1
Andri Mulyawan @ndrvmk
stereotype toksik kebiasaan di dunia homoseksual yang mengerak dan mendarah daging.. A Thread. (Thread ini gak bersifat pakem, mangga didiskusikan) pic.twitter.com/JXzyhbuZeb
Expand pic
Andri Mulyawan @ndrvmk
1. Role Seks selalu dikaitkan dengan Karakter (Manly atau Ngondek) Pengertian Role Sex dalam Buku Sexuality and History of LGBT, Sherry Wolf. Role Seks adalah peran seksual dalam berhubungan intim, bukan tentang berhubungan dalam kehidupan.
Andri Mulyawan @ndrvmk
Artinya, Manly dan Ngondek sebenernya tidak ada kaitannya sama sekali dengan Bottom, Top, ataupun Versatile... Bottom tidak mutlak harus ngondek, Top tidak mutlak harus manly, ataupun versatile.
Andri Mulyawan @ndrvmk
2. Menggunakan App-Dating adalah sesuatu yang menjijikan. Well, App-Dating hanyalah sebagai instrumen dalam menjalankan niat seseorang, tidak semua pengguna App-Dating berakhir dengan hubungan cinta satu malam, Semua tergantung niat.
Andri Mulyawan @ndrvmk
3. No Sissy, No Fat, dan Tidak untuk Suara Tenor/Bariton Kaum homoseksual menurut saya masih dianggap sangat seksis dan menjalankan bodyshaming dengan alibi selera. sebenernya ini juga sangat sulit dihilangkan karena akan bertubrukan dengan hak selera.
Andri Mulyawan @ndrvmk
Sehingga, banyak beberapa dari homoseksual yang mempunyai badan oversize atau stocky merasa minder atau tidak percaya diri karena doktrin tersebut, banyak pria feminin yang berusaha menutupi kefemininannya dengan olahraga keras seperti gym, dan suaranya dibuat buat bass
Andri Mulyawan @ndrvmk
4. Heteroseksual bukan Straight / Normal. Kaum Homoseksual masih menganggap dirinya sendiri adalah Anomali contohnya dengan menyebutkan bahwa Hetero = Normal. apa Homo adalah makhluk anomali? Padahal yang beda hanya Orientasi Seksual, atau rasa.
Andri Mulyawan @ndrvmk
5. Menganggap Pria Beristri adalah Maskulin Sebenarnya, ini belum tentu.... karena maskulinitas dan femininitas tidak diukur apakah dia berhubungan dengan perempuan atau tidak. bukan berarti berhubungan dengan laki-laki tidak maskulin. itu semua tergantung dari karakter
Andri Mulyawan @ndrvmk
6. Role Sex itu statis Anggapan ini juga salah, orang akan mengubah Role Seks tergantung negosiasi, banyak yang gagal mempunyai pacar ditahap akhir karena rolenya sama. padahal, hal ini bisa di obrolkan dan di negosiasikan, siapa yang mau jadi T atau B.
Andri Mulyawan @ndrvmk
Role Seks itu sebenernya ditentang, Di Buku Peter F Murphy - Male Liberation menyebutkan bahwa Role Seks adalah sesuatu yang dinamis, jika dianggap statis maka diskriminasi dalam tubuh homoseksual sendiri akan sulit dihilangkan.
Andri Mulyawan @ndrvmk
Kembali lagi, Hubungan Seksual adalah Interkasi saling, Bukan Dominasi Seksual yang harus diatur sedemikian hingga sampai ke karakter dan menciptakan stereotype. Terimakasih Semoga Bermanfaat
i did. @icykids
@ndrvmk Bagus banget. Educational 👏🏻
For the Lich King @alpha_drag0nn
@ndrvmk Bukan bermaksud bodyshaming sih, tapi ya...selera, tapi abis baca ini jadi ngerasa mem-bodyshaming-kan orang 😞 semoga orang-orang itu paham
Andri Mulyawan @ndrvmk
@togetherwithmeh Kenyataan loh toksiknya kaum homoseksual itu, iya kalau selera tapi kan gak semua orang paham mana selera mana bodyshaming, hehehe begitu sih menurut pengalaman dan buku yang saya baca

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.