Bacanya seru sambil makan popcorn: Ketika Cerita Dosen Single Mother Urus Anak Sambil S-3 Berujung Twitwor Seru nan Berbobot Soal "Istri harus di rumah melayani suami"

Ketika kebebasan perempuan dihambat saat diminta diam di rumah melayani suami…
1
Alo! 🐒 @mhuseinali

Dosenku suaminya udah meninggal. Dia single mother anaknya dua masih kecil. Dia mau ambil S3 di Belanda. Semua anaknya dibawa dan di sekolahin di sana. Bayangin: ngurus anak + cari uang + S3 Trus ada sekumpulan agamawan yg nyuruh perempuan diam di rumah melayani suami The fuck

26/02/2019 16:42:30 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

Ustad manapun yg mengharuskan atau menganjurkan perempuan melayani suami di rumah, pasti aku lawan. Dibilangin, melayani itu bahasanya interaksi Aktif-Pasif antara A-B. Siti Khadijah aja kagak gitu. Sama nabi interaksinya proaktif berdua. Berjuang bersama. Gitu aja ga mudeng

27/02/2019 09:25:38 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

Kalau mau dilayani mah cari aja butler atau asisten rumah tangga. Jangan cari istri

27/02/2019 09:27:16 WIB
i'm urs @sunsxhne

@mhuseinali he said: "perempuan itu harusnya dirumah, melayani suami, gausah sekolah tinggi2" he also said: "emang disini gada dokter kandungan perempuan ya?" "ini petugas bandara yg meriksa gada yg perempuan?" hehehehhehehehehhhe ngomobg ni ama daki gua

27/02/2019 11:23:35 WIB
RANI @MflhRani

@kamunyebelinn @mhuseinali Kl ngga ada dokter perempuan, semua dokter lakik katanya bukan muhrim trs ngga jadi deh tuh periksa

28/02/2019 00:55:16 WIB
Saera @bucintehucuk

@kamunyebelinn @mhuseinali Nah kalo dokter spognya beda agama kadang ditolak,maunya apa malih

27/02/2019 23:50:26 WIB
SIDDIQ @siddiqluqman_

@mhuseinali Kalau berhenti di "bayangin: ngurus anak + cari uang + S3" mesti lebih damai. Cuma ga banyak di retweet wkwkwkk

27/02/2019 03:08:03 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

@siddiqluqman_ Ya begitula orang Indonesia semestinya. Eufimisme adalah kearifan bangsa. But i stand on speaking the harsh truth. Kalo soal RT sejujurnya aku bodo amat wkwk. Kalau mau cari RT mah aku ngetwit di akun sebelah aja :)

27/02/2019 03:11:26 WIB
SIDDIQ @siddiqluqman_

@mhuseinali Bukan eufimisme sih. Tapi kadang emang ya ada manusia hebat macam dosen itu dengan cara dosen itu. Ada sekumpulan agamawan yg keliatan kurang sesuai dg realistas dosen itu, tapi ternyata dia hebat juga dan sesuai juga bagi beberapa jamaahnya yg kebetulan berprinsip sama bang

27/02/2019 03:16:01 WIB
SIDDIQ @siddiqluqman_

@mhuseinali Ya semacam toleransi sih. Karena menurutku kedua kasus, dosen dan agamawan sama2 tidak mempengaruhi. Tapi kita yg bisa saja butuh mereka sebagai role model mungkin. Dan kita juga bebas memilih mana yg cocok, toh sebenere semua punya kebebasan buat berprinsip.

27/02/2019 03:19:25 WIB
SIDDIQ @siddiqluqman_

@mhuseinali Tapi mungkin abangnya cocok sama yg dosen bagus juga. Saya condong kesitu juga. Tapi tanpa mendiskritkan sekelompok agamawan yang menurut saya ngga menyalahi apapun kok. Toh kalau sekelompok agamawan meyakini dg apa yg diyakini ya itu nggapapa Share pemikiran saja bang hehehe :)

27/02/2019 03:21:54 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

@siddiqluqman_ Iya selow. Emang ga sebab akibat, tapi keduanya coexist tanpa saling mengetahui. Aku mengutuk bentuk dakwah yg kayak gitu juga sih. Panutan ya siti khadijah. Hidupnya bukan untuk melayani nabi tapi untuk berjuang bersama nabi. Beda kata, beda arti, beda maksud

