Kekonyolan Rezim Klaim yang Membuat Indonesia Turun Kasta

Kekonyolan yang diperbuat tidak hanya akan membuat malu dirinya sendiri, tetapi juga aib bagi penduduk negeri ini. Tunjukkanlah kewibawaan, tampilkanlah keteladanan.
Mahatir SBY siti aisyah Jokowi
0
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
kesekian kalinya, rezim Jokowi kembali membuat malu Bangsa Indonesia di pentas internasional. Klaim pemerintah yang mengaku berjasa dalam membebaskan, Siti Aisyah, terdakwa kasus pembunuhan, di Malaysia, menjadi bahan olok media massa negeri tetangga. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/w7ubgMjNXi
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Pasalnya, hanya berselang sehari, Perdana Menteri Mahathir Muhammad membantah klaim Jokowi dengan menyebut pembebasan itu murni proses hukum. Bukan berkat lobi-lobi diplomasi. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/GGLINWdEq6
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Klaim bohong penguasa itu tentu juga membuat malu rakyat Indonesia. Bangsa ini seakan kehilangan wibawa akibat kelakuan pemerintah seperti ini. Suka klaim, doyan bohong. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Sudah lama mereka menjadi tukang klaim di dalam negeri, sehingga berbohong sudah menjadi suatu kebiasaan. Akibatnya, mereka jadi tak malu lagi untuk menebar kebohongan ke luar negeri. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/YvIPtahbHL
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Dua tahun lalu, Jokowi pernah mempermalukan dirinya di pentas dunia. Kala berbicara di hadapan sejumlah investor di Hong Kong, Senin (1/5/2017), ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di urutan ketiga di dunia, setelah India dan Tiongkok. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/FVgp3BI5DM
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Tentu saja, klaim ini menjadi bahan tertawaan. Sebab, berdasarkan peringkat GDP (gross domestic bruto) terkait pertumbuhan ekonomi, Indonesia berada di peringkat ke-29 dunia. Bahkan, di level Asia saja, negara kita hanya menempati urutan ke-14. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/jpzRwICJpo
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Klaim dan kebohongan seperti ini sudah kerap kali terjadi di dalam negeri. Di bidang pembangunan infrastruktur contohnya. Berkali-kali pemerintah Jokowi mencaplok karya pendahulunya. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Padahal ia hanya kebagian menggunting pita peresmian, tetapi kredit keberhasilan tidak pernah ia bagi dengan era pemerintah sebelumnya. Seolah-olah pembangunan itu hanya berkat kerja pemerintahnya yang baru berjalan kurang dari tiga tahun. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Seperti klaim pembangunan jalan tol Sumatera, bendungan Jatibarang Semarang, hingga trans Papua. Padahal, semua proyek itu telah direncanakan dan dimulai pembangunannya Era SBY. Tetapi bagi pemerintah Jokowi, semua itu diklaim sebagai program mereka. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Lalu, juga ada klaim pesawat N 219 yang merupakan karya anak bangsa, diaku sebagai keberhasilan Jokowi. Padahal, pesawat yang sukses menjalani terbang perdana pada Rabu (16/8/2017) dari landasan pacu Bandara Husein Sastranegara, Bandung #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Padahal itu, telah dibuat sejak tahun 2012, masa pemerintahan SBY. Bahkan pada 2013 telah dibuat prototipenya dan pada tahun berikutnya mulai diproduksi. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Akibat terlalu sering berbohong, penguasa seperti kehilangan urat malu. Mereka terus saja melakukan klaim, demi meraup popularitas semata. Dalam kasus Siti Aisyah Pemerintah mengklaim telah melakukan proses lobi yang panjang ke Pemerintah Malaysia. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Mereka mengaku berkomunikasi dengan pemimpin negeri jiran itu untuk upaya pembebasan WNI yang didakwa membunuh Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un, itu. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Bahkan, cawapres petahana, KH Ma’ruf Amin, ikut-ikutan menebarkan kebohongan itu. Ia sesumbar dengan menyatakan pembebasan Siti Aisyah berkat lobi pemerintah yang dianggap selalu berusaha melindungi TKI. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Bagi dia, hal itu merupakan kebehasilan diplomasi penguasa. Ini jelas sebuah kebohongan, karena Pemerintah Malaysia terang-terang membantah Dengan tegas, mereka menyebut tak ada campur tangan Pemerintah Indonesia dalam proses hukum di negeri mereka. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Rupanya, Kiai Ma’ruf lupa akan pernyataannya beberapa hari yang lalu. Saat ia mengecam penyebar hoax, para tukang bohong, dengan menyebut mereka adalah calon penghuni neraka. Kini, kiai justru termakan omongannya sendiri. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Untuk ke depan, kita semua berharap, agar Jokowi, Ma’ruf, dan para pejabat yang kini berkuasa, mulai berhati-hati dalam berujar. Jangan lagi menjadi tukang klaim, gerombolan para pembohong. #TumbangkanCapresPendusta pic.twitter.com/Q6WFlEGcMK
 Expand pic
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
Kekonyolan yang diperbuat tidak hanya akan membuat malu dirinya sendiri, tetapi juga aib bagi penduduk negeri ini. Tunjukkanlah kewibawaan, tampilkanlah keteladanan. #TumbangkanCapresPendusta
Pengamat Keadilan @Pengamat_Eksis
bukan klaim rendahan yang membuat bangsa ini terus-terusan mendapat cemoohan dari dunia internasional. #TumbangkanCapresPendusta
Login and hide ads.