Penghalang Seseorang Untuk Menerima Kebenaran (bagian #1) - kultwit by: @ibnibahrayni

Copas tulisan Ustadz Badrusalam hafidzhahullah.
HISTORY psychology school islam religion
326 View 0 comments
Add to Favorite
0
@copypasti
Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman menyebutkan penghalang-penghalang seseorang utk menerima kebenaran ialah Yg pertama AL-JAHL atau kebodohan. Beliau berkata: “Kebenaran itu jelas sekali.“ dalilnya الْحَلَالُ بَيِّنٌ وَالْحَرَامُ بَيِّنٌ “Yg halal jls, yg hrm juga udah jelas.“
@copypasti
وبَينَهُما أُمُورٌ مُشتَبهاتٌ “Diantara keduanya ada perkara yang samar.“ Maka dari itu, kata beliau : “kebathilan itu biasanya laris di pasar kebodohan,....
@copypasti
Dan laris di tengah orang-orang yang tidak punya ilmu, tidak pula (punya) pengetahuan, tidak pula memperhatikan nash-nash Alqur’an dan Sunnah, dan perkataan para sahabat dan tabi’in.“
@copypasti
Imam Ahmad rohimahullah berkata sebagaimana dalam kitab I’lamul Muwaqqi’in 1/44 إِنَّمَا جَاءَ خِلَافُ مَنْ خَالَفَ لِقِلَّةِ مَعْرِفَتِهِمْ بِمَا جَاءَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
@copypasti
“Sesungguhnya adanya penyelisihan, orang-orang yang menyelisihi itu akibat sedikitnya pengetahuan dia terhadap apa yang dibawa oleh Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam.“
@copypasti
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata dalam Majmu’ Fataawa 27/315-316: “Kebenaran itu bisa diketahui oleh setiap orang,....
@copypasti
karena kebenaran yang diutus oleh Allah (para Rasul dengan membawanya) tidak akan tertukar dengan yang lainnya bagi orang yang mengetahui, sebagaimana tidak akan tertukar antara emas yang murni dengan emas yang palsu bagi orang yang faham.”
@copypasti
Berarti kewajiban orang yang bodoh adalah menuntut ilmu agar ia mau menerima kebenaran dan mengetahuinya. Tapi kebodohan itu selamanya menyebabkan ia terhalang dari kebenaran.
@copypasti
Imam Asy-Syaukani rohimahullah berkata: Kecondongan kepada pendapat-pendapat yang bathil itu bukanlah perbuatan orang-orang yang berilmu, yang mempunyai kekuatan pengetahuan dan kesempurnaan pemahaman.
@copypasti
....Akan tetapi itu adalah menimpa orang-orang yang tidak punya ilmu yang kokoh, tidak pula pengetahuan yang bermanfaat.
@copypasti
Berkata Syaikh Abdurrahman As-Sa’adi rohimahullah: “Siapa diantara mereka yang ridho dengan kebid’ahannya, berpaling dari mencari dalil-dalil syari’at dan berpaling dari apa yang wajib baginya berupa ilmu yang bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil.....
@copypasti
Bahkan dia malah menolak apa yang di bawa oleh Alqur’an dan Hadits di sertai dengan kebodohan dan kesesatannya. Maka orang seperti ini zholim, karena dia telah menolak kebenaran.“
@copypasti
Syaikh Utsaimin rohimahullah berkata : “Terkadang orang yang bodoh itu tidak diberikan maaf (udzur) apabila ia mampu untuk menuntut ilmu, tapi ia tidak mau melakukannya.
@copypasti
Maka orang yang mampu untuk menuntut ilmu, wasilah untuk menuntut ilmu juga mudah, tapi ia malah berpaling dari menuntut ilmu… yang seperti ini, kata beliau, tidak diberikan udzur karena kebodohannya, karena ia menganggap remeh masalah menuntut ilmu.
@copypasti
Beda dengan orang yang bodoh, berada di suatu tempat yang memang tersebar kebodohan, jarang ulama, dan susah ilmu disana. Maka yang seperti ini tentu diberikan udzur.“
@copypasti
~ Yang jelas bahwa kebodohan menyebabkan seseorang itu terhalang untuk mengikuti kebenaran, dan kebodohan menyebabkan seseorang itu condong kepada kebathilan.
@copypasti
~ Betapa banyak kebid’ahan yang diterima akibat kebodohan, larisnya syi’ah, khowarij, pemikiran-pemikiran murji’ah. Itu semua akibat daripada kebodohan. Demikan pula larisnya kristenisasi… itupun juga akibat dari kebodohan disertai lemahnya iman.
@copypasti
"Kebodohan itu musuh yang harus kita enyahkan dari diri kita sendiri." Wallahu a’lam
@copypasti
[Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى] Semua diatas adalah tulisan ustadz Badrusalam yg ana copas. Semoga bermanfaat
Login and hide ads.