Penghalang Seseorang Dari Kebenaran. (Bagian #3) - Kultwit by. @ibnibahrayni

Baca dan sebarkanlah, semoga Allah merahmatimu.
islam viralnow psychology breakingnews religion
213 View 0 comments
Add to Favorite
0
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Bismillah... Insya Allah sekarang Ana mau copas faedah lagi tentang Penghalang seseorang dari kebenaran (bagian ke #3) yg di transkrip dari audio ini bbg-alilmu.com/archives/39447 selamat menyimak twips
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Langsung saja. Diantara perkara yang menghalangi seseorang dari kebenaran ialah : .اعتقاد المبطل أنه على الحق Dia meyakini bahwa dirinya diatas kebenaran.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
من أعظم الصو ار ف عن الْحقَّ : ا عتقاد المبطل أنه هو الْمُحِقُّ Diantara perkara yang memalingkan seseorang dari kebenaran untuk menghalanginya yaitu seseorang merasa dirinya diatas kebenaran. Sementara yang lainnya diatas kebathilan.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Karena apa? Karena ia terkena syubuhat disertai dengan kebodohan yang ada pada dirinya, sehingga dia menganggap bahwa syubhat itulah sebagai sesuatu kebenaran.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata dalam kitab al-Istiqomah 1/13 وأول من ضل فِي ذلك هم الخوارج المار قون, حيث حكموا لنفو سهم بأ نَّهم المتمسكون بكتاب الله و سنته
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
“Yang pertama kali sesat dalam masalah ini adalah orang-orang khowarij dimana mereka menganggap bahwa diri merekalah yang berpegang kepada Alqur’an dan Sunnah. -->
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
---- Sedangkan ‘Ali dan Mu’awiyah dianggap pelaku maksiat dan bid’ah, sehingga mereka menghalalkan darah ‘Ali dan bahkan menghalalkan darah kaum muslimin.”
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Beliau juga berkata: “Bahkan menjadi terbalik perkaranya, sehingga mereka menganggap perkara yang bid’ah itu sebagai perkara yang sunnah atau sesuatu yang sunnah itu mereka anggap sebagai perkara yang bid’ah.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
--- Sehingga akhirnya merekapun jatuh kedalam berbagai macam kebid’ahan dan memusuhi Ahlusunnah wal Jama’ah dan para ulama mereka.”
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Dan ini, Ikhwatal Islam A’azzaniyallaahu wa iyyakum, ada kemiripan dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Dimana orang-orang Yahudi dan Nasrani, Allah menyebutkan mereka [QS Al-Baqarah : 111) وَقَالُوا لَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ إِلا مَنْ كَانَ هُودًا أَوْ نَصَارَى
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
“Mereka berkata tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi dan Nasrani saja." تِلْكَ أَمَانِيُّهُمْ Lalu Allah mengatakan “Itu angan-angan mereka saja."
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
---- قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ “Katakan kepada meraka, tunjukkanlah bukti kalian jika kalian orang-orang yang benar“
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Allah juga berfirman [Al-Maidah:18] وَقَالَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى نَحْنُ أَبْنَاء اللّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ “Brkatalah org Yahudi & Nasrani, “Kami ini anak2 Allah dan org2 yg dicintai oleh Allah.” Lihat, mrk org2 Yahudi & Nasrani menganggap kaum Muslimin diatas kebathillan
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
---- dan bahwasanya merekalah yang akan masuk surga, sementara mereka tidak punya bukti yang kuat sama sekali, yang ilmiah, yang menunjukkan akan kebenaran pendapat mereka itu.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
وأعخب من هذا : أن بعض من لا يعر ف حقيقة مذهبه ينسب مُخالفه إلَى البدعة كالو اقفة
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Yang lebih mengherankannya lagi : orang yang tidak mengetahui tentang hakikat kebid’ahan mereka itu, malah menisbatkan orang yang menyelisihi mereka sebagai ahli bid’ah. Karena tidak fahamnya tentang hakikat yang mereka pegang itu. Dan syubhat begitu sangat kuat di hati mereka.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Maka dari itulah saudara-saudaraku sekalian… kalau seseorang sudah merasa bahwasanya dia diatas kebenaran tanpa ada bukti yang nyata tapi hanya sebatas syubhat saja disebabkan oleh kebodohannya, biasanya akan sulit sekali untuk mendapatkan kebenaran.
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Makanya, benar kata Sufyan Ats-Tsauri rohimahullah : “Bid’ah lebih di sukai oleh iblis daripada maksiat.“
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
Kenapa? “Karena orang2 yg berbuat bid’ah menganggap dirinya diatas kebenaran. Selama mereka merasa diatas kebenaran tidak akan bertaubat. Sedangkan orang yg berbuat maksiat, tahu itu maksiat sehingga ia lebih dekat utk bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” Wallahu a’lam
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ @ibnibahrayni
[Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى] Sekian apa yg di sampaikan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى Semoga bermanfaat.
Login and hide ads.