1
Katipol @katipol_news
Viral, Emak-emak Yang Sebut Jokowi akan Hapus Pelajaran Agama Di Sulsel, Terciduk Berbaju Logo PKS dlvr.it/R0BJrB pic.twitter.com/FJYskDltfp
Expand pic
Olie Tamami @OlieTamami
Seorg ibu kampanye Hitam di Sulsel yg mengatakan Bahwa Pelajaran Agama akan dihapus di pemerintahan Pak @jokowi dan ibu itu menggunakan Atribut PKS . @nety_rusi @nu_online @RaylaKusrorong @YenglisD_ #02Nyabu #Prabohong pic.twitter.com/euu4gOguec
kang Cepot @kupra_tubagus
@OlieTamami @MalikiMarvell @jokowi @nety_rusi @nu_online @RaylaKusrorong @YenglisD_ Seharusnya kalau ngeshare video kek gini yg lengkap, misalnya lokasi ,nama orangnya ,alamtanya atau link nya agar kita semua mudah memviralkan dan melacaknya ... terima kasih
Hermawan @AaHermawan16
@MurtadhaOne @lukmansaifuddin Pakaianya sih pakaian partai Allah,,, tp kok nyebar fitnah dan Hoax? Ini tugas @bawaslu_RI atau @CCICPolri ???
i am a great great actor @bagasraka1995
bener nih kadernya partai situ? @PKSsejahtera masa hoax lagi sih nyebarinnya kemaren @PEPESofficial bilangnya adzan akan dihilangkan, eh sekarang pelajaran agama mo dihapus waduhh fitnah lebi kejam bu daripada pembunuhan #jangansampaiberkuasa news.detik.com/berita/d-44541…
⚡Rangga Putra ®⚡ @pratamarangga65
Pasti #SandiwaraUno dan kawan kawan menyangkal bahwa emak emak ini timses mereka, seperti biasa cuci tangan berjamaah, eh tapi itu lambang pks ya, jeng jeng!!! pic.twitter.com/d23bPakBJb

PKS Sulsel pun tidak mengakui sosok yang melakukan kampanye hitam itu adalah kadernya.

*"Orang dari mana saja bisa berpakaian PKS, ya siapa saja. Bisa jadi mungkin simpatisan. Tapi yang beredar itu pasti bukan pengurus," *kata Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel Ariady Arsal di kantor Bawaslu Kota Makassar, Jalan Toddopuli, Makassar, Selasa (5/3/2019).**

Ariady mengatakan karakter kader PKS tidaklah menyebarkan hoax atau kampanye hitam. Oleh karena itu, kata dia, video yang tengah menjadi viral tersebut adalah tanggung jawab pribadi.

"Kami sangat menyedihkan kalau ada orang yang menggunakan inisial PKS itu melakukan black campaign. Karena pimpinan partai sudah menyampaikan di dalam kampanye yang dilakukan tidak boleh ada sama sekali black campaign," terangnya.

*"Saya yakin sekali bahwa orang yang menyampaikan ini itu bukan kader atau apalagi pengurus partai," tegas Ariady.

  • DPW Sulsel juga tengah mengusut dan mencari tahu sosok emak-emak yang mengampanyekan Jokowi dengan tuduhan akan menghapus pelajaran agama dan pesantren.
URL detiknews 1946 PKS Sulsel Tolak Akui Emak-emak yang Black Campaign Jokowi Kadernya "Orang dari mana saja bisa berpakaian PKS, ya siapa saja. Bisa jadi mungkin simpatisan. Tapi yang beredar itu pasti bukan pengurus," kata Ariady Arsal.
Presiden Runner Up @P3nj3l4j4h
Habis manis sepah dibuang Sdh ikut andil Dalam menyebarkan Black Campaign dan akan berujung penjara Tapi tidak diakui 😏Seseornag semakin tua bukannya Bijak malah Demi ambisi politik jagoannya menyebarkan Hoax dan kebencian. 2019 kalahkan orang2 yg menyebarkan Hoax utk menang.💪 pic.twitter.com/8LlgdgqVF5
konsultasi kesehatan @traditionaldoct
"Orang dari mana saja bisa berpakaian PKS, ya siapa saja. Bisa jadi mungkin simpatisan. Tapi yang beredar itu pasti bukan pengurus," kata Ariady Arsal. bit.ly/2tS3x8R
FX TRISUJOKO @FTrisujoko
@MurtadhaOne @lukmansaifuddin Ajaib PKS blm tau siapa dia tp bs memastikan itu bukan kadernya hahaha Apa krn SDH TUA YA GAK ENAK........dilihat???wkwkwk😂
anastasia rinie @anastasiarinie
@MurtadhaOne @lukmansaifuddin emak2 penyebar HoAX.. ntar klo di introgasi polisi paling2 cuma sesenggukan....😭😭😭
BULLFRONT @BULLFRONT
Emak-emak Sebut Jokowi akan Hapus Pelajaran Agama Berbaju Logo PKS. Ketua DPW PKS Sulsel menegaskan tak mengenal ibu pelaku black campaign kepada Jokowi tersebut. Apakah ibu tsb simpatisan atau siapa? pic.twitter.com/8uMTGA564r
Expand pic
Acip Arsyad🇮🇩 @aciparsyad01
Kasihan... Ibu itu udah capek2 kampanye "door to door" memfitnah Capres 01, tpi ujung2nya nggak diakui pula sebagai kader PKS. Cemen elo ahh ! m.detik.com/news/berita/d-…
👈aku sih JKW saja 👍 @Handoyo1998
@habibthink @hnurwahid ibu yg nyebar fitnah iki penyusup, tidak kenal, bukan bagian team, opo maneh alasan mu... Opo jangan2 wanita iki lg mabok sabu 😂😂
ABAH JENGGOT @BudiGun96970393
@P3nj3l4j4h PKS nya tdk kampanye hitam, tp orang2nya yang berkampanye hitam.
Gendorowo @Gendorowo2
@Beritasatu Gak kaget... kalau kader nya di buang.. lah pimpinannya aja berdusta. Bilang Agama tidak boleh di politisasi pic.twitter.com/iWvKy2717T
Expand pic
rahmat andhika putra minang @andhika88410749
@Beritasatu Klo udh ketauan rame2 membantah itu bukan kader pks trus emak2 itu kader partai apa dong bisa jdi dia kader partai alloh
#99 @PartaiSocmed
Sinetron ketebak! PKS menolak mengakui ibu ini sebagai kadernya, meski si ibu kampanye door to door pakai seragam PKS. Kalian yg mati2an membantu Bowok hanyalah sampah yg layak dikorbankan. Cinta kalian bertepuk sebelah tangan! pic.twitter.com/w7Gym9Ta2U
Mustakim @_mstkm
@PartaiSocmed Emang SOP nya mereka kaya gitu kali ya? Berjuang bareng, tapi kalau ada busuk kena liput media jadinya ''kita gakenal'' mendadak amnesia. Kasihan Bu, sabar ya? Di bui bakalan ada temen seumura kok
Aryaka_Mandha @Aryaka_Mandha
@PartaiSocmed Ini yg ketahuan aja udah 2 kali emak² nyebar hoak, gimana yg gak ketahuan pasti banyak tuh, semua sepertinya sama tujuannya nyebar hoak sebanyak2nya.
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.