1
Amrudin Nejad @amrudinnejad_
Ini maksudnya apa @Kemdikbud_RI Nahdlatul Ulama kau katakan radikal dan disetarakan dengan PKI..!!! Mohon jawabannya Pak @muhadjir_ef terkait buku ini👇 Cc; @nahdlatululama @nu_online @Generasi_MudaNU @WartaNU pic.twitter.com/AqUSmEvzqs
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
🇮🇩 @AhlulQohwah
@amrudinnejad_ @Kemdikbud_RI @muhadjir_ef @nahdlatululama @nu_online @Generasi_MudaNU @WartaNU @panopticsm @GunRomli @TolakBigotRI @lyapedia @arifsholihan2 @idrus_crb @wprasetyo73 @rizamsyafiq @qitmr Ada baiknya tim @Kemdikbud_RI dan pak @muhadjir_ef berkoordinasi dg Bid. Cegah @BNPTRI terkait konten radikalisme dlm buku ajar. Jgn sampai lemahnya pemahaman tentang radikalisme justru menimbulkan kesan @Kemdikbud_RI masuk angin.
ANO #PAIMIN @qitmr
@amrudinnejad_ @Kemdikbud_RI @muhadjir_ef @nahdlatululama @nu_online @Generasi_MudaNU @WartaNU @panopticsm @GunRomli @TolakBigotRI @lyapedia @AhlulQohwah @arifsholihan2 @idrus_crb @wprasetyo73 @rizamsyafiq Coba itu periode 1926 (lahirnya NU) sampai 1927 yang dibuku disebut “masa radikal”, peristiwa sejarah apa yang dilakukan NU? Sholawatan, tahlilan dianggap radikal? Kalo iya fix ni yang bikin buku pasti curut khilafah cc @noeruzzaman @mantriss @syaltout
Amrudin Nejad @amrudinnejad_
@sasisudibyo @qitmr @Kemdikbud_RI @muhadjir_ef @nahdlatululama @nu_online @Generasi_MudaNU @WartaNU @panopticsm @GunRomli @TolakBigotRI @lyapedia @AhlulQohwah @arifsholihan2 @idrus_crb @wprasetyo73 @rizamsyafiq Tunjukkan jika NU melawan dengan cara radikal, NU melawan penjajah lebih banyak dengan cara membangun Pondok Pesantren, Jiwa para santri, dan sejarah mencatat jika para Kyai NU Zaman dulu mengedepankan pendidikan Agama lewat pondok, dan Penyamaan Radikal itu salah
Login and hide ads.