Add to Favorite
0
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
Malam ini, debat antara yang lama dan yang baru. Antara petahana dan calon penggantinya. Yang kenal Kepala Pemerintahan tetangga, tolong disuruh nonton. Khawatir semua infrastruktur seluruh dunia diakui sebagai karya salahsatu paslon.
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
Biasanya Jokowi ada kesulitan dalam menjawab pertanyaan media. Ini kok semalam lancar sekali. Bahkan hafalan data kok cukup banyak ya. Ini ada yang janggal. Tapi Alhamdulillah, Allah tunjukkan bahwa data itu banyak yang SALAH! 😆
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
01. Mohon semua rakyat Indonesia tahu, bahwa dalam debat semalam saya ada di dalam arena Grand Ballroom Hotel Sultan, dimana kedua Capres berdebat. Saya memang tidak mendengar adanya LARANGAN menggunakan Alat Bantu Dengar (ADB) bagi peserta debat. Tak ada. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
02. ABD (Alat Bantu Dengar) yang saya maksud adalah peralatan elektronik yang BISA SAJA dipakai oleh Prabowo maupun Jokowi sebagai peserta debat Capres. ADB ini bisa bermacam bentuk. Biasa Earphone, Headset, Handsfree, atau Earpiece, atau alat canggih lainnya. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
03. Dengan perkembangan teknologi yang ada, ADB (Alat Bantu Dengar) semakin simpel dan canggih. Bahkan, orang yang punya masalah pendengaran, saat ini bisa mendengar dengan baik menggunakan ADB. Fungsinya, memggantikan fungsi telinga. Menginput semua suara masuk kepala. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
04. Namun, ABD (Alat Bantu Dengar) peserta debat, tentu sangat berbeda dari ABD orang berkebutuhan khusus. Jika tidak dilarang, maka peserta debat lebih pas menggunakan semacam bluetooth micro earpiece atau wireless micro earpiece. Tanpa kabel, tanpa terlihat orang lain. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
05. Earpiece, atau semacamnya jelas sangat efektif untuk komunikasi dua arah (two way) atau satu arah (one way). Biasanya sistem alat canggih ini digunakan oleh intelijen, kru produksi program televisi, sistem penerbangan pesawat dll untuk memudahkan komunikasi mereka. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
06. Dalam hal teknis, tentu sistem Wireless Earpiece atau Bluetooth Earpiece yg paling cocok untuk peserta debat. Lebih spesifik lagi yang sistem searah (one way). Pihak lain,--katakanlah pemandu, bisa mengarahkan, memberi instruksi, atau mensupport data pada peserta #Debat.
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
07. Sesuai dgn perkembangan teknologi, maka ABD (Alat Bantu Dengar) yang bebas dijual, kini makin canggih secara fungsi dan semakin simpel dalam bentuk. Jadi, kita tak dapat membedakan antara orang yang menggunakan ABD, atau orang yang tidak menggunakan ABD. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
08. Oleh karena itu, orang awam hanya bisa mengetahui seseorang menggunakan ABD atau tidak, dari ketidaklaziman pengguna, saat memakainya. Apalagi, jika user tidak biasa menggunakan peralatan canggih ini, maka ketidaklaziman akan semakin terlihat jelas. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
09. Newbie user, tentu harus berlatih ketat, bahkan perlu pelatih khusus agar pada saat pakai ABD (Alat Bantu Dengar) di depan umum, dapat mengurangi kesan ketidaklazimannya. Bahkan, pengguna harus pilih ADB yang multifungsi. Misalnya, pilih yg ada fitur Panic Botton-nya. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
10. Fitur Panic Botton ini memungkinkan pengguna, memberitahu atau mengirim tanda kepada pihak lain (pemandu, sutradara, pengarah, penyedia data, dll) yang ditunjuk, bahwa pengguna sedang membutuhkan bantuan darurat. Pengguna sedang alami kepanikan. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
11. Pada kondisi seperti ini, user akan terlihat aneh. Tanpa latihan cukup, user akan terlihat kaku saat bicara, lain dari kebiasaan, dan kadang lupa bahwa dirinya sedang dikendalikan pihak lain. User bisa tak konsentrasi. Aksi kirim tanda via Panic Botton bisa kelihatan. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
12. Dalam debat semalam, baik Prabowo maupun Jokowi, dpt saja memanfaatkan produk teknologi canggih ini, jika mmg TIDAK dilarang. Karena bagaimanapun, keduanya bisa sangat terbantu dlm hal support data, informasi, dsb untuk menjawab pertanyaan lawan yang tak dapat diduga. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
13. Penggunaan ADB (Alat Bantu Dengar) canggih dlm debat Capres/Cawapres, jika TIDAK DILARANG, akan dpt memuaskan publik yang menontonnya. Karena peserta debat akan terlihat cerdas, hebat dalam segala hal. Peserta bisa menjawab semua pertanyaan lawan, dan enak di mata. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
14. Yang pasti, kita sebagai penonton tidak akan kecewa. Kita disuguhi aksi debat yang berkualitas secara entertainment, dan tentu memukau bagi penonton televisi khususnya. Bagaimana tidak, peserta bisa terlihat seperti bank data. "Hafal" semua deret angka dan nama benda. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
15. Bahkan, jika benar2 TIDAK DILARANG, maka penggunaan ABD (Alat Bantu Dengar) akan berefek pada efisiensi di banyak hal. Mungkin tak perlu moderator, dan peserta debat kita biarkan "berkelahi" di panggung. Tak perlu Tim Perumus Materi, dan tak perlu banyak anggaran. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
16. Kita benar-benar akan melihat tontonan menarik selama debat. Peserta debat akan menjadi sosok2 sempurna yang benar-benar bisa meyakinkan bagi publik. Kalaupun ada adegan2 lucu, aneh, dan janggal, itu mungkin disebabkan oleh unsur kurang latihan saja. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
17. Mungkin inilah yang ditunggu2 publik. Tontonan yang tidak membosankan, dan "berbobot". Karena bagaimanapun, masih saja ada keluhan dari pemirsa. Bahkan, selalu saya dengar adalah masih munculnya kecurigaan bocornya pertanyaan ke salahsatu paslon. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
18. Juga, format debat yang tidak berubah secara substansi, menyebabkan masyarakat tidak tertarik untuk menonton debat berikutnya. Padahal, kita ingin melihat jago2 kita bisa bertarung ide atau gagasan tanpa harus dihambat oleh sekat2 aturan teknis kan?. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
19. Nah, dengan adanya ABD (Alat Bantu Dengar) yg canggih, mudah2an dapat membantu panitia debat mengurangi bebannya. Saya tentu ikut malu jika Isu contekan, isu gagu bicara, dan isu kebocoran soal, dll, terus-menerus menggelayut selama debat. Next, isu2 itu bisa hilang. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
20. Tapi sekali lagi, harus banyak latihan. Termasuk latihan TIDAK pakai ABD (Alat Bantu Dengar) pasca debat. Ini sangat penting. Karena tidak mungkin pakai permanen kan? Pasca debat harus dicopot. Nah. Jangan sampai, kedua paslon HANYA lancar bicara selama debat. Salam. #Debat
MUSTOFA NAHRAWARDAYA @AkunTofa
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
Load Remaining (18)
Login and hide ads.