0

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan kronologis dikuasainya saham Freeport Indonesia sebesar 51 persen. Ia menyatakan paket deal saham itu tak sepenuhnya menguntungkan Indonesia.

Bermula pada 7 Oktober 2015, Sudirman Said yang masih menjabat sebagai Menteri ESDM dipanggil mendadak oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Ketika dia sampai di Istana, dia diberi tahu oleh asisten Presiden bahwa tidak ada pertemuan, namun dia tetap diperintahkan menghadap Presiden.

Sesampainya dia di ruangan kerja Jokowi, dia melihat ada James atau Jim Moffet, yang kala itu menjabat sebagai Executive Chairman Freeport McMoRan, sedang mengadakan pertemuan dengan Jokowi. Di sana Sudirman diperintahkan Jokowi untuk membuat draft mengenai kesepakatan pembelian saham.

"Dan tidak panjang lebar, Presiden hanya katakan 'tolong siapkan surat, seperti yang dibutuhkan, kira-kira kita ini ingin menjaga keberlangsungan investasi lah', nanti dibicarakan setelah pertemuan ini, 'baik pak Presiden'. Maka keluarlah saya bersama Pak Jim Moffet ke suatu tempat," ujar Sudirman di acara bedah buku bertajuk 'Satu Dekade Nasionalisme Pertambangan' di Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Sesampainya di sebuah tempat, Moffet menyodorkan draf kesepakatan. Menurut Sudirman, draf itu tidak menguntungkan Indonesia.

"Pak Moffet sodorkan draft, kira-kira surat yang dibutuhkan seperti itu. Saya bilang sama Moffet 'this is not the way i do business, kalau saya ikuti draft-mu, maka yang akan ada Presiden negara didikte korporasi'. Saya tidak lakukan itu, 'yout tell me what we have been discussed with president', dan saya akan buat draft yang lindungi kepentingan republik'," kata Sudirman seraya menirukan perkataannya kepada Moffet.

Kemudian setelah pertemuan dengan Moffet, Sudirman langsung menyampaikan draft tersebut kepada Jokowi. Menurut Sudirman, saat itu Jokowi disebut langsung menyetujui, padahal menurut Sudirman draf tersebut hanya menguntungkan pihak Freeport bukan Indonesia.

"Bapak dan Ibu tahu komentarnya pak presiden apa? dia mengatakan 'lho kok begini saja sudah mau? Kalau mau lebih kuat lagi sebetulnya diberi saja'. Jadi mungkin saja ketika pagi itu, saya nggak ikut diskusi, saya datang tulis surat, dan saya nggak tahu sebelum pertemuan itu ada siapa. Jadi saya disuruh nulis surat dengan level ini aman, nggak merusak. Tapi pak Presiden bilang 'kok begini nggak mau', jadi mungkin tanggal 7 itu mungkin sudah ada komitmen yang lebih kuat, yang dikatakan surat itu perkuat posisi mereka, dan lemahkan posisi kita," ungkap Sudirman.

Sudirman menilai pertemuan antara Jokowi-Moffet itu bukanlah pertemuan normal layaknya pertemuan biasa. Sebab, setelah draft tersebut disetujui Jokowi, angka saham Amerika naik.

"Dan saya paham itu bukan pertemuan normal. Tetapi dari segi hukum saya rasa dapat proteksi dari kepala biro hukum saya dan sekjen. Itulah cerita surat itu," tutur Sudirman.