27/02/2019 03:26:22 WIB
SIDDIQ @siddiqluqman_

@mhuseinali Betul soal khadijah Tapi istri2 yang keliatannya hanya mengabdikan diri ke nabi juga tetep mulia dengan caranya masing2 kok

27/02/2019 03:35:18 WIB
Annisa Rianti @annisa_rianti

@siddiqluqman_ @mhuseinali Istri2 Rasul ga semuanya pasif. Siti Aisyah, yg ceritanya 'cantik dan nurut', beberapa kali memimpin majelis. Anak Rasul juga. Saya setuju dgn poin Twitter di awal supaya dakwah tdk memaksa perempuan nurut manut sama suami.

27/02/2019 11:18:01 WIB
Farid Fca @faridrhidwan

@mhuseinali Ini perbandingan gak apple to apple , contoh di atas suami udah meninggal,,contoh di bawah perempuan diam di rumah melayani suami,,secara logika mau tidak mau suami meninggal ya perempuan itu harus bekerja,,kalau suami banyak duit lbh dari cukup? Apa masih harus istri cari duit?

27/02/2019 10:32:13 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

@faridrhidwan Mas ga dapet poinnya :( Urusan jaga rumah atau kerja ya silahkan kesepakatan rumah tangga. Yang saya kritisi adalah agamawan yg selalu nuntut perempuan melayani suami. Coba baca threadnya deh. Ada lanjutannya

27/02/2019 10:38:04 WIB
hhehe @identitvigur

@mhuseinali @faridrhidwan Jangan apa apa dikatain ga dapet poin ga dapet poin. Argumen mas farid masuk akal. Ada konteks yang bang husen lupakan pas nambah paragraf terakhir.

27/02/2019 10:47:45 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

@ident_it @faridrhidwan Saya ga masalah sama pilihan hidup perempuan. Mau ga kerja silaken, mau kerja silaken. Karena poin saya adalah bahwa ada agamawan yg menjadikan “diem di rumah dan melayani suami” sebagai standar moral bagi perempuan. Dan aku menolak penuh hal tersebut

27/02/2019 11:02:56 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

Pada gak nangkep poin twit ini merupakan suatu contoh kalau literasi kita ini problematik banget sepertinya. “Hubungan dosen kamu dan agamawan itu apa” Smh twitter.com/mhuseinali/sta…

27/02/2019 09:19:42 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

Bener bener debatnya strawman semua seakan akan aku nuntut: 1. Perempuan harus kerja 2. Perempuan gaboleh diem dan melayani di rumah Padahal poinku sederhana: 1. Perempuan berhak memilih dan aku ga suka dakwah “diam & melayani suami” sebagai standar moral seorang istri

27/02/2019 11:06:12 WIB
Adist Azizy MD @tsidazizy

@mhuseinali Lebih nyambungnya mungkin gini: "ketika ada orang yg punya pilihan utk menuntut ilmu karena mereka memang punya kapasitas utk bermanfaat DAN keadaan mengharuskan (tdk ada pilihan) utk bekerja mencari nafkah + ngurus anak, ada sekumpulan org yg mendiskreditkan perempuan bekerja."

27/02/2019 22:01:05 WIB
Alo! 🐒 @mhuseinali

@tsidazizy Exactly! Itu bahasa sopannya sih. Tapi aku keburu kesel sama agamawan yang mendiskreditkan perempuan bekerja dan berpendidikan tinggi. Btw salam kenal bu dok! Kakak saya juga lagi mau ujian kesetaraan. Insya allah april sumpah dokter :D

27/02/2019 22:02:42 WIB
Adist Azizy MD @tsidazizy

@mhuseinali Semoga kakaknya diberi kemudahan utk UKMPPD nya dan segera bisa mengabdi! 🙂 iya kesel. Krn di depan mataku banyak contoh perempuan berpendidikan tinggi yg bekerja dan juara perihal ngurus anak dan rumah! Salute 👍🏼

27/02/2019 22:05:15 WIB
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!