4
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
( 📌 A THREAD ) KARENA ADA YG MINTA DI BUAT THREAD, JADI AKU BUAT THREAD INI BERDASARKAN ARTIKEL DAN BEBERAPA ULASAN PRIBADI. ‘KASUS BUNUH DIRI JANG JAYEON, DIBUKA KEMBALI’ pic.twitter.com/UzqRXdym9X
Expand pic
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Nama artis Korea Jang Ja Yeon kembali menjadi perbincangan. Setelah sembilan tahun berlalu, kasus bunuh diri aktris cantik yang dikenal membintangi drama Boys Over Flower ini kembali dibuka. pic.twitter.com/CYrMrpwxPH
Expand pic
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Kembali dibukanya kasus ini mengungkapkan banyak fakta mengejutkan yang dilalui Jang Ja Yeon. Sebelum bunuh diri, diketahui Jang Ja Yeon meninggalkan sejumlah surat yang mengungkapkan penderitaannya selama terjun ke dunia hiburan.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Publik Korea menuntut investigasi kasus pelecehan seksual berujung bunuh diri yang menimpa Jang Ja Yeon diusut kembali. Hal ini lantaran orang-orang yang tergabung dalam gerakan #MeToo semakin kuat di Korea.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Mereka adalah kelompok yang simpatik terhadap kasus Jang Ja Yeon. Pada Februari 2018, petisi Blue House dimulai dan ditandatangani lebih dari 230.000 orang. Isinya mendesak jaksa penuntut untuk menyelidiki kembali kasus Jang Ja Yeon.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Melansir Koreaboo, Kamis (7/6/2018), tuntutan tersebut akhirnya terjawab pada 5 Juni 2018. Kementerian Hukum Korea Selatan telah menunjuk jaksa penuntut untuk membuka kembali kasus Jang Ja Yeon dan menyelidiki kasus paling menghebohkan negara pada dekade ini.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Kasus ini memiliki waktu dua bulan sebelum batasannya berakhir. Seperti diketahui, sembilan tahun lalu, publik Korea dikejutkan dengan berita bunuh diri sang aktris. Ia merupakan salah satu pemeran dalam drama populer Boys Before Flower.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Jang Ja Yeon ditemukan tewas oleh kakak perempuannya pada 7 Maret 2009. Ia meninggalkan surat kematian yang kontroversial yang membuat fansnya makin bersedih.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Hal ini lantaran Jang Ja Yeon menulis surat bunuh diri sebanyak 7 halaman, yang berisikan 31 nama dan hal yang dia alami sebagai aktris rookie. Lengkapnya, dia dipaksa melayani secara seksual para petinggi hiburan Korea Selatan. Dia diancam jika menolak untuk melakukan hal tsb.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
"Aku dikurung di kamar dan dipukuli tanpa henti. Aku tidak menghasilkan banyak uang sebagai rookie, tapi aku harus bertanggung jawab membayar gaji manajer," ungkap Jang Ja Yeon dalam suratnya.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Namun sayangnya, kasus itu ditutup dengan kesimpulan bahwa kematian Jang Ja Yeon disebabkan oleh depresinya sendiri. Saat kejadian tersebut, dirinya baru berusia 29 tahun.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Kasus kematian Jang Ja Yeon cukup mencuri perhatian pada kala itu. Bahkan, lebih dari 40 tugas polisi memeriksa kasus ini. Tidak sampai di situ, kantor kejaksaan juga menugaskan tim investigasi khusus.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
CEO menerima 4 bulan penjara dan 1 tahun masa percobaan, karena menyalahgunakan sang aktris secara fisik. Sementara, sang manajer menerima 1 tahun penjara, 2 tahun masa percobaan, dan 160 jam pelayanan masyarakat.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Menjadi Budak Seks Seperti yang dikabarkan oleh SBS "8 O'clock News" dan dilansir dari AllKpop, polisi yang menyelidiki kasus Jang Ja Yeon tahu akan fakta ini tetapi mengabaikannya. Dalam salah satu surat tersebut, Jang Ja Yeon meminta agar dendamnya dibalas.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Seorang ahli tulisan tangan telah mengonfirmasi bahwa dokumen itu memang benar milik Jang Ja Yeon. Dalam suratnya, Jang Ja Yeon menuliskan, "Tolong balas dendam[ku]. Tidak ada jalan keluar dari melayani [mereka]. Orang-orang yang datang untuk menerima layanan adalah jahat. —
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Saya dipaksa untuk melayani lebih dari 100 kali." "Setiap kali saya mendapatkan baju baru untuk dikenakan, saya harus bertemu iblis yang lainnya. Tidak hanya di daerah Kangnam, tetapi saya juga melayani di karaoke daerah Suwon dan berbagai salon," tambahnya. pic.twitter.com/ltLVA4mR5x
Expand pic
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Jang Ja Yeon juga mengungkapkan bahwa pada hari peringatan kematian orangtuanya, ia masih juga dipaksa untuk melayani. Dalam suratnya, ia juga menuliskan daftar nama orang-orang yang pernah ia layani.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
"Karena saya sudah membuat daftar, balaskan dendam saya sampai mati. Bahkan jika aku mati, aku akan membawa balas dendam ini sampai kuburan," tulisnya.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Sebanyak 230 halaman surat yang ditulis Jang Ja Yeon untuk beberapa orang teman, telah dikumpulkan. Dalam sebuah bundel berjudul Snow, Jang Ja Yeon menceritakan bagaimana seorang selebriti dipaksa masuk ke dunia entertainmen yang kejam, sebut laporan SBS seperti yang dikutip —
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
— dalam allkpop, Minggu (6/3). SBS juga menyebutkan, polisi yang menangani kasus Jang Ja Yeon telah lama mengetahui keberadaan bukti ini namun mengabaikannya.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Melalui barang bukti ini, terkuak bahwa berbagai pihak mulai dari petinggi rumah produksi, pejabat perusahaan, institusi keuangan, bahkan pejabat media terlibat dalam kasus ini. Dari 31 nama yang tercantum dalam surat itu, allkpop menyebutkan 10 nama di antaranya:
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
1. Bang Sang Hoon (CEO Chosun Journal) 2. Bang Myung Hoon (Vice President Sports Chosun) 3. Lee Jae Young (direktur periklanan Chosun Central Journal) 4. Lee Woong Ryeol (pimpinan Kolon) 5. Shin Kyuk Ho (pimpinan Lotte) 6. Go Dae Hwa (mantan production director KBS, CEO Olive 9
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
7. Jun Chang Geun (produser serial Geumji Ok Yeob) 8. Jung Seho (produser KBS, MBC, SBS) 9. Jun Gi Sang (produser Boys Over Flower) 10. Song Byung Joon (broadcasting-music production director Boys Over Flower, suami aktris Lee Seung Min)
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Pembongkaran fakta ini menyulut reaksi beragam. Berbagai pihak yang merasa namanya disebut langsung kebakaran jenggot. Jang Ja Yeon ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, 7 Maret 2009 silam.
♚ 조냐 ♚ @ojonyah
Awalnya, aktris yang berperan dalam film Penthouse Elephant ini diduga depresi akibat kehilangan kedua orang tuanya dalam insiden kecelakaan maut beberapa waktu sebelumnya. Tak lama setelah kematiannya, perlahan penyebab utama kematiannya terbongkar.
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.