Add to Favorite
0
Fathur Rizky @fathur_rizk
Mohon perhatian dari pemerintah untuk turut menangani banjir yang terjadi di Bengkulu. Petani di Bengkulu terancam gagal panen @Maulana_Tigor @Dandhy_Laksono @elfahmilubis @hanafi10829579 kaskus.co.id/thread/5c6006d…
Fathur Rizky @fathur_rizk
Bencana serupa jaman Nabi Nuh, kini terjadi di lahan pertanian di Bengkulu. Lebih tepatnya, 15 hektare sawah di kawasan Bioa Baes, Desa Tabeak Kauk, Kecamatan Lebong, Bengkulu, hancur diterjang air bah.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Akibatnya, lahan sawah itu tertutup oleh material pasir dan batu dari aliran sungai Bioa Baes. Padahal mayoritas lahan di sana baru ditanami padi. bengkuluekspress.com/15-hektar-sawa…
Fathur Rizky @fathur_rizk
Beberapa pemberitaan menyebutkan, bencana air bah itu terjadi karena beberapa hari ini Kabupaten Lebong terutama di kawasan Lebong Atas hingga Lebong Sakti, diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, terutama pada sore hari hingga malam.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Ditambah lagi, jika hujan deras sungai Bioa Baes dipastikan meluap jika hujan deras.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Hal ini dikarenakan alur sungai telah mengalami pendangkalan. Sementara sawah masyarakat, banyak berada di samping aliran sungai, sehingga ketika air meluap air sungai beserta material batu dan pasir langsung masuk ke persawahan petani.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Oleh karena itu, petani maupun kepala desa di sana sudah pasrah bila 15 hektar sawah mereka akan gagal panen tahun ini. Karena sawah itu terkena material pasir dan batu. kompasiana.com/sridefina/5c60… pic.twitter.com/tQSeRpfrYy
 Expand pic
Fathur Rizky @fathur_rizk
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Selain menggagalkan panen padi dari 15 Hektar sawah para petani, ikan yang ada di kolam juga ikut hanyut.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Salah seorang petani mengakui bahwa ikan di kolam miliknya hanyut.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Padahal kalau diingat-ingat, ikan di kolam itu mencapai 15 ribu ekor, atau setara 100 kilogram. Ikan-ikan itu hanyut tak berbekas.
Fathur Rizky @fathur_rizk
Kalau sudah demikian, para petani hanya bisa berharap agar pemerintah atau Kementerian Pertanian (Kementan) bersedia memberi bantuan bibit. Bisa berupa padi atau bibit ikan. pic.twitter.com/9eg6F39YgA
 Expand pic
Login and hide ads.