0
Andreas Kurniawan @ndreamon
Sudut pandang psikiatri tentang fenomena ‘ditilang, ngerusak motor’ Thread singkat saja
Andreas Kurniawan @ndreamon
Walau sangat tergoda untuk buru-buru menghakimi subyek dalam fenomena tersebut, ada satu konsep utama yang harus diingat. Kita hanya menyaksikan sekian detik dari kejadian tersebut. Itu hanya puncak gunung es (tip of the iceberg)
Andreas Kurniawan @ndreamon
Kondisi psikis seseorang bisa dilihat dari tiga aspek sederhana saja: pikiran, perasaan, perilaku. Ada aspek lain yang bisa menilai lebih dalam (ego psychology, self psychology, dll) tapi biar gampang kita lihat ini saja.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Yang kita lihat mungkin hanya yang overt, yang nampak, yaitu perilaku. Perilaku merusak. Ya, perilaku merusak itu negatif, tentu membuat orang-orang memandang negatif juga. Nah, kenapa perilaku itu yang muncul? Kenapa bukan perilaku lain?
Andreas Kurniawan @ndreamon
Cara paling sederhana ya mencoba memahami apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya. Gimana cara membaca pikiran atau perasaannya? You can’t. Period. Kamu bisa mengira2 emosinya (“dia marah”) tapi ya itu sebatas kira2 saja.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Perlu pemahaman lebih dalam lagi. Apakah memang biasa dia sering seperti itu? Atau baru ini pertama kalinya? Atau kejadian ini hanya terjadi pada kondisi tertentu, di tekanan yang begitu berat? Mungkin dia hanya sedang mengalami worst day ever? Tidak ada yang tahu.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Jadi, mungkin terlalu cepat bagi kita untuk reaktif menilai orangnya. Kita coba pisahkan antara perilaku dan orangnya. Saya pribadi tidak suka dengan perilakunya. Tapi terhadap orangnya? Nanti dulu. Saya tak cukup kenal dia untuk memberikan pendapat saya.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Kembali ke aspek psikiatri/psikologis. Ledakan emosi yang demikian besar mungkin terjadi akibat represi (sederhananya: emosi yang ditahan). Ini seperti kita menimbun sampah dalam batin kita, sampai tahap terjadi ledakan emosional. Percayalah, setiap orang bisa mengalami itu
Andreas Kurniawan @ndreamon
Ledakan emosi pada orang yang melakukan represi terus adalah sesuatu yang ‘wajar’. Yang tidak wajar adalah apabila ledakan emosi tersebut sedemikian sering atau besarnya hingga merusak, atau mengganggu relasi, atau mengganggu kerja
Andreas Kurniawan @ndreamon
Saya sangat setuju dengan @jiemiardian yang dalam tweetnya mengatakan bahwa kemarahan hanya akan berakibat buruk. Makanya dalam sudut pandang psikiatri, penting bagi kita untuk mengenali ketika sedang marah. Note that: bukan mencegah. MENGENALI.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Krena ketika kita mengenali kita sedang marah, kita bisa menjaga agar marah itu sewajarnya saja, tidak usah sampai meledak dan merugikan orang lain. Being aware of our own current emotional mental state (and accepting it) is difficult. Ada istilahnya sendiri: being mindful.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Kembali ke kasus yang sedang viral. Kemungkinan (kembali, kemungkinan) ledakan emosi tersebut terjadi akibat kemarahan yang tidak disadari. Ketika sedang marah, kita tidak sadar loh kita sedang marah. Untungnya, kamu bisa melatih kesadaran akan hal ini.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Jadi, marah itu wajar. Marah meledak dan mengganggu orang lain mungkin perlu dipertimbangkan. Kelakuan seseorang mungkin tidak baik. Apakah orang itu berarti bukan orang baik? Perlu dipertanyakan ulang.
Andreas Kurniawan @ndreamon
Bila kamu menjalin relasi dengan orang yang mungkin melakukan pola kekerasan (baik fisik atau psikis) berulang, mungkin baiknya kamu perlu evaluasi ulang relasi kamu. Apakah bisa diperbaiki? Apa harapan kamu? Kalau bingung jawabnya, konsultasi dengan psikiater/psikolog
Andreas Kurniawan @ndreamon
Semua orang berhak bahagia. Jadi hikangkan pikiran “gapapa aku menderita asal dia bahagia” Pret.
kenapasi @heymeilinda
@ndreamon @jiemiardian Out of topic nih dok, akhir2 ini banyak orang yang nyiksa binatang,ya motong tangan kucing,nyambukin kuda. Nah itu masuk kategori apa? Saya gregetan soalnya😤 apa kta harus memahami dia gitu?
☀️ @rrsafitri
@ndreamon Apa yg telah dunia lakukan kpd subyek dlm fenomana tersebut sehingga dia berbuat demikian? :(
Andreas Kurniawan @ndreamon
@heymeilinda @jiemiardian Kalau itu mungkin sudah tahap mengganggu dan menimbulkan masalah.... kamu cukup memahami bahwa dia mungkin membutuhkan bantuan. Yang masalah kalau orangnya gamau dibantu. Kalau begitu ya cukup pahami bahwa itu tak bisa diubah dan kamu tidak perlu menderita karena perilaku dia.
Andreas Kurniawan @ndreamon
@mehita_ @jiemiardian Bisa juga... mungkin maksudnya. Kekagetan gitu ya. Agak kompleks dijelaskan, tapi ada kemungkinan juga. Apalagi bila dia sehari2 bukan seperti itu orangnya
Andreas Kurniawan @ndreamon
@rrsafitri Tidak ada yang tahu... yang jels saya diajarkan guru saya bahwa “koin punya dua sisi” dan sejauh ini kita baru lihat satu sisi saja yang diberitakan.
☀️ @rrsafitri
@ndreamon Iya, saya setuju "tidak ada yang tahu"
♥ αğα†hαDNA ♥ @TikaAgatha
@ndreamon bner sih. kejadian itu sebenarnya adl akibat & kita perlu mencari tahu penyebabnya. hmm

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.