0

Puisi Neno Warisman di acara Munajat 212 pada 21 Februari 2019 di Monas kini viral dan menuai kontroversi. Dalam salah satu penggalannya, Neno membacakan kalimat, “Dan menangkan kami, karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir ya Allah, kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembahMu, ya Allah.” Kalimat inilah yang bermasalah alias menuai kontroversi.

Habib Think @habibthink
Ini berdoa atau mengancam??? Manusia hanya bisa berdoa dan berikhtiar, serahkan hasilnya kepada Allah SWT. #PrabowoJumatanDimana #GakJumatanGakGanteng pic.twitter.com/SyhUTfTHWF
Voter Education @RustamIbrahim
Saya berharap meskipun kalah, jangan sampailah berhenti menyembah Allah. Pilpres itu urusan dunia, dan siapapun yang menang sudah menjadi kehendak Allah. Dan semuanya tercatat di Lauh Mahfudz. twitter.com/FirzaHusain/st…
Anggina Lubis @anggie793
@RustamIbrahim Maaf apakah bapak muslim??? Karena Bahasa Bunda Neno dlm puisi itu pernah diucapkan Rasulullah saat perang badar... Cuma kasih tau..biar bapak ga dibully netizen.. pic.twitter.com/O5oPAQPQnY
Expand pic
Habib Think @habibthink
Di Facebook mereka menyebarkan pembenaran seperti ini: itu kan doa Rasulullah SAW saat perang badar. Mereka memang dasarnya bego atau dungu, ga tahu kalau perang badar itu muslim vs orang kafir, sehingga kalau pasukan Rasulullah SAW kalah, orang Islam akan hilang semua.
Habib Think @habibthink
Saat ini konteksnya ga bisa disamakan dengan perang badar, karena baik di kubu 01 maupun kubu 02 semuanya ada pendukung yang beragama Islam. Lagian ini hanya pesta demokrasi saja, bukan peperangan. Mereka memang tujuannya ingin mempermainkan agama dalam berpolitik.
Lia @yuliaag43429550
@wegaanggana1 @FirzaHusain Itu memang doa saat perang badar, tapi sekarang konteksnya kan udah beda, dulu umat Islam hanya ada di jazirah Arab dan lawannya jelas kafir, berarti ibu Neno menganggap bahwa pendukung kubu itu Islam sedangkan kubu sebelah kafir semua. Ckckck
Ibu Camat @Najwa_AlSaggaf
Doa Rasulullah Pada Perang Badar HR.Muslim No.1763. “Ya Allah, Tepatilah JanjiMU Kepadaku. Ya Allah, Berilah Yang Telah Engkau Janjikan Padaku. Ya Allah Jika Pasukan Islam Yang Berjumlah Sedikit Ini Musnah Niscaya Tidak Ada Lagi Orang Yang Akan MenyembahMU Di Muka Bumi Ini. pic.twitter.com/JJTJjItY8r
Expand pic
khrisna pabichara @1bichara
Dalam Perang Badar, pasukan Muslim hanya 313 orang. Musuhnya empat kali lipat. Itu sebabnya Rasulullah berdoa agar umat Islam tidak kalah. Jika kalah, Islaam habis. Pilpres 2019 bukan Perang Badar. Efek "merasa paling Islam" memang dahsyat. #NenoAncamAllahSWT

Pendapat Akhmad Sahal

akhmad sahal @sahaL_AS
Doa Neno Warisman analogikan PILPRES dgn PERANG BADAR. Saat Perang Badar, Rasul berdoa: bila Muslim kalah, ga ada lagi yg akan nyembah Allah. Kalo Neno ngotot pake analogi tsb, dan ternyata kubunya kalah, yg kaum kafir kan justru kubu dia. Mau diterusin analogi ngaco ini? pic.twitter.com/oYPg6iXACN
Expand pic
AdeRahmat @junk_kiss
@sahaL_AS Kalau kubu neno yg kalah, jadi ngaco emang analoginya, Terus klo kubu neno yg menang gmna ? Analoginya bener dong ?
akhmad sahal @sahaL_AS
@junk_kiss Kalo kubu Neno yg menang analoginya jg ngawur. Krn pemenang dlm pilpres pasti jumlah pendukungnya lebih banyak dari yg kalah. Sedang dlm Perang Badar, yg jumlahnya lebih sedikitlah yg menang.
Elsia C @Elsia_CChaidir
@sahaL_AS @xin_liong @BincangSyariah Bila bait "tidak ada lagi yg akan menyembahMu" pada doa Rasul pada Perang Badar dikutip si Neno demi kemenangan (Prabowo) artinya.... Si Neno merasa spt Rasul? Prabowo "Islam" nya ? Kubu Jokowi jadi.... "kafir musyrik penyembah berhala" dong ? 😭😭😭Astaghfirullah.
Minat info @sibelajar
@sahaL_AS @xin_liong @BincangSyariah menyamakan situasi saat ini dg perang badar, sama saja dg menganggap : 1. pemilu sebagai medan perang fisik, bkn medan kompetisi dlm kebaikan. 2. lawan politik adalah kelompok kafir yg halal dibunuh. 3. hanya kelompoknya yg pantas dianggap penyembah Allah. #AkalSakit
Bob Djaelani @Banyu_darkness
@sahaL_AS @xin_liong @BincangSyariah Klo mereka kalah, berarti : 1. Mereka akan berhenti menyembah Alloh. Sebab kalah pilpres tidak akan membuat mereka terbunuh. Beda dengan kaum muslim di perang badar. 2. Merekalah yang kafir. Sebab perang badar adlh perang muslim vs kafir. Dan muslimlah yg jadi pemenangnya.

Pendapat Ustad Tengku

tengkuzulkarnain @ustadtengkuzul
Mengartikan Doa yg Sejenis dgn Doa Nabi di Perang Badar Saja IQ Mereka Tidak Sampai. Bagaimana Jika Kelompok spt Ini Memegang Kekuasaan? Rapatkan Barisan Wahai Kaum Muslimin. Jangan Beri Kuasa kpd Kelompok Jahil. Bisa Bahaya Negeri Ini, karena Orang Berakal akan Dimusuhi...!
Atlit Ngadu Kaleci @kaw_cekaw
@ustadtengkuzul Iya terus sekarang kita lagi perang badar ?????
tengkuzulkarnain @ustadtengkuzul
@kaw_cekaw lah yg bilang perang TOTAL kan kelompok seberang sana...! Siucapkan lagi. ini doa dul...doa... doa...paham? nggak paham saya blok
Hizbut Tawa Indonesia @Rasheed_inn
@ustadtengkuzul emang skrng lg kondisi perang? wktu perang badar umat islam tinggal sedikit,klo kalah ya ga ada lg orng islam. nah skrng kan pilpres urusannya,klo 01 menang emang habis orng islam? apa anda menganggap yg islam itu hny di kubu 02. 01 menggandeng ulama broo,no 02 gandeng siapa?
Andri Jati Riyanto @andjrit
@ustadtengkuzul Provokator umat. Emang situasinya sama dengan perang badar ? Mudah2 an kekhawatirannya jadi nyata. Jokowi menang, kalian murtad. Kami tetap menyembah Nya, karena memang kami butuh pada Nya
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.