0
tamrintomagola @tamrintomagola
Seorg teman fb nulis di dindingnya: "Jalan tol dibangun BUMN dgn utang. Sesdh jadi ditawarkan ke swasta utk dijual. Kalu sepi tdk laku siapa yg lunasi utang ?" Truk2 balik ke non-tol. Hanya sedan2 yg lewat tol Kalu BUMN bangkrut, siapa yg hrs tanggung-jawab ?
Poltak Hotradero @hotradero
@tamrintomagola Prof Tamrin. Rasanya ada beberapa hal yang perlu saya luruskan atas tulisan di dinding Facebook tersebut. 1. Setiap rencana pembangunan ruas tol, sudah didasarkan atas uji kelayakan. Mirip seperti orang akan membangun pabrik. Komponen di dalamnya termasuk potensi ekonomi
Poltak Hotradero @hotradero
@tamrintomagola Potensi ekonomi bukan semata dari tiket tol, tapi juga terbukanya akses zona industri baru dan bahkan dari efek kenaikan harga tanah di daerah sekitar setelah jalan tol beroperasi. Sederhana saja: mana yang harga tanahnya lebih mahal: yang ada akses jalan tol atau yang tidak?
Poltak Hotradero @hotradero
@tamrintomagola 2. Hanya setelah melalui uji kelayakan ekonomi barulah rencana jalan tol ditenderkan kepada pihak yang berminat menanamkan modal. Mereka akan menguji sendiri data kelayakan yang ada serta potensi ekonominya. Cawapres @sandiuno ternasuk yang dulu tertarik ikut bisnis ini.
Poltak Hotradero @hotradero
@tamrintomagola 3. Tentu tidak semua orang bisa sembarangan ikut tender jalan tol. Harus punya modal minimum tertentu dulu. Mengapa begitu? Karena investasi jalan tol bersifat jangka panjang dan padat modal. Ongkosnya di depan mahal, tapi kalau sudah berjalan akan seperti mesin duit.
Poltak Hotradero @hotradero
@tamrintomagola Sabar Prof. Segala sesuatu yang kompleks perlu dijabarkan satu-satu. Ada landasan pikiran dan logikanya. Perlu diurai satu-satu. Anda mau saya lanjutkan jawab secara terstruktur, atau anda mau ambil kesimpulan sendiri? Pilihan ada pada anda.
Poltak Hotradero @hotradero
Saya bisa kok menjelaskan cara kerja benda kompleks seperti handphone, tapi tentu perlu uraian satu demi satu. Yang ingin jawaban juga perlu sabar. Kalau ingin semua selesai dalam satu twit, maka saya ragukan niat untuk bertanya. Buat apa juga saya capek-capek?
Poltak Hotradero @hotradero
4. Itu sebabnya konsesi (hak membangun dan memperoleh pendapatan) dari suatu ruas tol memiliki jangka sangat panjang. Biasanya sekitar 30 tahun. Mengapa? Supaya semua modal yang dikeluarkan dan risiko yang ditanggung bisa sepadan dengan pendapatan yang diperoleh.
Poltak Hotradero @hotradero
5. Manfaat pertama dari adanya jalan tol adalah menghemat waktu perjalanan. Ini sangat penting, karena waktu komoditas paling berharga di jagat raya. Dengan tiba lebih cepat, maka orang dapat menggunakan waktunya untuk hal-hal lebih bermanfaat, ketimbang terbuang di jalan.
Poltak Hotradero @hotradero
Jarak Jakarta-Surabaya bila lewat jalan tol akan makan waktu sekitar 10-12 jam. Bila menggunakan jalur non tol biasanya makan waktu 20 jam. Belum termasuk istirahat. Berarti ada sekitar 10-12 jam waktu yang bisa dihemat. Tapi apa iya cuma waktu?
Poltak Hotradero @hotradero
Masalah dengan perjalanan di luar jalan tol yang sering dialami transportasi industri adalah maraknya pungli. Hampir di tiap bagian jalan ada saja kaum oportunis. Mulai dari polisi nakal, petugas iseng, sampai dengan kawanan bajing luncat. Ini juga ongkosnya mahal.
Poltak Hotradero @hotradero
Dengan adanya jalan tol, maka praktik pungli dan kejahatan di perjalanan akan bisa ditekan sejauh mungkin. Dari penghematan ini saja truk angkutan barang bisa berhemat ratusan ribu rupiah sekali jalan. Sampai sini apakah anda setuju Prof @tamrintomagola?
