Netizen Telusuri Situs The Political Strategist yang Memuat Nama Jokowi Sebagai Salah Satu Klien Konsultan Asing Stanley B. Greenberg

The Political Strategist merinci sejumlah daftar klien Greenberg sebagai penyurvei dan ahli strategi politik diantaranya ada nama Presiden RI Joko Widodo.
Stanley B. Greenberg klien konsultan asing The Political Strategist viralnow Jokowi
2431 View 0 comments
Add to Favorite
0
#kritis, cerdas dan lurus @budiwidagdo2
@PartaiSocmed @P3nj3l4j4h Joko Widodo di daftar clientnya Stan Greenberg. Siapa yg hoax? pic.twitter.com/tJMHetXFvu
 Expand pic
Mustofa Rasa Lemon @AkunTofa
Kita tunggu pembelaan para anonim, pasti lucu2 bunyinya. Contohnya dah ada neh, @PartaiSocmed. Dlm kondisi terdesak dan kritis begini, tentu orang2 'Penghamba Mukijo' yg biasa nongol di tipi, pada cuci tangan. Tiarap di bawah ketiak pasangannya masing2. Yang muncul, hanya ampas. pic.twitter.com/lEW7Ta4qwf
 Expand pic
 Expand pic
アナス 安奈寿 @XqcMlk
@AkunTofa @PartaiSocmed Sudah Pernah di Bongkar TrioMacan2000 di Pilpres 2014. pic.twitter.com/dTiWmkbBi4
 Expand pic
 Expand pic
MpuAnon @mpuanon
Informasi bahwa Jokowi adalah klien Stanley B. Greenberg sudah ada sejak lama seperti yang terlihat pada snapshot Situs political-strategist.com/contributors/s… pada tanggal 27 Oktober 2017. pic.twitter.com/QqieS6SNN5
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
HOAX JOKOWI SEWA KONSULTAN STANLEY B GREENBERG pic.twitter.com/Ym6HQz3DnH
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Banyak yg mengenal kami sebagai akun yg membongkar hoax kasus pengeroyokan Ratna Sarumpaet. Tapi sesungguhnya sejak dulu kami sudah bergelut dan sering membongkar hoax yg dibuat oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah hoax tentang Jokowi menyewa Stanley Greenberg.
#99 @PartaiSocmed
Ya benar, hoax tentang Jokowi sewa konsultan ternama Stanley Greenberg ini bukan barang baru melainkan hoax lawas daur ulang. Hoax ini dulu pertama kali dibuat dan disebarkan oleh akun triomacan2000 pada bulan Januari 2014. Tepat 5 tahun yg lalu.
#99 @PartaiSocmed
Atas hoax tersebut kami langsung counter dengan klarifikasi bahwa sesungguhnya bukan pak Jokowi yg menyewa Stanley Greenberg melainkan pak Isran Noor, yg saat itu adalah Bupati Kutai Timur, sekarang beliau adalah Gubernur Kaltim.
#99 @PartaiSocmed
Ceritanya, pak Isran Noor saat itu berniat nyapres dan ikut Konvensi Partai Demokrat. Namun entah karena alasan apa pada pengumuman tgl 30 Agustus 2013 nama Isran Noor dicoret dari daftar peserta konvensi.
#99 @PartaiSocmed
Merasa sudah kepalang tanggung akhirnya Isran Noor tetap nekad untuk maju sbg capres 2014. Kali ini melalui Konvensi Rakyat. Harapannya tokoh2 alternatif yg diusung oleh Konvensi Rakyat ini kelak akan dilirik oleh parpol2 peserta pemilu.
#99 @PartaiSocmed
Saat itu Isran Noor adlh ketua APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Melalui APKASI dan APEKSI diharapkan para Bupati dan Walikota menyampaikan aspirasi pengusungan Isran Noor ini kpd partainya masing2
#99 @PartaiSocmed
Kutai Timur adalah kabupaten yg kaya raya berkat kekayaan tambangnya. Tak mau nanggung pak Isran Noor lantas mencari lembaga survey paling top yg ada. Maka inilah awal mula pak Isran Noor menyewa Stan Greenberg sebagai konsultannya.
#99 @PartaiSocmed
Jadi yg menyewa Stanley Greenberg sebagai konsultannya itu Isran Noor bukan Jokowi. Tapi entah mengapa oleh lawan2 politik Jokowi saat itu fakta tersebut disembunyikan dan di pelintir seolah2 Jokowi yg menyewa Stan Greenberg.
#99 @PartaiSocmed
Untuk melancarkan hoaxnya mereka sampai melibatkan seorang akademisi bernama Prof Iberamsjah, yg ternyata adalah orangnya Isran Noor. Berikut adalah foto Prof Iberamsjah (paling kanan) Guru Besar FISIP UI bersama Isran Noor. pic.twitter.com/Mv3OwrRfTz
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Beda dgn dulu, kali ini hoax perihal Stanley Greenberg itu disebarkan lewat media berbahasa Inggris agar terkesan kredibel. Maklum orang Indonesia byk yg bermental inlander, apa2 yg pakai bahasa asing dianggap pasti kredibel. Judul situsnya pun keren "The Political Strategist" pic.twitter.com/H1ovFPKN9Y
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Padahal faktanya "The Political Strategist" itu hanyalah sebuah blog yg dibuat sedemikian rupa agar terkesan sebagai situs yg kredibel. Pemilik atau penanggung jawabnya pun tidak jelas. Mustahil sebuah media resmi seperti ini. pic.twitter.com/vaM9zZ99yJ
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kesimpulannya, "The Political Strategist" memang dibuat untuk menipu masyarakat Indonesia. Agar lebih dipercaya mereka gunakan bahasa Inggris. Dan agar hoax semakin viral maka apa yg ditulis di media abal2 itu perlu di viralkan oleh media mainstream. Disinilah peran RMOL. pic.twitter.com/eaqzNJguta
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Namun hoax sangat mudah dipatahkan jika kita punya data. Dulu kami sudah patahkan hoax mereka sekarang akan kami bantah lagi. Jika dilihat dari clien list "Greenberg Quinlan Rosner", perusahaan konsultannya Stanley Greenberg TIDAK ADA nama Jokowi disitu gqrr.com/clients#us-camp
#99 @PartaiSocmed
Dan demi kepentingan yg lebih besar maka kami terpaksa buktikan bahwa kami dulu telah melakukan klarifikasi langsung pada pak Isran Noor. Ini adalah bukti yg tak terbantahkan! pic.twitter.com/wjFv6mALv0
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bukti2 yg kami sampaikan tadi kiranya cukup membantah secara telak hoax Jokowi menyewa konsultan Stanley Greenberg. Dan "The Political Strategist" adalah media abal2 berbahasa Inggris yg sengaja dibuat untuk memproduksi dan menyebarkan hoax. Makanya jangan bermental inlander!
#99 @PartaiSocmed
Sekian kultwit kami. Semoga mencerahkan dan menghindarkan kita dari hoax yg terkutuk. Terima kasih.
Load Remaining (33)
Login and hide ads.