1
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Gw masih ga paham kenapa anak buah MSI bilang FH dan AM sebagai pemberontak. Mereka ngakunya pinter tapi ko logikanya ga masuk yah? Kalo kata orang kampung gw: “bongak ndak bisa diajau codiok ndak bisa diikuik”. 😂😂
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Gw masih ga paham kenapa anak buah MSI bilang FH dan AM sebagai pemberontak. Mereka ngakunya pinter tapi ko logikanya ga masuk yah? Kalo kata orang kampung gw: “bongak ndak bisa diajau codiok ndak bisa diikuik”. 😂😂
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dalam hal ini gw perhatiin doktor pun logikanya redup. Lihat MSI doang begitu, ga malu ame gelar? :D twitter.com/hasmi_bakhtiar…
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Sambil menunggu Kaware kaki sapi mateng, gw mau ngetwit konsep AlQuran menyikapi perbedaan dalam berjamaah.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Jamaah di sini bisa dalam artian negara, partai bahkan rumah tangga. Semua yang di bawahnya ada banyak kepala dan hati bisa disebut jamaah.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Berbeda pandangan dalam berjamaah adalah sunnatullah dan syarat berjamaah itu sendiri. Itu sebabnya dalam jamaah ada yang namanya aturan, dalam negara kita mengenal konstitusi. Kenapa? Karena sejak awal berjamaah manusia telah sadar bahwa perbedaan mutlak akan terjadi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Banyak yang salah paham bahwa jamaah bisa melekat pada pimpinan, atau negara adalah presiden. Sehingga ketika ada yang berbeda pandangan dengan pemimpin dibilang pemberontak, ketika berbeda pandangan dengan presiden dianggap anti NKRI.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dalam banyak kasus, seringkali narasi yang dimunculkan adalah “kader memberontak pada pimpinan” atau “rakyat memberontak pada negara”. Padahal yang hari ini sering terjadi adalah pemimpin memberontak pada rakyat kemudian berlindung di balik institusi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Salah satu point kritik Fuqaha’ (ahli Fiqih) hari ini adalah dalam bahasan Fuqaha’ sebelumnya selalu memposisikan hubungan pemerintah dengan rakyat atas bawah. Itu sebabnya dalam kitab2 Fiqh selalu kita temukan yang disebut pemberontak adalah rakyat bukan pemimpin.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Contoh kasus perseteruan Fahri Hamzah vs oknum petinggi PKS. Narasi yg dibangun adalah FH memberontak pada partai, padahal yg dilawan FH adalah oknum pimpinan partai. Tapi narasi abad pertengahan ini terus dipakai agar oknum tersebut bisa berlindung di balik nama besar partai.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Kalau kita kaji konsep Alquran menyikapi ini sudah sangat jelas dalam surat Alhujurat ayat 9. Jika dua kelompok dari mukmin berseteru maka damaikanlah mereka. Dalam hal ini yang dimaksud dua kelompok bisa rakyat vs pemimpin bisa kader vs Qiyadah.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
AlQuran tidak langsung menuduh salah satu pihak sbg pemberontak hanya karena tidak mengamini keinginan pihak yang lain. Apalagi sifatnya politis tidak berkaitan dengan syariat. Jadi penggunaan istilah “pemberontak” terhadap FH sungguh keliru. Kenapa?
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dalam ayat tsb Allah melanjutkan: فان بغت احداهما...jika salah satu pihak melanggar maka perangilah yang melanggar. Dalam kitab tafsir kita temukan arti kata “بغت" adalah dzalim atau melewati batas.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Oknum Qiyadah PKS telah menawarkan banyak tawaran pada FH dan terkahir tawaran Islah dari habib Salim. FH menyanggupi tapi akhirnya semua dilanggar oleh MSI cs. Putusan pengadilan juga dilanggar. Jadi dalam terusan ayat tadi jelas pihak yang melewati batas adalah MSI cs.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Makanya gw suka lucu ada yang bilang FH ini pemberontak. Pdahal jika konflik ini kita baca dengan konsep AlQuran justru oknum Qiydah PKS yang melewati batas dan harus diperangi (dilawan).
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dan istilah “pemberontak” yang dipakai sejak awal itu ternyata bertentangan dg konsep AlQuran. Ust @hnurwahid boleh bantah kalau ga setuju:)
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Kalau kita teruskan ayat selanjutnya yaitu ayat ke-10 maka lagi2 konsep perbedaan dalam jamaah ini adalah konsep persaudaraan dalam bingkai egaliter. Tapi lagi2 PKS menabrak ayat ini. Kader tidak boleh berhubungan dengan FH. Sekedar meminta klarifikasi bisa berujung pemecatan.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
AlQuran sudah mawanti-wanti agar tidak menggunakan cara2 kotor menyikapi perbedaan dalam berjamaah. Allah perjelas dalam ayat 11 agar tidak mencaci maki, juga dalam ayat 12 agar tidak berburuk sangka.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Tapi faktanya? Anak buah MSI yang bilang istri AM agen yahudi bahkan anak buah ust @hnurwahid bilang AM tukang kawin. Sepertinya konsep2 yang sudah dijelaskan AlQuran semua mentah di tangan oknum2 ini.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Konsep mengelola perbedaan ini Allah matangkan pda ayat 13. Bahwa yang namanya perbedaan adalah sunnatullah dan hanya ketaqwaan yang menjadi pembeda di mata Allah. Terlepas jabatannya Qiyadah atau Jundi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dalam konteks agama, ketaqwaan diukur dari sejauh mana ketaatan terhadap rambu2 Allah. PKS menabrak rambu2 Allah pada ayat 10, 11, dan 12. Ini dilakukan dengan alasan taat Qiydah. Ketaatan pada Qiydah di atas ketaatan pada AlQuran? Wowww
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dalam konteks negara, ketaqwaan diukur sejauh mana ketaatan pada konstitusi. Lagi2 dalam hal ini PKS melanggar dan cenderung melawan. Jadi skrg siapa yang layak diberi gelar pemberontak? Fa’tabiruuuuu ya Ikhwaaaan. #JumatBerkah

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.