Poltak Hotradero @hotradero
@motulz Iya tulz, padahal kalau dihitung duit - jasa konsultasi gue nilainya sekitar sejuta sejam. Demi mencerdaskan bangsa, gue gratisin deh. Makanya kesel kalau ada yang menyalahgunakan. Kayak lihat Rocky dan Didu yang naik ambulans sambil cengengesan.
Haryo Aswicahyono @Aswicahyono
Menurut penelitian LPEM (2008) di Sulawesi truk dihentikan sampai 14 kali. Estimasi berbagai pungutan legal maupun ilegal sampai 10% dr total biaya angkutan truk. Tidak heran biaya angkutan truk Indonesia termasuk tertinggi di kawasan asiafoundation.org/2008/04/23/in-… twitter.com/hotradero/stat…
Poltak Hotradero @hotradero
@syakuronnansy Masih ada hal lain yang jarang dibahas: dengan menggunakan jalur tol selain lebih cepat tiba - juga lebih hemat BBM minimal 30%. Belum lagi menghitung umur spare part lebih panjang, dan lebih rendahnya faktor kelelahan pengemudi per km jarak tempuh.
Muh Saiful Azwar @saifulazwar
@Aswicahyono @hotradero Saya mengalami ini saat kerja Canvassing jualan pake truk antar kota di 2012. Yang berhentiin pakai seragam. Tiap ada timbangan juga dipungut. 😭 Tapi gak tahu sekarang semoga udah gak.
Haryo Aswicahyono @Aswicahyono
Sy sering melakukan survey perusahaan2 utk penelitian. Ada dua hal yg selalu disebut2 banyak mengurangi biaya: 1. Berkurangnya biaya logistik berkat jalan tol dan pelabuhan 2. Formula kenaikan upah minimum (inflasi + pertumbuhan ekonomi) yg lebih memberi kepastian
poliTIKUS PECUNdang @efrizan
Setuju mas, biaya logistik per km, kg, dan kepastian fixed cost karyawan. Dulu mahal dan unpredictable. twitter.com/Aswicahyono/st…
Nyoman Y. Sastriyana @Sastriyana
@Aswicahyono Di Bali juga begitu, terutama di tambang galian C di Sebudi. Keluar dari galian pasir sampai ke Jalan Bypass bisa puluhan kali kena stop pos pungli. Ndak seberapa sih cuma 5rb - 7rb/pos tapi kalau ditotal bisa ratusan ribu. Jarak tiap pos bisa cuma 15 meter.
Poltak Hotradero @hotradero
Saya ada sisa waktu sekitar 20 menit di kantor buat menjawab soal jalan tol melanjutkan yang tadi.
Poltak Hotradero @hotradero
Jadi bisa kita lihat secara sederhana bahwa manfaat keberadaan jalan tol ada pada dimensi harga dan waktu. Semuanya bisa dikuantifikasi - yang kemudian menjadi asumsi mengapa suatu ruas tol perlu dikembangkan atau tidak.
Poltak Hotradero @hotradero
Dengan penghematan 8-10 jam waktu tempuh maksimal Jakarta-Surabaya (760 km) dari sisi BBM dan hilangnya pungli - sudah bisa mengkompensasi tiket tol yang disebut mencapai hampir sejuta rupiah. Namun manfaat bukan cuma pada kedua titik ujung ruas tol Trans Jawa.
Poltak Hotradero @hotradero
Sudah bertahun-tahun di kalangan ekonom selalu menjadi pertanyaan: Mengapa Jawa Tengah dan Yogyakarta pertumbuhan ekonominya rendah? Mengapa UMR-nya rendah padahal HDI-nya tinggi. Apa yang salah dengan dua propinsi ini? Ternyata ada kaitannya dengan kapasitas infrastruktur.
Poltak Hotradero @hotradero
Jawa Tengah dan Yogyakarta terjepit oleh Jawa Barat yang infrastrukturnya lebih maju di sisi industri, pelabuhan dan jalan raya, dan juga dengan Jawa Timur yang pasarnya sangat besar dan sudah mengembangkan sentra industrialisasi tersendiri.
Load Remaining (11)
Login and hide ads.