2
Effendi @eae18
Percayalah. Saya ulangi lagi. Perubahan arah pemberitaan media mainstream yang berani membongkar sisi lemah Pak @jokowi selama jadi presiden, karena mereka melihat potensi kekalahan Pak Jokowi. Elit media bukan orang bodoh. Mereka melalukan analisis setiap hari.
Effendi @eae18
Bekal bekerja cukup lama di media, saya paham pola interaksi redaksi dalam menyikapi realitas publik. Tuduhan orang yang tak pernah bekerja di pers bahwa arah balik media ini demi segelontoran dana, tak benar juga. Gak serendah itu. twitter.com/eae18/status/1…
Effendi @eae18
Sebagai penulis editorial terbaik angkatan kedua di Media Indonesia (selama tiga hari di Pelabuhan Ratu, digeber soal penulisan editorial dengan puluhan wartawan. Yang terbaik jadi penulis tim editorial), saya tahu persis karakter media massa. twitter.com/eae18/status/1…
Effendi @eae18
Editorial atau Tajuk Rencana itu suara institusi media bukan suara orang per orang (wartawan). Tulisan editorial itu hasil diskusi tim editorial. Jadi kalau mau melihat arah media massa, cermati alur pikiran yang lahir di rubrik editorial atau tajuk rencana.
Effendi @eae18
Para sahabat, jangan asal tuduh beralihnya media karena mengharapkan gelontoran dana. Dalam beberapa kasus iya bisa terjadi. Tapi untuk kasus keberanian media berbalik arah kritik ke @jokowi, tentu berdasarkan pertimbangan elit redaksi.
Effendi @eae18
Sudah jadi karakter media melakukan kritik di akhir masa jabatan presiden. Satu terakhir periode kedua @SBYudhoyono, Kompas dan berbagai media, gencar lakukan kritik ke Pak SBY. Ini khas. Coba renungkan kenapa sekarang berani kritik @jokowi?
Effendi @eae18
Ada media seperti TV One, yang sejak awal mengambil posisi berlawanan dengan sebagian media yang pro penguasa. Kenapa? Selain mengambil pangsa pasar, yang tak diambil media pro penguasa, sikap TV One atas pertimbangan elit redaksi dan pemodal.
Effendi @eae18
Di tepi lain, sosok Karni Ilyas, sebagai wartawan senior, sudah menyerap aspirasi publik. Dan ingat, jaringan KI di kalangan jenderal aktif, sangat dekat. Apa artinya?
Effendi @eae18
Saya sudah share kedekatan Karni Ilyas dengan para elit TNI dan Polri, yang bikin dia marah. Bisa dicek chripstorynya. Kawan-kawan wartawan senior, sebagian paham soal ini. Yang ingin saya tegaskan, di tubuh elit TNI dan Polri aktif, banyak yang menginginkan pergantian presiden
Effendi @eae18
Apa yang disampaikan @sudjiwotedjo di ILC benar. Pangkat di tentara ya menthok di kolonel. Di atas kolonel, politis. Posisi sekarang, kolonel ke atas banyak yang main dua kaki. Cari aman. Kolonel ke bawah, banyak yang pro @prabowo.
Effendi @eae18
Melihat konstelasi politik saat ini, insya Allah @prabowo menang. Tapi PS akan dikalahkan melalui konspirasi para mafia. Mafia di belakang @jokowi, pasti tak akan tinggal diam. Satu-satunya cara, perhitungan manual. Lama prosesnya tapi amat kredibel. @Gerindra
Effendi @eae18
Kita tak bisa mengharapkan ke @bawaslu_RI dan @KPU_ID. Dua instrumen ini sudah jadi humas penguasa. Corong Jokowi. Satu-satunya jalan, perhitungan manual. Kemenangan @prabowo pada 2014, jangan sampai digagalkan kembali oleh para mafia politik. Para broker.
Effendi @eae18
Saya mendukung @prabowo dengan nalar. Kalau Prabowo salah, ya saya kritik. Kalau Prabowo benar, saya dukung. Mendukkung Prabowo atau @jokowi secara berlebihan, itu bisa terjebak menyekutukan Allah. Sudah lepas dari nilai tauhid.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.