0
Big Alpha @BigAlphaID
Biar jadi lebih paham, yuk kita bahas juga risiko investasi saham. Sebuah thread...
Big Alpha @BigAlphaID
Akan tidak adil jika kita terus membahas keuntungan atau cuan dari saham tanpa tau risiko dari instrumen ini. Dan seperti layaknya instrumen investasi lain, saham pun memiliki karakteristik risiko yang berbeda.
Big Alpha @BigAlphaID
Kalau beli rumah, ada risiko rumahnya kebanjiran. Beli emas ada risiko hilang/dicuri. Bikin usaha ada risiko gak laku. Beli saham ada risiko rugi. Masing-masing dari risiko tersebut punya cara untuk mengatasinya. Begitu pula dengan risiko berinvestasi saham.
Big Alpha @BigAlphaID
Pada dasarnya risiko kerugian di saham cuma 1 yakni kehilangan modal (capital loss). Modal yang anda gunakan untuk membeli saham lama-lama akan tergerus dan habis nilainya. Penyebabnya ada bermacam2. Kita bahas satu per satu sekaligus cara mitigasinya.
Big Alpha @BigAlphaID
Yang paling sering kami temukan adalah saham tersebut dicairkan dalam kondisi profit. Biasanya karena butuh uang. Dalam jangka pendek, harga saham akan berfluktuasi, dan orang2 (karena kepepet butuh uang), menjual portfolionya dalam kondisi merugi.
Big Alpha @BigAlphaID
Oleh karena itu, saran pertama untuk orang-orang yang ingin memulai investasi saham adalah: gunakan 'uang dingin' yaitu uang yang tidak digunakan untuk apapun dalam waktu 1-3 tahun ke depan.
Big Alpha @BigAlphaID
Uang sekolah, uang SPP, dana darurat, bukan termasuk 'uang dingin'. Pastikan kebutuhan anda sudah tercukupi, baru mulailah investasi saham. Dengan menggunakan 'uang dingin', maka risiko untuk menjual dalam waktu dekat bisa dikurangi.
Big Alpha @BigAlphaID
Risiko kedua adalah risiko fundamental, yakni, saham perusahaan yang kita beli, kinerjanya kurang bagus, terus merugi, hingga lama-lama dia akan dikeluarkan dari bursa (delisting).
Big Alpha @BigAlphaID
Bisa juga karena disebabkan manajemen perusahaan yang tidak jujur, sehingga mempengaruhi kinerja fundamental perusahaan, contoh paling segar dalam ingatan adalah saham AISA (produsen snack Taro).
Big Alpha @BigAlphaID
Akibat manajemen lama yang tidak jujur dalam mengelola perusahaan, harga saham AISA turun dan akhirnya disuspen oleh bursa. Banyak investor yang dirugikan akibat tidak bisa menjual saham milik mereka.
Big Alpha @BigAlphaID
Risiko ketiga biasanya akibat terjebak saham-saham IPO (initial public offering) yaitu proses di mana perusahaan pertama kali mencatatkan sahamnya (listing) di bursa.
Big Alpha @BigAlphaID
Saham-saham IPO biasanya bisa naik puluhan % di hari-hari pertama perdagangan sahamnya tanpa alasan yang jelas. Dan banyak investor retail yang latah dan ikut membeli. Lalu harganya akan turun dan investor retail lah yang kena getahnya alias nyangkut.
Big Alpha @BigAlphaID
Cara mitigasinya gimana? Jika anda pemula, jangan ikut IPO sebuah saham. Warren Buffet dan Lo Kheng Hong tidak menyukai saham-saham IPO. Because sometimes, IPO means It's Probably Overpriced.
Big Alpha @BigAlphaID
Yang ke empat adalah: people losing money from margin trading.
Big Alpha @BigAlphaID
Margin trading adalah membeli saham dengan utang. Biasanya menggunakan dana dari sekuritas, yang harus dibayarkan dalam 3 hari.
Big Alpha @BigAlphaID
Simulasinya seperti ini: Kita membeli saham 1jt lembar, harga sahamnya Rp100, maka kita minjem 100juta. Eh besoknya naik jadi Rp120, dan portfolio kita naik jadi Rp120jt. Di hari ketiga, kita bayar ke sekuritas Rp100jt (plus bunga dan adm), kita dapat 20jt tanpa modal.
Big Alpha @BigAlphaID
Tapi ketika harga sahamnya turun jadi Rp80 per lembar, portfolio kita hanya Rp80 juta. Dan di hari ke-3, kita harus tetap melunasi Rp100jt (plus bunga & adm). Maka dalam 3 hari, kita sudah realized loss (uang yang harus benar-benar kita bayar) sebesar 20jt.
Big Alpha @BigAlphaID
Kalau menggunakan 'uang dingin' dalam skenario itu, ketika harga sahamnya turun dalam 3 hari, kita bisa menahan karena sifatnya unrealized loss. Kalau sahamnya bagus, dia akan naik lagi.
Big Alpha @BigAlphaID
Tapi dalam margin trading, dalam 3 hari kita harus menjualnya atau mendepositkan uang sebesar itu, agar kita tidak kehilangan modal.
Big Alpha @BigAlphaID
Jadi untuk pemula, hindari margin trading!
Big Alpha @BigAlphaID
Mitigasinya gimana? Tahan amarah, emosi dan hawa nafsu duniawi. Tidak perlu latah mengejar saham yang sudah naik apalagi hingga perlu margin trading.
Big Alpha @BigAlphaID
Warren Buffett pernah bilang 'there's no strikes in buying stocks'. Gak kayak di permainan baseball, dimana setiap pemukul cuma dikasi 3x strikes. Investor saham punya waktu kapan pun untuk membeli saham.
Big Alpha @BigAlphaID
Akan ada saham 'murah' yang selalu tersedia di bursa. Kalau nggak hari ini, besok, bulan depan, atau tahun depan.
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.