Andi Arief Korban dari Buntut Pidato AHY, Apa Kabar Pangeran Cikeas?

Tidak ada satupun elite atau kader Gerindra yang bisa melupakan rasa sakit yang diakibatkan oleh si pembuat trending topic Jenderal Kardus.
andiarief
0
Negara Indonesiaku Berdaulat #Indonesiamaju @NegaraBerdaulat
Poyuono ingin menyalahkan SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu terkait pidato Komandan Kogasma PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). #2019PilihJokowi #JokowiLagi #Jokowi1xLagi

Pidato AHY yang ngambang dan terkesan tidak serius memenangkan Prabowo ternyata menambah luka di kalangan Gerindra. Luka sebelumnya masih basah, sudah ditambah luka baru. Perih!

Pardy Abyraksa @Abyraksa
@AndiArief__ Kalo mau 02 menang coba donk SBY dan AHY serius mengkampanyekan Prabowo-Sandi, Jangan keliatan cari aman doank jadi mitra koalisi tapi meragukan dukungan Pilpres nya. (Demokrat Ngambang) tidak serius mengkampanyekan Prabowo-Sandi.

Padahal, sebelumnya Prabowo telah menyelamatkan Partai Demokrat yang tertolak oleh Koalisi Indonesia Kerja. Sebenarnya, dalam lubuk hatinya, SBY ingin bergabung mengusung Jokowi. Jenderal ahli strategi ini sudah berhitung dan mendapati bahwa Demokrat akan lebih diuntungkan jika ada dalam barisan petahana.

Sipalom4 @sipalSekiyaa
@haither_ally @GunRomli @prabowo Sby terpaksa ikut gerandong krn mau ke koalisi jokowi gk laku. Apalagi ada megawati. 不不不不 ... dan skrg sdh jelas sekali . Sby mungkin mikir buat apa dukung prabowo. Anak pemberontak.keturunan kafir.不不不

Apa daya, kerinduan SBY tidak terpenuhi lantaran konflik lamanya dengan Megawati. Akhirnya, SBY mau tak mau harus beralih ke Prabowo, karena Demokrat terancam tidak boleh mengikuti Pemilu 2024 kalau saat ini tidak ikut mengajukan paslon.


Pasal 235 UU No 7/2017 tentang Pemilu, di ayat 5 berbunyi, dalam hal parpol atau gabungan parpol yang memenuhi syarat tapi tidak mengajukan bakal paslon, parpol bersangkutan dikenai sanksi tidak mengikuti pemilu berikutnya.


Gerindra mau juga mengikutsertakan Demokrat sebagai parpol yang mengajukan Prabowo, walaupun sebenarnya elite-elite Gerindra sudah hafal kelihaian SBY. Dan Prabowo sendiri merasa bisa saling menguntungkan.


Berkat penerimaan Gerindra, akhirnya Demokrat selamat dari sanksi UU Pemilu.

Tapi, apa yang terjadi kemudian? Ternyata, SBY cuma mau ambil untung sendiri. Demokrat terkesan tak peduli dengan kegelisahan kubu Prabowo yang sulit menandingi elektabilitas petahana. Bahkan, SBY mempersilakan kader-kader Demokrat yang mau mendukung pemenangan Jokowi.

Aih aih lagi-lagi dia main aman dengan 2 kaki. Seperti biasanya.


Tentu saja, Gerindra gusar bukan alang kepalang. Sudah tidak mendukung pemenangan, banyak kader Demokrat malah menggerogoti kerja BPN Prabowo-Sandi. Hebatnya Gerindra masih berusaha tampil seperti tidak ada masalah dengan Demokrat dan berusaha menghibur diri dengan pernyataan-pernyataan normatif.


Semua itu masih terkontrol sampai akhir Februari lalu. Beredar kabar bahwa AHY akan menyampaikan pidato politik pada tanggal 1 Maret 2019. Kedua belah pihak, baik BPN Prabowo maupun TKN Jokowi, menantikan dan penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh AHY.


Tentunya, BPN Prabowo haqul yakin AHY akan menyebut Prabowo sebagai calon presiden yang mereka jagokan. Sedangkan TKN Jokowi bolehlah berharap ada celah-celah yang menguntungkan Jokowi.


Ternyata AHY tak sekalipun menyebut nama Prabowo dalam pidato politik tersebut! Perihnya luka yang sudah ada di tubuh Gerindra bagai dikorek-korek dan disiram air cabe. Kekesalan BPN sudah sampai di ubun-ubun. Kesabaran mereka sudah sampai batasnya.

Mohamad Guntur Romli @GunRomli
AHY Merasa Demokrat Tak Diuntungkan di Pilpres 2019 detik.id/6WxWed Bentuk keraguan pendukung @prabowo krn koalisi ini cuma dikuasai satu partai, dari Capres, Cawapres & Ketua BPN berasal dari satu parpol saja: Gerindra

Adalah hal yang lumrah jika mereka menyimpulkan bahwa sudah saatnya Demokrat diberi pelajaran! Strategi dibuat. Siapa yang bisa dijadikan sasaran tembak antara? Sasaran antara ini harus punya keterkaitan yang erat dengan Pangeran Cikeas.


Aha! Tentu tidak ada yang lupa dengan si pembuat trending topic Jenderal Kardus. Andi Arief, yang punya hobi yang sama dengan Pangeran Cikeas.

Operasi dijalankan. Bukan hal yang sulit. Dan hasilnya kita sudah tahu.

Nah, dengan bocoran ini, kita tentu jadi paham kenapa muncul pernyataan Waketum Gerindra, Arief Poyuono, "Andi Arief cuma jadi korban kegagalan Jokowi memberantas narkoba."

detikcom @detikcom
"@AndiArief__ cuma jadi korban kegagalan pemerintah @jokowi dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia," ungkap Waketum Gerindra Arief Poyuono. #narkoba #demokrat #andiarief #gerindra bit.ly/2NKegLW
Eko Kuntadhi @eko_kuntadhi
Andi Arief nyabu. Tertangkap. Salah Jokowi. Ratna nyebar hoax. Tertangkap. Salah Jokowi Bahar Smith gebukin orang. Tertangkap. Salah Jokowi. Ahmad Dhani nyebar kebencian. Tertangkap. Salah Jokowi Yg jahat mereka. Yang salah, Jokowi lagi... news.detik.com/berita/4453055

Dengan mengarahkan tudingan kepada Jokowi dan seolah bersimpati kepada Andi Arief, inilah cara elite Gerindra menutupi jejak operasi mereka dari perhatian publik.


Bagi Gerindra, yang penting sinyal sudah diberikan kepada Demokrat. Pangeran Cikeas mungkin sedang gemetar.


Kita tunggu lanjutan permainannya.
Semar Mesem

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.