1
The Lost Book @kisahtanahjawa
Hallo kawan-kawan, jangan lupa kalo nanti malam jam 21:00 kami akan bercerita kembali. Dalam program #JuruKunci kali ini ada yang tahu, sosok siapa yang kami investigasi? pic.twitter.com/uBGWfe3TE9
Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
Pada episode pertama ini, Juru Kunci akan menjembatani dlm berkomunikasi dengan sosok ratu kuntilanak, dia adalah Tugini atau nama bekennya Tamara. Sosok ayu bergaun hitam serta bermahkota itu bersedia untuk hadir dan Jurkun wawancarai, terkait terpilihnya sebagai Miss Kuntiverse pic.twitter.com/F2vtC41ONY
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sama seperti di alam manusia yang dilakukan setiap satu tahun sekali, pemilihan ratu kuntilanak sejagad inipun digelar serupa setahun sekali, tapi yang berbeda, setahun untuk di alam sana sebanding dengan seribu tahun di alam nyata.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Setelah Jurkun persingkat, dari pembicaraan kami bedua, Tugini menyampaikan untuk kriteria bagi peserta dalam kontes tersebut harus memenuhi tiga karakter, yaitu usia, penampilan dan kemampuan.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Peserta yg hadir merupakan kontestan kuntilanak yg berasal tak hanya dari dalam negeri saja, bahkan datang dari negeri seberang. Sebagai “juri utama” dalam kontes ini, turut hadir mantan-mantan Miss Kuntiverse, dan tentunya ada yg datang dari salah satu kota besar di Kalimantan.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Jembatan layang yang menjadi venue dari acara ini, dalam pengelihatan mata ketiga, disulap layaknya sebuah catwalk yang cukup cantik dan meriah.
The Lost Book @kisahtanahjawa
klasifikasi species kuntilanak sendiri asal-usulnya beraneka ragam, dari yang pure bangsa jin hingga qorin beraura negative orang meninggal tidak wajar. Dalam dimensi mereka, akan tercipta sifat, karakter dan “gaun” yg berbeda-beda, selain “usia’ juga akan berpengaruh.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tugini menyampaikan, usia harus lebih dari seribu tahun, penampilan dalam hal ini mampu merubah seribu wujud (rupawan dan tidak bertaring, memyeramkan atau pucat pasi) dengan kemampuan ekstrim dapat menjerumuskan manusia yang lupa akan Tuhan-nya.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Menjerumuskan dalam hal menggoda iman manusia, untuk kemudian memuja atau memelihara dalam tujuan tertentu (ngilmu, susuk atau pesugihan) sampai merasuk ke alam bawah sadar dan menganggu seperti saat berkendara, kemudian menyebabkan kecelakaan.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tugas seorang Ratu Kuntilanak ialah mengendalikan daerah sekitar koloninya serta membawahi Kuntilanak lain bergaun putih, jingga, kuning, hijau, biru, ungu, pink bahkan sampai merah. Kuntilanak bergaun “mambo” ini boleh disebut juga kuntirangers.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Kerajaan mereka biasanya berada di hutan dengan pohon besar dan lebat atau gua hingga lereng gunung, akan tetapi untuk saat ini bahkan ada yang di jembatan layang (fly-over) di perkotaan atau jalan lingkar luar.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Hal tersebut disebabkan dari kisah sejarah sebelumnya, yang mana dahulu sebelumnya area jembatan tersebut merupakan hutan belantara, lantas dibuka untuk dibangun jalan raya atau rel kereta api.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sekilas tampak keanehan dengan jalan yang melintas di jembatan-jembatan tertentu itu, akan tetapi kasus lakalantas hingga bunuh diri, acap kali dijumpai, yang mungkin bisa dikaitkan dengan keberadaan dari “kerajaan kuntilanak” ini, selain sebab teknis atau human error.
The Lost Book @kisahtanahjawa
visualisai “mata ketiga” jalan yg melintasi jembatan tak ubahnya seramai pasar tumpah sosok kuntilanak bergaun warna-warni, yg mondar-mandir, melayang, atau sekedar duduk-duduk ditepian dinding dan bahkan sengaja menabrakkan diri sampai menumpang kepada pengendara yg melintas.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Jika kondisi tidak fokus, mengantuk, melamun atau lupa uluk salam dan membaca doa. Sosok kuntilanak ini bisa saja mengendalikan alam pikiran, memanipulasi kondisi jalan dan mendadak menampakkan diri (sebab kemudian terjadi kecelakaan) hingga lalu “mengikuti”.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Jika tanpa sengaja melintasi jembatan atau pohon besar ditepian jalan, yg mungkin “wilayah” mereka, ada baiknya membaca doa, fokus dan jgn lupa untuk bunyikan klakson sebanyak tiga kali ( klakson pertama dia berhenti, kedua dia melihat atau menengok dan ketiga dia akan berbalik).
The Lost Book @kisahtanahjawa
Pesan teruntuk remaja putri yang sedang mengalami datang bulan, mohon sekiranya saat membuang pembalut, setidaknya dicuci bersih atau dibuang ditempat pembuangan yang layak, jangan jorok dan sembarangan.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sebab bangsa kuntilanak sangat senang dengan bau anyir darah, mereka memiliki penciuman dengan radius bahkan terjauh hingga sepuluh ribu kilometer. Ketika ada pembalut anyir dibuang sembarangan atau tertinggal di kamar kecil, mereka akan datang untuk nge-fly.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Salah satu mantra “pengundang” dapat dengan tembang pemanggil kuntilanak yang akan cocok jika ditembangkan saat tengah malam dalam suasana hujan gerimis. Jika “dia” datang, maka akan diawali terdengar suara anak ayam atau bau bunga dengan wangi tipis yang pertanda dia dekat,
The Lost Book @kisahtanahjawa
akan tetapi jika bau bunga terang menyengat, pertanda dia jauh. Hal ini sama dengan suara khas tertawanya mereka yang cukup memekakan telinga.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Berikut cuplikan lirik-nya : …nalikane udan gerimis nora katon sinar rembulan wis wanci ndalu ingsun durung bisa nendro celuk sliramu mara mrene genduk sing ayu dewe sliramu sing nang kana aja pada sirna aja pada sirna pada mara mrene...

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.