0
Irene @Irenvien
1. Dari berbagai literatur mengenai pemilu, dapat disimpulkan 2 faktor utama penentu kemenangan pemilu: 1. Penguatan Lembaga 2. Efektifitas Komunikasi Politik Penguatan lembaga artinya pendayagunaan semua lembaga/institusi terkait pemilu: KPU, birokrasi, militer, polisi dst
Irene @Irenvien
2. Sedangkan yang dimaksud efektifitas komunikasi politik adalah kemampuan membentuk opini dan persepsi publik, yg pada akhirnya akan menentukan pilihan publik atas caleg atau capres Penguatan lembaga secara defacto selalu menjadi privilige /hak istimewa dari petahana
Irene @Irenvien
3. Dalam sistem politik demokrasi liberal seperti dianut Indonesia, pendayagunaan lembaga lebih dominan pengaruhnya dalam menentukan pemenang pemilu: KPK, KPU, Bawaslu, Pemda, Pempus (K/L), TNI, Polri, Media, MK, BUMN/D dst dikuasai oleh dan digunakah utk memenangkan petahana
Irene @Irenvien
4. Bahkan dalam proses awal pemilu seperti mencari dukungan partai, petahana menggunakan KPK utk menekan/menyandera parpol tertentu agar bersedia mendukung petahana dgn syarat seringan mungkin. KPK jadi alat kepentingan politik paling dominan Kasus BLBI menguap pasca pencalonan
Irene @Irenvien
5. Jika dicermati, gegap gempita KPK menuntaskan kasus BLBI dan menciduk politisi parpol tertentu, berakhir seketika pasca petahana dipastikan didukung oleh koalisi partai yg dimaksud. KPK menjadi racun mematikan dlm kehidupan demokrasi Indonesia #fakta
Irene @Irenvien
6. KPU yang cacat integritas namun tetap diakomodir eksitensinya menjadi racun bagi demokrasi. KPU tidak semata2 hanya sebagai penyelenggara pemilu melainkan juga sebagai Penentu Pemenang Pemilu/Pilpres. Segala silang sengketa, akan diatasi dengan pendayagunaan MK oleh petahana
Irene @Irenvien
7. KPU dan KPK adalah produk UU yang diciptakan khusus utk mengakomodir kepentingan elit politik tertentu termasuk pihak asing. UU Pemilu No 7 tahun 2017 yg cacat moral dan logika Perppu No 1/2015 tentang KPK yang aneh tapi nyata Semua itu utk kepentingan pemenangan petahana
Irene @Irenvien
8. Adalah bukan kebetulan jika UU Pemilu diarahkan utk membatasi kandidat pilpres hanya 2 palson. Bukan kebetulan juga, capres yg didesign utk maju pilpres adalah Prabowo Subianto. Beliau adalah capres idaman para dalang petahana karena dianggap mudah dikalahkan
Irene @Irenvien
9. Jika pada hari ini dan menjelang pemilu nanti terbentuk opini seolah2 @prabowo akan menang pilpres, hal ini sdh diantisipasi para dalang petahana Mereka mendayagunakan lembaga dlm mengalahkan Prabowo - DPT Palsu - KTP Palsu - Pemilih Palsu ________________ Suara Palsu
Irene @Irenvien
10. Tidak ada guna kubu Prabowo meraih suara mayoritas karena tidak menghasilkan kemenangan dalam pilpres. Tidak ada guna TPS di jaga 24 jam karena TPS hanya beroperasi maksimal 6 jam Alur kotak suara ke PPK => KPUD => KPU = rawan manipulasi Konsolidasi lembaga utk manipulasi
Irene @Irenvien
11. Apakah masih ada harapan bagi Prabowo Sandi agar suara rakyat 100% = hasil perhitungan suara? Apakah ada harapan pemilu-pilpres berlangsung jujur dan adil? Jurdil 100% adalah utopia Jurdil 90% masih ada harapan Syaratnya? Kubu Prabowo harus keluar dari kotak tempurung
Irene @Irenvien
12. Bicara terlalu banyak di lini masa tak ada guna. Hanya mengundang marabahaya dan kriminalisasi dari para centeng petahana Sudah saatnya Prabowo Sandi welcome pada pemikiran dan masukan dari luar Apakah P-S menangkap sinyal ini atau tidak, akan kita lihat beberapa hari yad

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.