1
Hara Syifa @harasyifaaa
Saya melihat semangat pendukung capres nomor urut 01 sudah mulai kendor. Beberapa kali digelarnya deklarasi dukungan, sepi pengunjung. Antusias masyarakat menurun. #CapresKendor01 pic.twitter.com/pY7OOLFxzw
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Bisa dipastikan Jokowi-Amin gagal rebut simpati rakyat jelang pemilihan umum April mendatang. #JokowiAmin pic.twitter.com/VUjHEKB6Vg
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Dengan begitu, sebuah peluang bagi pendukung pasangan capres nomor urut 02 untuk menang. Berjuang tanpa batas. Dan mengantarkan Prabowo-Sandi ke kursi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024. #PAS #NewPresident pic.twitter.com/vsSvxDsRjl
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Berdasarkan kajian berbagai survei, tingkat elektabilitas petahana masih perlu didongkrak. Hal ini bertujuan agar melampaui batas 60 persen agar berada di zona aman. #Elektabilitas
Hara Syifa @harasyifaaa
Belum bersifat mutlak sih, hanya saja warning bagi kubu Jokowi-Amin untuk raih menang di pemilu nanti. Tak cukup dengan ‘Kerja keras dan kerja cerdas’. #KerjaCerdas pic.twitter.com/HG4keHpOxb
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Masih sangat diperlukan oleh kubu Paslon nomor urut 01, tanpa kompromi! Padahal, jika dilakukan deklarasi dukungan akan membuat rakyat senang. Namun tidak demikian. #MinimDukungan pic.twitter.com/LvGVzzWph4
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Kubu Jokowi gagal mempengaruhi psikologi rakyat. Di kubu Prabowo deklarasi selalu gemuruh. Dalam arti meriah dan ribuan orang datang untuk beri dukungan. #PrabowoSandi pic.twitter.com/PZEjVTYqFb
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Terlebih dari koalisi Partai Demokrat. Solid membantu pasangan ini untuk menang. Saling suport. Saling mengingatkan dan kerjasama tim para kader begitu akrab. Saya melihatnya demikian. #DemokratS14P #PAS pic.twitter.com/q2tfARN27u
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Program-program yang didengungkan pun masuk akal. Tidak muluk-muluk. Beda dengan kubu Jokowi-Amin. Semua program pemerintah dianggap omong kosong. #OmongKosong pic.twitter.com/jPlIhQDMMq
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Tak sesuai janji disaat kampanye 2014 lalu. Rakyat sudah dibohongi. Dikecewakan. Wajar jika deklarasi dukungan selalu sepi. #SepiDukungan
Hara Syifa @harasyifaaa
Partai Demokrat dengan amunisi 14 Prioritas untuk rakyat sangat ampuh mempengaruhi masyarakat. Terlebih sang ketua umum turun langsung menemui rakyat. Dengarkan keluhan rakyat. #DemokratS14P pic.twitter.com/qBOFd94uwf
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Membantu rakyat. Motonya saja ‘ Rakyat tidak boleh susah, harus semakin sejahtera’. Dan Demokrat utamakan rakyat, yang penting negara adil. Dengan begitu rakyat pasti sejahtera. #DemokratS14P
Hara Syifa @harasyifaaa
Nah, wajar jika elektabilitas Jokowi merosot. Karena rakyat sudah cerdas dalam menyikapi politik. Begitu pun dengan partai koalisi lain. Yang memiliki tagline lebih mendengarkan Ijitima Ulama dan Islam dalam berpolitik. #MerosotKayakProsotan
Hara Syifa @harasyifaaa
Dengan begitu kolaborasi koalisi Indonesia adil makmur begitu nyata. Menyentuh hati masyarakat. Pembuktian nya empat tahun berjalannya pemerintahan Jokowi-JK. Indonesia semakin terpuruk. Rakyat menderita. Hal ini tak boleh terjadi untuk lima tahun kedepan. #RakyatMenderita #Hoax pic.twitter.com/xgX5Q2CTnG
Expand pic
Expand pic
URL Serambi Indonesia 38 Jokowi Diberi Gelar 'Cak Jancuk', Ternyata ini Maksud Kata Jancuk dan Muncul di Zaman Kolonialisme - Serambi Indonesia Calon Presiden Joko Widodo diberi gelar 'Cak Jancuk', dan segera mendapat respon dari berbagai pihak.
#KAMITETAPOPOSISI @SurYosodipuro_
Kunjumgan jokowi ke cianjur rame banget.... Maaf pa jokowi warga cianjur udh pada cerdas...warga jabar dukung no 2..salam 2 jari. #PrabowoSandiUntukIndonesia pic.twitter.com/HtHSP3W5jk
Expand pic
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.