Menurut gw tentang #LindungiPerempuan

hastag ini tentang cara pandangag pengguna sosmed tentang kekerasan terhadap perempuan
kekerasan perempuan LindungiPerempuan
135 View 0 comments
Add to Favorite
0
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Btw, sebelum lanjut bahas #RabuSatu, gwa mau sharing dlu ttg isu kekerasan perempuan yang saat ini cukup tinggi, dan sering terjadi... Apalagi baru2 ini... Kalian tau kan kasusnya? #LindungiPerempuan pic.twitter.com/AhQ3ROZNVX
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Dibeberapa berita gw baca juga, ada 7 penyebab utama, mengapa kekerasan pada perempuan bisa terjadi... #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Seperti faktor ekonomi, pernikahan usia dini, kepribadian psikologis yg tdk stabil, laki2 dan perempuan yg tdk diposisikan setara dalam masyarakat, lingkungan, hingga pengaruh media sosial yang salah. #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Oh iya, satu lagi yaitu tentang persepsi mengenai kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga yg tertutupi karena 'dianggap' sbg urusan keluarga, bukan urusan sosial. Hiks #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Kalian baca ini deh... m.fimela.com/parenting/read… 15 jenis kekerasan seksual yang perku kalian ketahui #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Salah satu 'solusi' yang dilakukan Komnas Perempuan untuk #LindungiPerempuan adalah membuat sebuah teknologi contact center sbg sarana penerima laporan korban kekerasan.
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Yang gwa tahu, teknologi ini sudah hadir sejak tahun lalu. Di mana dengan cloud contact center ini tentunya bisa mempermudah proses penerimaan pengaduan dari masyarakat serta menjamin kenyamanan korban. #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
selama ini kan pelaporan kasus-kasus kekerasan diterima secara manual oleh tenaga relawan yang terbatas. Nah, dengan teknologinini tentunya semakin cepat dan tepat, Komnas menggunakan alat ini berkat dengan Telkomtelstra dan ipSCAPE. #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
teknologi baru ini akan mengakomodasi kebutuhan para pelapor untuk bersuara. Apalagi mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan makin banyak. Komnas menangani sekitar 100 kasus per bulan selama 2018. 😭 #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Selain pemerintah, kekerasan perempuan juga membutuhkan 'kita' sebagai masyarakat untuk terus ditekan. Catat dan laporkan jika kita tahu atau melihat bentuk, yg kita anggap menyakiti mreka. Bahkan kdg ada yg lngsung bertindak 👍 #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Dalam dunia media, atau jurnalistik juga memikiki peran sangat penting, penting bgt! Seperti dalam penulisan nama korban, hingga informasi pribadinkorban seperti alamat, sekilolah, atau tempat kerja. #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
#LindungiPerempuan Dalam mata jurnalistik juga bisa dengan tidak mempublikasikan foto korban, karena psikologis korbab akan semakin sulit untuk pulih. Apalagi di dunia maya, jejak digital itu susah bgt dihapusnya 😭
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Hubungan yang sehat, juga menjadi cara kita untuk mengurangi kekerasa pada perempuan. Bayangin aja, kalau pas pacaran udah 'main fisik' bagaimana pas nikah nabti? Hal ini perlu dipikirkan bgt loh... #LindungiPerempuan pic.twitter.com/fF44sb8V6f
 Expand pic
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Pola pikir yang harus diubah. Jujur, menjadi korban kekerasan pasti sakit bgt, dan malu, tapi jika mereka tidak bersuara, bagaimana keadilan bs ditegakan? Kalian tahu serial 13 reason why? Wajib bgt ditonton sih menurut gw sbg pelajaran manusia bersosilisasi #LindungiPerempuan pic.twitter.com/yxfjUPW9AY
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Saya pernah menulis tentang kekerasan perempuan. Kalian bisa baca di... riyardiarisman.com/2017/12/her.ht… Dan jangan kaget, bisa jadi selama ini kalian adalah bagian dari universenya 😭 #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Saya setuju dengan poster di bawah ini... tapi, jangan lupakan juga sesama perempuan juga kadang ‘tanpa disadari’ saling melecehkan, terutama soal hujatan di medsos. Menurut kalian, itu juga termasuk kekerasan bukan? #LindungiPerempuan pic.twitter.com/52do9FDHM1
 Expand pic
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Melihat data ini, sejatinya kita swmua bisa menghentikan kekerasan thp perempuan, dan #LindungiPerempuan 👍 pic.twitter.com/z1G7932llT
 Expand pic
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Dan juga melepas alasan 'budaya' ketika membicarakan kekerasan thdp perempuan. Mksdnya? #LindungiPerempuan pic.twitter.com/aAAfhZnGzO
Arisman Riyardi @riyardiarisman
gw baca di google, faktor budaya yang masih menempatkan perempuan lebih rendah posisinya daripada laki2 itu masih sering terjadi. Salah satu yg membuat meningkatnya angka kekerasan. Dan hal tsb diabggap sebagai 'akar' permasalahannya. #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Selain budaya, lingkungan juga bisa dibilang menjadi faktor terjadinya kekerasan thdp wanita. Stigma diskriminatif, yang sejatinya bisa dihilangkan dengan edukasi berkelanjutan. Pemahaman #LindungiPerempuan harus terus disuarakan. pic.twitter.com/a4xYnLLxn6
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Nih... Karena mitos yang salah terhadap posisi korban dan pelaku, alhasil jalur mediasi dipilih. Menurut kalian? Apakah penyelesaian mediasi sudah menjadi solusi #LindungiPerempuan, saat ini? pic.twitter.com/9tQ6MOEVKB
 Expand pic
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Berbeda dengan kasus yg gwa baca ini... nasional.tempo.co/read/1149503/k… Salut sama korban! Berani bersuara, meskipun berat! Tapi proses hukum yg ia ceritakan begitu mengesalkan! Huft #LindungiPerempuan
Arisman Riyardi @riyardiarisman
Pemerintah harus menjadi agen of change akan permasalahan ini. Terutama soal regulasi dan kebijakan yg masih dianggap tidak adil. #LindungiPerempuan
Login and hide ads.