Kekerasan Terhadap Perempuan

Chirpified
LindungiPerempuan
159 View 0 comments
1
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Sore-sore hujan (di Jember lagi hujan) enaknya utak-atik hape sambil ngemil kentang goreng. Yang lagi ngantor gimana? Ya selamat menikmati cemilan di Twitterku ya Kakak. 😁 Cemilan mengenyangkan karena kita akan bahas tentang kekerasan terhadap perempuan. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Satu kata saat menjabarkan tentang perempuan. Lemah. Ah apa selalu begitu? Nyatanya tidak. Perempuan bisa lebih tangguh dari apa yang difikirkan banyak orang. Tapi setangguh apapun, perempuan masih sering menjadi korban kekerasan. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Dulu, waktu masih duduk di sekolah dasar, aku selalu disarankan untuk ikut bela diri. Untuk apa? Jelas untuk membentengi diri dari orang-orang yang berniat jahat. Terutama yang berhubungan dengan kekerasan. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Sepenting itu? Iya dong! Penting! Membekali diri sejak dini. Meski dulu memang tomboy banget dan tanpa ikut bela diri pun udah banyak yang takut sampe dijuluki Preman Pasar, tapi tetap wajib belajar bela diri. 😁 #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Karena kalau tidak dimulai dari kita, siapa lagi? Kita bisa mengandalkan orang lain, tetapi tidak selamanya. Ketika kita memiliki modal untuk melindungi diri, kita bisa terhindar dari kekerasan atau meminimalisir kekerasan terhadap diri kita. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Kekerasan pun bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Kasus kekerasan terbanyak, terjadi di lingkungan keluarga. Dan di Indonesia, 8 dari 10 kasus tidak dilaporkan. #LindungiPerempuan pic.twitter.com/lhVaJBwtIb
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Memang ada banyak faktor yang membuat kekerasan terhadap perempuan dalam lingkup rumah tangga tidak banyak dilaporkan. Bisa jadi atas pertimbangan masa depan anak atau lainnya. Tapi, dampak psikologis terabaikan. #lindungiperempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Itulah masih banyak stigma di masyarakat yang menilai perempuan lemah, karena sering terkungkung dalam ketakutan. Tidak berani bersuara. Meski tidak semuanya seperti itu. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Sangat bersyukur dalam perkembangannya, ada LSM dan Komisi Nasional yang concern pada perlindungan perempuan dan anak. Dengan begitu, perempuan dan anak-anak yg mengalami kekerasan memiliki wadah untuk mendapatkan bantuan baik secara hukum maupun psikologis. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Bahkan, Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan merilis teknologi teranyar cloud contact center untuk menerima aduan korban secara lebih responsif. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Adanya cloud contact center ini bisa mempermudah proses penerimaan pengaduan dari masyarakat serta menjamin kenyamanan korban. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Kekerasan memang tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik. Tetapi juga mencakup kekerasan verbal (bullying) dan kekerasan seksual, yang saat ini memang sudah sangat sering terjadi sehingga tidak bisa lagi dianggap sepele. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Segala macam kekerasan, apapun bentuknya, akan sangat berpengaruh terhadap psikis korban dan bahkan dapat menimbulkan trauma. Baik itu trauma yang mudah disembuhkan maupun yang melekat dalam jangka panjang. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Bahkan, beberapa waktu lalu sempat membaca bahwa kekerasan seksual pun bermacam-macam. Tidak hanya tentang kasus yang sering kita tahu, pemerkosaan. #lindungiperempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Ada 15 Jenis kekerasan seksual menurut Komnas Perempuan. Masih belum berfikir untuk membekali diri dengan bela diri? Serem juga kayaknya yaa. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Selain intimidasi dan percobaan perkosaan, perkosaan dan pelecehan seksual, perdagangan manusia untuk tujuan seksual juga termasuk dalam kekerasan seksual. Meskipun banyak langkah yang diambil pemerintah untuk #LindungiPerempuan tetapi terkadang justru dari lengahnya kita.
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Lengah, kurang waspada dan hati-hati, serta bekal yang cukup. Terkadang hal-hal sepele seperti ini yang sering kita abaikan. Saya seorang Solo Traveler. Bisa dibayangkan ketika Anak Desa datang ke Ibukota Jakarta sendirian, banyak yg bertanya "Nggak takut?" #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Intinya, kewaspadaan ada di urutan pertama. Orang yang tidak waspada biasanya sangat mudah menjadi korban kekerasan seksual baik di jalan, di moda transportasi dll. #LindungiPerempuan
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Was-was dan takut selalu ada. Tapi aku juga membekali diri dengan banyak hal. Sebenarnya yaaaa lumayan ketar-ketir. Karena data menyebutkan kekerasan lebih banyak terjadi di Perkotaan. Apalagi kota besar. Tergantung deh. Banyakin doanya juga. 😊 #LindungiPerempuan pic.twitter.com/ADOwUQSy0c
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Yang terpenting, kita bisa sedikit lega ketika pemerintah juga memperhatikan masalah perempuan. #LindungiPerempuan pic.twitter.com/rd43gh0aWg
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Begitu banyaknya kasus kekerasan, terkadang membuat kita takut ya. Tetapi kembali lagi pada sejauh mana kita siap untuk menghadapi itu? Karena kekerasan bisa terjadi kapanpun dan dimana pun. #lindungiperempuan pic.twitter.com/oj8UbxiaQ0
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Jangan malu untuk berkonsultasi ya. Terkadang, bukan hanya faktor takut saja tetapi juga merasa malu. Tapi dengan konsultasi kepada lembaga yang tepat, kita bisa mendapatkan bantuan yang tepat. #LindungiPerempuan pic.twitter.com/xxsZIpvG4b
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Nah, ini nih jenis kekerasan yang sering terjadi terhadap perempuan. Sering dengar Body Shaming kan? Bahkan sekarang pelaku Body Shaming juga bisa terkena pasal juga. Hati-hati ya. Kalo yang sering nanya "Pep, kapan nikah?" Juga bisa dilaporkan ya? 😂😂😂 #LindungiPerempuan pic.twitter.com/VlJYYUdeaQ
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Segala sesuatu sesungguhnya bisa dicegah kok. Dari diri kita sendiri tentunya dengan meningkatkan kewaspadaan dan membekali diri dg pengetahuan serta cara membela diri. Bisa juga melalui lembaga-lembaga yang concern terhadap perlindungan perempuan dan anak. #LindungiPerempuan pic.twitter.com/dB3mizXztD
 Expand pic
Fevtri Sjahrir @fevtrisjahrir
Ini sedikit tips sederhana yang bisa kita gunakan untuk pegangan. Perempuan harus berdaya! Perempuan harus berani dan mampu mencegah. #LindungiPerempuan pic.twitter.com/rco1azXzEa
 Expand pic
Load Remaining (50)
Login and hide ads.