0
#TakeOver# @GheMaX
Tanda – Tanda Kekalahan Jkw Dimulai Dari Dalam Istana
#TakeOver# @GheMaX
Sebagai petahana, jkw memiki kemampuan untuk menggerakkan seluruh kekuatannya demi memuluskan niatnya menang dalam pilpres 2019.
#TakeOver# @GheMaX
Tidak tanggung-tanggung. Dimulai dari staf Istana, aparat penegak hukum, hingga perangkat desa, semua diperalat untuk mempermudah hasratnya berkuasa kembali.
#TakeOver# @GheMaX
Belum lagi berbagai bantuan yang diberikan dengan memakai nama pribadi, walaupun belum tentu bantuan itu benar-benar berasal dari kantong pribadi jkw sendiri.
#TakeOver# @GheMaX
Dan ditambah pemakaian fasilitas negara buat kepentingan kampanye, baik itu tersamar ataupun secara terang-terangan.
#TakeOver# @GheMaX
Meskipun prabowo-sandi belum menunjukkan dominasi untuk unggul dalam elektabilitas, tapi tanda-tanda kekalahan jkw sudah dimulai, dan pergerakannya justru berasal dari dalam Istana. Jusuf Kalla.
#TakeOver# @GheMaX
Yah jkw melupakan sosok penting yaitu wapres Jusuf Kalla. Itu karena kebiasaan jkw yang selalu memerankan one man show dalam menjalankan roda pemerintahannya, serta terpaku pada bisikan-bisikan para pemujanya.
#TakeOver# @GheMaX
Sehingga jkw lupa bahwa sebenarnya dia punya wakil dalam menjalankan pemerintahan sehari-hari.
#TakeOver# @GheMaX
Pak JK sering mengkritik infrastruktur kebanggaan jkw, dan ditambah lagi pembenaran JK atas argumen prabowo dalam debat capres belum lama ini.
#TakeOver# @GheMaX
Itu baru sebagian kecil tanda-tanda kejatuhan jkw yang dimulai dari Istana.
#TakeOver# @GheMaX
Di samping itu, kubu koalisi pendukung jkw juga lambat laun mulai memperlihatkan berbagai perpecahan.
#TakeOver# @GheMaX
Ini menjadi sinyal kuat yang menandakan bahwa jkw sudah tidak bisa mempersatukan faksi-faksi yang berada dalam barisan pendukungnya sendiri.
#TakeOver# @GheMaX
Jkw mulai ditinggalkan sebagian pendukungnya. Pada akhirnya nanti, barisan pendukung hanya menyisakan PDIP dan Nasdem yang tetap setia kepada jkw, karena dua partai ini adalah partai yang mendapatkan jatah fasilitas paling besar dan paling banyak dari jkw.
#TakeOver# @GheMaX
Dalam istilah politik kita sering mengenal tidak ada kawan abadi, yang ada hanya kepentingan abadi.
#TakeOver# @GheMaX
PKB secara terbuka meminta syarat 11 kursi menteri, sementara PPP diuntungkan karena Maaruf Amin pernah menjadi kadernya.
#TakeOver# @GheMaX
Hanura di bawah kepemimpinan OSO sudah seperti macan ompong, dan bahkan untuk menyelamatkan nama OSO sebagai peserta pemilu pun, Hanura tidak sanggup. Golkar bagaimana?
#TakeOver# @GheMaX
Hanya barisan orang-orang bodoh saja yang akan menjadikan Golkar sebagai kawan politik sejati, karena Golkar adalah partai yang cuma menghambakan uang.
#TakeOver# @GheMaX
Partai buram seperti PSI dan Perindo hanya akan menjadi benalu yang mengharapkan suara sisa-sisa.
#TakeOver# @GheMaX
Bahkan PSI sudah mulai berani dan tanpa malu mencolek partai penguasa, hanya demi mendapatkan kursi. Kemudian PBB. Kehancuran PBB sudah dimulai sejak Yusril berpindah haluan.
#TakeOver# @GheMaX
Hal yang berbeda justru malah diperlihatkan kubu prabowo-sandi. Partai Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, Berkarya, terlihat semakin kompak dan semakin memudahkan prabowo-sandi menuju tangga Istana.
#TakeOver# @GheMaX
Secara perhitungan di atas kertas memang benar jika jkw mempunyai kans besar untuk memenangkan pilpres 2019.
#TakeOver# @GheMaX
Namun lewat berbagai fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, menunjukkan kekuatan politik jkw yang ternyata hanya bersifat semu.
#TakeOver# @GheMaX
Jkw sudah ditinggalkan sebagian pendukungnya. Ditambah lagi sisa pendukungnya justru mulai ribut satu sama lain.
#TakeOver# @GheMaX
Maka hampir bisa dipastikan pilpres 2019 akan menjadi ajang pesta untuk melihat kejatuhan rezim jkw.
Load Remaining (10)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.