Add to Favorite
0
#TakeOver# @GheMaX
Kebohongan Rezim: Utang Pemerintah Naik 10,5% Namun Tidak Mendorong Produktivitas Ekonomi
#TakeOver# @GheMaX
“Jangan disebut lagi ada menteri keuangan, (karena) mungkin menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, yang suruh bayar orang lain” kata Prabowo.
#TakeOver# @GheMaX
Gara-gara pernyataan Prabowo itu, anak buah Sri Mulyani mencak-mencak tak terima bosnya dikritik.
#TakeOver# @GheMaX
Bahkan si anak buah yang Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi langsung membuat pernyataan tertulis yang isinya cuma defensif dan normatif sehingga secara substansi nggak menjawab kritikan Prabowo sama sekali.
#TakeOver# @GheMaX
Kabiro Komunikasi dan Layanan Informasi itu cuma bilang utang udah ada dari jaman dulu, utang digunakan untuk mensejahterakan rakyat dan pembangunan, dan prosedur pengajuan utang.
#TakeOver# @GheMaX
Dia juga ngga lupa bilang sakit hati, karena menterinya dibilang pencetak utang.
#TakeOver# @GheMaX
Bahkan untuk sakit hati aja mengatasnamakan mereka yang kerja di Kemenkeu. Sementara fakta kondisi utang sekarang menumpuk dan digunain untuk apa aja, ngga dijelasin sama sekali.
#TakeOver# @GheMaX
Kalo pernyataan Prabowo ngga akurat, ya jawab aja dengan kinerja utang itu gimana. Harusnya gitu kan? Itu kalo Kabiro itu orang professional, bukan orang emosional.
#TakeOver# @GheMaX
Nufransa si Kepala Biro merasa ini panggungnya untuk unjuk gigi ke bos, sehingga kritik ke sang menteri dianggap kritik ke institusinya. Mental kacung!
#TakeOver# @GheMaX
Apa di rezim ini kementerian negara melebur ke diri menteri dan sebaliknya? Apa sekarang rakyat ngga boleh kritik menteri dan kementerian?
#TakeOver# @GheMaX
Ini mirip jaman kuno, yang bertentangan dengan penguasa dianggap sama dengan menentang Pancasila.
#TakeOver# @GheMaX
Saya adalah Pancasila. Ini pernyataan bodoh, karena yang tepat adalah “saya Pancasilais”. Di rezim ini memang banyak yang bodoh-bodoh ya?
#TakeOver# @GheMaX
Kembali ke soal utang, gimana sih kondisi utang Indonesia sekarang? Lalu digunain untuk apa aja? Untuk menjawab ini, kita pake data kementerian yang punya otoritas ngatur dan ngelola utang aja ya?
#TakeOver# @GheMaX
Kondisi utang bisa digambarkan dengan 3 indikator sederhana, posisi dan jumlahnya, penggunaannya, serta kemampuan bayar negara.
#TakeOver# @GheMaX
Sehingga nanti kita dapat kesimpulan apakah benar, utang digunakan dan dikelola untuk kesejahteraan rakyat dan mendorong ekonomi.
#TakeOver# @GheMaX
Data kementerian yang punya otoritas ngatur dan ngelola utang, total utang pemerintah hingga Desember 2018 ada di angka Rp4.418,3 Triliun. Sementara pada Desember 2014, posisi utang Indonesia berada di angka Rp2.608,7 Triliun.
#TakeOver# @GheMaX
Artinya rezim sekarang nyetak utang Rp1.809,6 Triliun.
#TakeOver# @GheMaX
Jajaran rezim maupun kementerian yang punya otoritas ngatur dan ngelola utang selalu berdalih bahwa utang pemerintah masih cukup aman, yakni 29,98% dari PDB yang sementara ini sebesar Rp14.735,85 Triliun. viva.co.id/berita/bisnis/…
URL www.viva.co.id 31981 4 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Utang Pemerintah Tembus Rp4.418 Triliun – VIVA Posisi utang 2017, yang sebesar Rp3.995,25 triliun. – VIVA
#TakeOver# @GheMaX
Dan kementrian yang punya otoritas ngatur dan ngelola utang selalu bilang masih banyak negara lain persentasenya lebih tinggi.
#TakeOver# @GheMaX
Persoalannya adalah negara lain yang lebih tinggi persentase utangnya seperti Jepang, ngutangnya ke rakyatnya sendiri.
#TakeOver# @GheMaX
Uangnya berputar di situ dan berguna untuk ekonominya. Jepang juga memiliki kemampuan bayar yang baik yang tidak merongrong APBN nya.
#TakeOver# @GheMaX
Bagaimana Indonesia? Dari seluruh utang itu, porsi utang lewat Surat Berharga Negara (SBN) pemerintah yaitu pada kisaran 80%, dengan rincian 58,8% berdenominasi Rupiah, sementara 22,8% mata uang asing.
#TakeOver# @GheMaX
SBN ini jadi masalah karena bunganya salah satu yang paling tinggi di Asia. Ini berdampak di kemampuan bayar Indonesia.
Load Remaining (13)
Login and hide ads.