0

[16:57, 2/8/2019]

Ir Jusuf Mahdi, MM: ❤🌹 MUTIARA JUM'AT 🌹❤

Sikap seorang Muslim dalam berkehidupan dan bernegara.

Ir. Jusuf Mahdi, MM.

Sesaat lagi bangsa indonesia akan memasuki usia 74 Tahun kemerdekaannya. Kemerdekaan yang diperjuangkan oleh sebagian besar kaum muslimin sebagai mayoritas di negeri ini, perjuangan yang penuh pengorbanan jiwa, raga, harta, darah dan airmata, untuk mewujudkan kemuliaan diri dalam nilai derajad, harkat, martabat dan kehormatan sebagai bangsa.

Tanpa meremehkan andil pemeluk agama lain dalam upaya mencapai kemerdekaan, seharusnya umat Islam sebagai mayoritas dapat memimpin NKRI yang berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan UUD 1945 dan Pancasila sebagai way of life bangsa, karena hal tersebut sesuai nilai-nilai luhur islami, menuju mewujudkan negeri yang aman tenteram kerta raharja, sejahtera lahir-bathin, gemah ripah loh jinawi, baldatun toyyibatun war robbuun ghafur.

Namun dalam perkembangan sistem manajemen ketatapemerintahan dan ketatanegaraan, ternyata umat Islam tidak menjadi pemimpin utama / leader, dikarenakan umat Islam tidak bersatu, terkotak-kotak dalam berbagai kepentingan, dan dalam berpolitik terpecah oleh egoisme kelompok dan golongan sehingga umat mudah diadu domba, dibenturkan dalam hal yang bersifat hilafiyah, dan adanya pandangan bahwa umat Islam tidak perlu mengenal dan terjun ke dunia politik.

Padahal arti politik yang sebenarnya adalah : Mencapai cita-cita dan tujuan untuk terwujudnya kesejahteraan lahir-bathin bagi rakyat dan bangsa.

Namun ternyata disebabkan perkembangan politik terjadilah gesekan dan friksi diantara para anggauta organisasi, partai, lembaga yang ada di kalangan umat dlsb, padahal seharusnya antara sesama Muslim itu adalah bersaudara (Al mukmiinu ikhwaan). Dan dengan ketentuan ini ada etika diantara kaum mukminin untuk :

🌹 Saling mengasihi dan MENCINTAI satu sama lain.

🌹 Tidak menyakiti hati, tidak saling menghujat, tidak saling menjelekkan dan menfitnah, tidak saling menjatuhkan dlsb.

🌹 Saling menjaga kehormatan, kebaikan, nama baik saudaranya, saling membantu, memberikan pertolongan, saling mendoakan dlsb.

🌹 Saling mengingatkan untuk kebajikan, kebaikan dan kebenaran, serta dapat memberikan manfaat kepada rakyat kecil dan sesama.

🌹 Dapat dipercaya, membela agama Allah / Islam, bersikap akhlaqul kariimah, rendah hati, siap menolong dan berkorban dalam dharma bhakti tulus.

🌹 Menjadikan diri menjadi manusia yang : Bersih, Jujur dan Amanah, berkualitas, berkemampuan, profesional, mandiri.

Saat ini dunia politik Indonesia lagi menghangat, dalam menjelang Pilpres 2019. Kedua Paslon sama-sama Muslim, maka hendaknya kedua Paslon sanggup mengarahkan team suksesnya yang beragama Islam untuk memegang teguh hal tersebut diatas, tidak terjerumus ke situasi konflik dan friksi dengan saling melontarkan hal yang tidak islami, mencari kesalahan dan kekurangan serta kejelekannya satu sama lain. Rakyat sudah cerdas menilai siapa yang pantas dan layak dipilihnya sebagai pemimpin bangsa ke depan.

Bagaimanapun bagus dan canggihnya sebuah program, rencana dlsb, bila tidak ada ridho dan rakhmat serta karunia barokah Allah Swt, maka tidak akan bisa diwujudkan.

Sebagai manapun hebatnya rencana kejahatan untuk menjatuhkan bangsa dan negara, tetapi jika Allah Swt menurunkan perlindunganNya, maka bangsa dan negara itu akan selamat.

Mari jadikan diri kita menjadi orang yang beriman dan bertakwa, dan senantiasa mengharap ridho dan barokah Allah Swt semata, selamat dunia dan akhirat. Aamiin ya robbal alamiin.!.?!!!!!

❤❤❤🌹🌹🌹🇮🇩🇮🇩🇮🇩
aa Al jalanubi, Visionary Strategical Spiritual Nation Character Building Center, sby, Jum'at 8-2-2019.

Story Jusuf Mahdi: Quo vadis organisasi umat Islam Upaya kalangan non Muslim untuk memecah belah umat Islam sudah mulai terlihat bentuknya. Dipecah melalui internal umat Islam sendiri yang dapat dipengaruhi dan dikendalikan oleh mereka. 263 pv 14

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.