URL detiknews 1619 Sudirman Said Bicara Cerita Miring Soal Pembelian Saham Freeport Sudirman Said berbicara cerita miring soal pembelian saham mayoritas Freeport oleh Indonesia. Apa katanya?
Dahnil A Simanjuntak @Dahnilanzar
Testimoni Pak @sudirmansaid terkait dengan pertemuan tertutup dan rahasia antara Presiden Jokowi dan Presiden Freeport Mcmoran, James R Moffet, penuh tanda tanya besar. Mengapa seorang Presiden mau bertemu tertutup dg seorang pemimpin korporasi besar? Ada apa?
Fadil Renjana @FadilRenjana
@Dahnilanzar @sudirmansaid Apakah ini skandal internasional? Adakah pelanggaran hukum yg terjadi? @IDFreeport @FM_FCX
sonny noersal @sonnyns
@Dahnilanzar @sudirmansaid Pertemuan di Istana Negara pada hari dan jam kerja kok dibilang pertemuan rahasia?
Egie_fergie @egie_fergie
@Dahnilanzar @sudirmansaid Tertutup lah trus harus terbuka bawa kameramen wartawan dan pasukan?lu kira presiden itu vicki yang ge grebeg angel elga?
avatar @adjieavatara
@Dahnilanzar @sudirmansaid Klo dirman tahu ada pertemuan rahasia, itu namanya bukan rahasia Dul. 😉
Patriotisme Nasionalis @rudiariyabima
@Dahnilanzar @sudirmansaid Rekaman nya atau resume atau buktinya bisa di keluarkan , tdk mungkin pertemuan panting tdk ada dukumen foto atau cctv atau daftar tamunya atau apa saja unt membuktikan ada pertemuan itu, takutnya semburan dusta.

Namun ternyata cerita Sudirman berbeda dengan cerita peristiwa yang sama yang dituturkannya pada tahun 2015.

Save Indonesia @SaveIDN
@Dahnilanzar @sudirmansaid Kalau mau bohong dan mengalihkan isu dari 1,3 juta tanah negara yg dikuasai Prabowo, mbokya pinteran dikit dong. #SudirmanSaidBohong pic.twitter.com/tHGWm8qRZr
Expand pic
Expand pic
A HEMIN @AHEMIN1
@Dahnilanzar @sudirmansaid Smoga ada pintu yang terbuka untuk membedah apa yang terjadi....
Prastowo Yustinus @prastow
Silakan simak wawancara Bang @sudirmansaid di Majalah TAMBANG Nov 2015. Beliau menjelaskan detail dan lugas kenapa Presiden Jokowi bertemu Jim Moffet. Kenapa Bang Dirman tak jujur? Kenapa Anda berubah? Siapa yang berbohong? @Dahnilanzar pic.twitter.com/zq5WPOOboP
Expand pic
Expand pic
Agus Rasyidi @agusdoankz
@Dahnilanzar @sudirmansaid Ini bro wawancara Sudirman said waktu masih jadi mentri....Silahkan nilai sendiri...Waktu itu muji2 Presiden loh...😅 pic.twitter.com/hBxFFXZaVB
Expand pic
Ahda Imran @ahda_imran
@agusdoankz @Dahnilanzar @sudirmansaid Maaf, mas, bisa tahu sumbernya koran/majalah apa, gitu?

Joko Widodo (Jokowi) menjawab cerita yang disampaikan Sudirman.

"Nggak sekali dua kali ketemu. Gimana sih, kok diam-diam? Ya Ketemu bolak balik, nggak ketemu sekali dua kali," kata Jokowi setelah memberikan pembekalan saksi untuk TPS di Èl Hotel Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Pertemuan itu berlangsung pada tahun 2015. Saat itu, Jokowi mengatakan, pertemuan membahas perpanjangan izin operasi Freeport.

"Ya perpanjangan, dia kan minta perpanjangan. Pertemuan bolak-balik memang yang diminta perpanjangan, terus apa?" ujar Jokowi.

Sudirman menilai pertemuan antara Jokowi dengan eks Executive Chairman Freeport McMoRan James 'Jim' Moffet bukanlah pertemuan normal layaknya pertemuan biasa. Jokowi mengatakan bahwa pertemuan berlangsung intens.

"Diam-diam gimana? pertemuan bolak-balik. Kalau pertemuan pasti ngomong gak diam diaman. Ada ada saja. Ya biasa lah. Ketemu dengan pengusaha ya biasa saja, ketemu konglomerat biasa saja, ketemu yang sekarang biasa saja, ngapain saya...," sebutnya.

Hingga pada akhirnya, Indonesia memiliki 51 persen saham PT Freeport. Proses divestasi saham itu berlangsung bertahun-tahun.

"Ya kita ini kan diminta untuk perpanjangan, diminta untuk, tapi sejak awal saya sampaikan, bahwa kita memiliki keinginan itu, masa nggak boleh?" ucap Jokowi.

URL detiknews 2412 Jokowi Jawab Cerita Miring Sudirman Said soal Akuisisi Freeport Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menjawab cerita yang disampaikan Sudirman.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.