarDebatCawapres
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Penampilan mereka yang secara khusus akan membahas isu kesejahteraan rakya termasuk yang beralasan sebab memang, seorang wapres biasanya mengurusi isu teknis kesejahteraan rakyat. Bagaimana konsep mereka sebagai orang terdekat presiden? #NobarDebatCawapres
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Mari kita tonton dengan antusias, semoga mereka bisa meyakinkan mereka bahwa meski mereka secara konstitusional adalah pembantu presiden tetapi mereka harus punya presidensial material. #DebatCawapres2019 malam ini adalah malam pembuktian. Mari #NobarDebatCawapres . Tks.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Beberapa statistik terbaru yang tertinggal dalam debat tadi. (1): DARI INDIKATOR, KEMISKINAN, GIZI KE STRUKTUR TKI. pic.twitter.com/53lRyWanpQ
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
(2): UPAH BURUH TANI, NILAI TUKAR PETANI, UPAH BURUH INDUSTRI dan KONDISI UKM. pic.twitter.com/GZwOJxyx1I
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
(3): KWALITAS SDM INDONESIA. (Ini kunci). pic.twitter.com/XB50F2ss0R
 Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Jurus pamungkas pak @sandiuno berupa kartu #EKTP itu adalah tepat. Memang kegagalan petahana adalah gagal selesaikan konsep SIN (single identity number) yg telah kita mulai sejak UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan. Diperbaharui tahun 2013. #KartuPamungkasEKTP
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dengan #KartuPamungkasEKTP maka seluruh hak dan keperluan rakyat tercakup dalam sebuah kartu yang telah dirancang secara elektronik, berlaku secara nasional dan menjadi jaminan bagi semua hak rakyat sejak hak pilih, kesehatan, subsidi, tenaga kerja, dll. Ini cukup!
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Semoga saat menang nanti, @prabowo dan @sandiuno prioritaskan penyelesaian #KartuPamungkasEKTP sebagai dasar semua pelayanan kepada masyarakat INDONESIA di seluruh dunia. sekian.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
BAGI YG GAK KENAL KEKUATAN #KartuPamungkasEKTP SILAHKAN BACA : Kartu Tanda Penduduk elektronik - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tan…
URL Wikipedia 417 Kartu Tanda Penduduk elektronik Kartu Tanda Penduduk elektronik, e-KTP atau KTP-el adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. Program KTP-el diluncurkan oleh Kementerian Dalam Ne
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Izin melanjutkan isu kesejahteraan untuk menanggapi debat cawapres tadi malam. Karena ini adalah isu keseharian saya sebagai wakil ketua DPR yang mengawasi koordinasi bidang kesejahteraan rakyat. Ini terkait #KartuTakSakti pasangan 01 Vs #KartuPamungkasEKTP pasangan 02.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kalo kita cermati debat tadi malam, inti dari yang disampaikan Kyai Ma’ruf meneruskan program Jokowi –JK, lalu secara normatif berkomitmen melakukan perbaikan. Sedangkan Sandi banyak menyampaikan terobosan2 kebijakan, cukup detail sekali. #KartuTakSakti vs #KartuPamungkasEKTP
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Nampak sekali mana gagasan yang konservatif mana yang progresif. Kyai Ma’ruf masih pakai senjata lama, #KartuTakSakti. Persis dengan apa yang dilakukan Jokowi dalam debat capres 5 tahun lalu. Sandi lebih menekankan pada komitmen target 200 hari selesaikan masalah kesejahteraan.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Saya ambil contoh saya sebut #KartuTakSakti masalah BPJS. BPJS lahir di Era SBY (UU N0.24/2011), diimplementasikan 1 Januari 2014 (akhir pemerintahan SBY). Dalam kampaye, oleh Jokowi kartu BPJS saat itu diganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Seolah program baru.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Jadilah seolah-olah KIS itu program hebatnya Jokowi. KIS jadi kartu sakti, dibagi2 waktu kampanye, jadi ladang elektabilitas. Padahal konsep dan implementasinya dilakukan pada masa SBY, pemerintah baru hanya melanjutkan. Apa akibatnya #KartuTakSakti vs #KartuPamungkasEKTP ?
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Karena dari awal pemerintahan program BPJS ini dijadikan alat popularitas. Maka pengelolaannya pun tampak tidak terlalu diperhatikan. Selama 4,5 tahun belakangan ini pengelolaan BPJS amburadul. Tiap tahun defisit, kualitas pelayanan semakin menurun. Jadilah #KartuTakSakti
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Saya mendapat keluhan lapangan. Menerima audiensi dari berbagai pemangku kepentingan. Dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dokter Indonesia Bersatu (DIB), Perhimpunan Rumas Sakit (Persi), Perhimpunan Perawat, Apoteker dst. KIS benar2 menjadi #KartuTakSakti karena kampanye.
Load Remaining (9)
Login and hide ads.