0
geovina @geovina6
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, berdasarkan penelitian trust barometer 2018 media konvensional atau media arus utama ternyata tetap lebih dipercaya dibandingkan dengan media sosial.
geovina @geovina6
Angka-angkanya, 2016: tingkat kepercayaan kepada media konvensional 59 persen dibanding 45 persen untuk media sosial; 2017: 58 persen : 42 persen; 2018: 63 persen : 40 persen.
geovina @geovina6
“Semakin ke sini semakin tidak percaya kepada media sosial,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019, di Grand City, Surabaya, Jatim, Sabtu (9/2) pagi.
geovina @geovina6
Kepala Negara mengaku sungguh bergembira dengan situasi ini, karena di era digital yang diikuti perkembangan masif media sosial saat ini masyarakat disajikan berlimpahnya informasi.
geovina @geovina6
Setiap orang bisa menjadi wartawan, bisa menjadi Pemred, kadang menciptakan kegaduhan. Ada pula yang membangun ketakutan dan pesimisme.
geovina @geovina6
Di tengah suasana seperti ini, menurut Kepala Negra, insan media arus utama justru sangat dibutuhkan.
geovina @geovina6
Dibutuhkan untuk menjadi rumah penjernih informasi, dibutuhkan untuk menyajikan informasi-informasi yang terverifikasi, dibutuhkan untuk menjalankan peran sebagai communication of hope, dan dibutuhkan untuk bisa memberikan harapan-harapan besar kepada bangsa kita Indonesia.
geovina @geovina6
Presiden Jokowi menegaskan, peran utama media kini semakin penting antara lain dalam mengamplifikasi kebenaran dan menyingkap fakta, terutama di tengah keganasan paska fakta dan paska kebenaran.
geovina @geovina6
“Media arus utama diharapkan mampu menjaga dan mempertahankan misinya untuk mencari kebenaran, misinya untuk membangun optimisme,” tegas Presiden seraya menambahkan, ketika pemerintah memaparkan tentang capaian pembangunan,
geovina @geovina6
tujuannya adalah agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, ikut memanfaatkan capaian pembangunan yang ada, dan membangun optimisme serta mengajak apa yang harus diperjuangkan bersama.
geovina @geovina6
Kalau pemerintah aktif dalam membangun well informed society, Presiden meminta, jangan terburu-buru itu dianggap sebagai sebuah kampanye atau pencitraan. Ia menegaskan, itu adalah bagian dari upaya untuk membentuk masyarakat yang sadar informasi.
geovina @geovina6
“Saya berharap media menjadi amplifier atas informasi tentang pembangunan, termasuk kekurangan yang harus kita benahi bersama-sama,” tutur Presiden Jokowi.
geovina @geovina6
Untuk itu, Presiden mengajak pers untuk terus meneguhkan jati dirinya sebagai sumber informasi yang akurat bagi masyarakat, meneguhkan jati dirinya mengedukasi masyarakat,
geovina @geovina6
meneguhkan jati dirinya untuk tetap melakukan kontrol sosial, untuk terus memberikan kritik-kritik yang konstruktif.
geovina @geovina6
Pada akhir sambutannya Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional kepada insan media yang hadir di acara tersebut, dan yang sedang bertugas di seluruh pelosok tanah air.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.